PEMDA DITUNTUT MENINGKATKAN KUALITAS PERUMAHAN DAN PERMUKIMAN KUMUH YANG ADA DI WILAYAHNYA

Penetapan lokasi perumahan kumuh dan permukiman kumuh di Kab.Kupang berdasarkan keputusan Bupati Kupang Nomor : 250/KEP/HK/2021 antara lain : Tarus, Sulamu, Oesao, Buraen, Teunbaun, Tablolong, dan Manikin,   penyusunan dokumen RP2KPKPK oleh Konsultan PT. Sisarti Baksya Asasta, terhitung mulai tanggal 28 April 2022 sampai dengan 29 November 2022.

Oelamasi, Suara Harapan – Pemerintah Kabupaten Kupang melalui Dinas Perumahan Kawasan Permukiman dan Pertanahan Kabupaten Kupang, menyelenggarakan kegiatan Seminar Pendahuluan Penyusunan RP2KPKPK (Rencana Pencegahan dan Peningkatan Kualitas Perumahan Kumuh dan Permukiman Kumuh), Selasa,14/6/22, di Kantor Bupati Kupang.

Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) pada Dinas Perumahan Kawasan Permukiman dan Pertanahan Kab.Kupang, Dance Hunia Hauteas,S.T, yang ditemui sebelum berlangsungnya acara menyampaikan tujuan dari seminar ini adalah memantapkan pemahaman Pemerintah Kota/ Kabupaten tentang kebijakan dan strategi penanganan kawasan kumuh, dalam mencapai target pemenuhan akses 90% air minum layak, 80% sanitasi dan persampahan layak, serta penanganan 10.000 ha permukiman kumuh di Tahun 2024.

Baca Juga :  NI, Save the Children, dan Marungga Foundation Menyelenggarakan Perencanaan Mikro Produk Gizi di Kabupaten Kupang

Penetapan lokasi perumahan kumuh dan permukiman kumuh di Kab.Kupang berdasarkan keputusan Bupati Kupang Nomor : 250/KEP/HK/2021 antara lain : Tarus, Sulamu, Oesao, Buraen, Teunbaun, Tablolong, dan Manikin,   penyusunan dokumen RP2KPKPK oleh Konsultan PT. Sisarti Baksya Asasta, terhitung mulai tanggal 28 April 2022 sampai dengan 29 November 2022. “Setelah seminar pendahuluan ini, tiga bulan kemudian akan dilanjutkan dengan seminar antara dan seminar akhir,”ujar Dance Hauteas.

Seminar ini dibuka oleh Asisten Perekonomian dan Pembangunan Sekda Kab.Kupang, Mesak Soleman Elfeto yang mewakili Bupati Kupang, dikatakannya bahwa kegiatan ini kiranya menjadi langkah awal yang baik untuk saling bersinergi melakukan langkah percepatan yang tepat dan konkret, dalam penanganan perumahan dan permukiman Kumuh di Kab.Kupang. Itulah mengapa kegiatan penyusunan rencana pencegahan dan peningkatan kualitas perumahan kumuh dan permukiman kumuh penting dilaksanakan, sebagai pendahuluan sekaligus pedoman dalam melaksanakan tahap-tahap penyusunan selanjutnya, sebelum ditetapkan dalam peraturan Kepala Daerah. “Sinergitas kokoh seluruh pihak dalam menyelenggarakan pemerintahan yang berpihak pada kepentingan masyarakat, terkait kebutuhan masyarakat Kabupaten Kupang akan perumahan dan permukiman yang layak, dapat kita penuhi tidak saja dari sisi kuantitas tetapi sisi kualitas yang lebih baik,” katanya.

Baca Juga :  Wagub NTT: Dipundak Anak-Anak Kami Serahkan Prestasi Gemilang NTT

Sementara ditambahkan Kepala Seksi Wilayah I Balai Sarana Prasarana Permukiman Wilayah NTT, Reza, menyampaikan agar Konsultan Perencana pada kesempatan ini, perlu memaparkan secara detail dan kontinu penyusunan RP2KPKPK, jika ada saran, masukan ataupun data yang lebih aktual, bisa ditambahkan. Secara regulasi, Pemerintah melalui Undang-Undang Perumahan dan Kawasan Permukiman, telah mengamanatkan kepada Pemerintah Daerah, untuk tingkatkan kualitas perumahan dan permukiman yang lebih baik dalam wilayahnya, melalui perencanaan yang matang, memiliki legalitas, komprehensif dan berkelanjutan.

Baca Juga :  Wakil Bupati Kupang Menopang Noelbaki Cup 2022 dan Drumband Kwarda NTT

Seminar ini dilanjutkan dengan pemaparan yang dipandu oleh Staf Ahli Bupati bidang administrasi ekonomi, keuangan dan pembangunan, Ir. Pandapotan Siallagan, M.Si, didampingi Kepala Dinas Perumahan Kawasan Permukiman dan Pertanahan Kab.Kupang, Mateldius S.J.Sanam, S.T. Turut hadir para Camat yang wilayahnya masuk dalam lokasi Perumahan dan Permukiman Kumuh di Kabupaten Kupang.*Sipers

Komentar