Jakarta, Majalah Suara Harapan– Bertempat di Kantor Kementerian Agama, Rabu,(22/04/20) di Jl. M.H. Thamrin, Jakarta, Direktur Jenderal Bimas Kristen Thomas Pentury, melantik sejumlah pejabat eselon III, IV, dan Pembimas Kristen Prov. Gorontalo serta pengambilan sumpah ASN PNS di lingkungan Ditjen Bimas Kristen, Kementerian Agama RI. Acara pelantikan dibagi dalam dua metode, yaitu tiga orang dipilih untuk mewakili masing-masing tingkatan pejabat dan ASN PNS yang akan dilantik hadir secara langsung di acara pelantikan, sementara sebagian besarnya yang mengikuti pelantikan mengikuti secara virtual atau daring dari tempat masing-masing.

Dirjen Bimas Kristen dalam arahannya menyampaikan, bahwa hari ini pelantikan agak spesial, karena pelantikan dilakukan secara online menggunakan aplikasi, sesuai dengan kondisi yang terjadi di sebagian besar negeri ini dan seantero dunia. Meskipun kondisi dan situasi yang seperti ini, bapak/ibu diberikan tanggung jawab dan diharapkan dapat bekerja sebaik-baiknya, ucapnya.

BACA JUGA:   Oelbiteno Jadi Desa Model TP PKK Provinsi NTT

“Bagi para pejabat yang ada peningkatan karier dari pejabat eselon IV menjadi eselon III, ataupun ada yang rotasi maupun promosi jabatan, dan para calon ASN PNS yang sudah resmi menjadi PNS,  kita harus memaknainya sebagai berkat dan anugerah dari Tuhan bagi kita semua, sehingga kita harus mengerjakannya dengan sebaik-baiknya, menjaga nilai-nilai baik, nilai-nilai integritas, yang harus anda pegang, karena itu sebagai pegangan kedepan, kalau sudah cacat, maka ruang-ruang itu akan tertutup untuk anda berkarier kedepan” kata Dirjen Thomas Pentury.

Adapun para pejabat yang mengambil janji adalah:

  1. Tanjung Manalu, M.Si, Kepala Subbag.AKLAP pada bagian Keuangan, Ditjen Bimas Kristen, menjadi Kepala Bagian Umum Sekretariat Ditjen Bimas Kristen;
  2. Rowles Hasugian, M. Si, Kepala Subbag, Perencanaan dan Anggaran pada bagian Perencanaan dan Sistem Informasi, menjadi Kepala Bagian Perencanaan dan Sistem Informasi Sekretariat Ditjen Bimas Kristen;
  3. Levina Pelenggina N.M.Th, Kepala Seksi Penguatan Lembaga pada Subdit Agama, Ditjen Bimas Kristen, menjadi Kasubdit Pemberdayaan Umat dan Pengembangan Budaya, Ditjen Bimas Kristen;
  4. Sahat Patar Lumban Gaol, S.sos, M.Pd, Penyuluh Agama Kristen, Pada Kantor Kementerian Agama Kota Palembang, Prov. Sumsel, menjadi Pembimas Kristen Pada Kanwil Kementerian Agama Prov. Gorontalo;
  5. Ekorinuktiningsih,M.Pd, Penyusun Bahan Pembinaan Subdit Pendidikan Dasar, menjadi Kepala Seksi Ketenagaan dan Kemahasiswaan Subdit Pendidikan Tinggi;
  6. Pelpian Situmorang, S.Th, Pengembang Potensi Umat Seksi Pemberdayaan Lembaga, menjadi Kepala Seksi Program Pengembangan Penyuluh Subdit Penyuluhan;
  7. Hebertina Purba, S.PAK, Pengembang Materi Penyuluhan Seksi Pengembangan Program Penyuluhan, menjadi Kasubbag Tata Usaha Direktorat Urusan Agama Kristen;
  8. Torusma Marbun, S.Kom., M. AP, Pengembang Sistem Program pada Subbag Sistem Informasi dan Humas, menjadi Kepala Sub Bagian Akuntansi dan Pelaporan pada Bagian Keuangan;
  9. Harryson Eddy CS,S.Sos, M.Pd, Pengelola Barang Persediaan pada Subbag Perlengkapan dan BMN, menjadi Kepala Sub Bagian Sistem Informasi dan Humas pada Bagian Perencanaan dan SI;
  10. Eduard L Lumban Toruan, S. PAK., MM, Kepala Subbag Tata Usaha Direktorat urusan Agama, menjadi Kepala Seksi Kelembagaan Subdit Pendidikan Dasar Direktorat Pendidikan Kristen;
  11. Melda Ery Rusmawi, S. Th.,M. Pd, Kepala Seksi Kelembagaan Subdit Pendidikan Dasar Direktorat Pendidikan Kristen, menjadi Kepala Sub Bagian Perencanaan pada Bagian Perencanaan dan Sistem Informasi;
  12. Mahai Pratiwi, M.Th, Kepala Sub Bagian Sistem Informasi dan Humas pada Bagian Perencanaan dan SI, menjadi Kepala Seksi Penguatan Lembaga pada Subdit Kelembagaan, dan
  13. 5 (lima) orang CPNS yang diambil janji menjadi PNS.
BACA JUGA:   Jerry Manafe:Menguatkan Pendidikan Memajukan Kebudayaan

Semoga seluruh pejabat dan pegawai yang telah dilantik dapat melakukan tugas dan tanggungjawabnya dan senantiasa menjaga nama baik instansi maupun pribadi. Mutasi dan promosi itu adalah hal biasa dalam birokrasi, tutup Dirjen dalam sambutannya.*Bimas Kristen