BERITA

Dr. Harun Y. Natonis: Cintailah STAKN Kupang dengan Belajar dan Bekerja

, Dr. Harun Y. Natonis: Cintailah STAKN Kupang dengan Belajar dan Bekerja, Majalah Suara Harapan, Majalah Suara Harapan
Photo: Dr. Harun Y. Natonis 

KUPANG,MAJALAHSUARAHARAPAN.COM

Ibadah penutupan perkuliahan semester Gasal dan ibadah pembukaan semester genap T.A 2018/2019, Jumat 1/2/19 bertempat dipekarangan STAKN Kupang Jln. Gunung Fatuleu, Oetete,Oebobo, Kota Kupang, NTT, dihadiri seluruh Mahasiswa, Dosen dan pegawai.
100 menit dalam ruang kelas, terasa lebih lama dibanding 100 menit bersama pacar, meskipun sama-sama 100×60 = 6000 detik. Einstein mengatakan, segala sesuatu yang ada di bumi ini selalu relatif, termasuk perasaan. “Di dunia ini, tidak ada yang tidak berubah kecuali perubahan itu sendiri”.
Pdt. Maria Johanes-Lytelnoni, S.Th, M.A. mengajak semua merenungkan Yakobus 4:13-17. Ditambahkan bahwa jika kita melibatkan Tuhan dalam perencanaan, maka perasaan saat kuliah dan perasaan saat bertemu pacar akan menjadi sama, bahkan lebih dari sekedar bertemu pacar.
Ditegaskannya lagi bahwa, karena segala sesuatu adalah relatif, maka Libatkanlah Tuhan dalam perencanaan, pengerjaan dan evaluasi, karena bersama Tuhan ada kepastian.
Sedangkan Ketua STAKN Kupang  Dr. Harun Y. Natonis, M. Si, dalam sambutan menekankan beberapa hal  untuk mendapat perhatian dari civitas Akademika STAKN Kupang dan keluarga besar STAKN Kupang, memulai dengan gaya humorisnya, hari ini kita ada dibawah (dalam) aula yang digenangi air, tetapi dapat  dipastikan 2020 kita tidak seperti ini lagi. Pernyataan ini mendapat tepuk tangan meriah dari hadirin, menandakan sinyal STAKN akan segera beralih status menjadi Institut Agama Kristen Negeri (IAKN) Kupang.
, Dr. Harun Y. Natonis: Cintailah STAKN Kupang dengan Belajar dan Bekerja, Majalah Suara Harapan, Majalah Suara Harapan
photo:Yedi 
Menurut Harun, “Kita tidak hanya fokus ke Institut, tetapi kita juga sudah, sedang dan akan terus memberikan beasiswa kepada seluruh mahasiswa yang layak sebagai penerima, dengan nominal dari paling rendah, Rp. 4. 800.000 sampai dengan Rp. 12. 600. 000 untuk S1.  S2 Rp. 8.000.000, S3 Rp. 16.000.000 – Rp. 25. 000.000.
STAKN  juga sudah mengirim 6 dosen untuk studi diluar negeri, 2 ke Belanda, sedangkan 4  dosen akan ke Korea, yang lain menyusul, seluruh biaya ditanggung oleh Kampus, bukan hanya dosen yang kita kirim, tetapi mahasiswa juga,  kita kirimkan PKL keluar negeri, semua yang kita sampaikan ini bukan baru direncanakan, sudah dilakukan dan akan terus dilakukan karena STAKN selalu libatkan Tuhan dalam perencanaan, maka yakin bahwa semua akan terus berjalan dengan baik, imbuhnya.
Lanjut Dr. Harun Y. Natonis, M. Si, program Pasca Sarjana, baik Magister maupun Doktoral juga telah terakreditasi, beberapa kampus lain di luar daerah telah menitipkan mahasiswa S3 pada kita, hilangkanlah seluruh keraguan terhadap STAKN Kupang,  usia kita baru 11 menuju 12 tahun dan 6 tahun pasca penegrian, tapi langkah kita sudah jauh dan akan terus berjalan, bahkan berlari sambil melompat.
Mengakhiri sambutan, Dr. Harun mendukung penuh program Gubernur, dalam waktu dekat, akan mengKelorkan STAKN dengan menanam 1000 anakan Kelor, semua warga kampus wajib menjaga kebersihan kampus.
” kalau ada orang yang didepannya terdapat banyak sampah dan orang itu merasa biasa saja, itu artinya kejiwaan org itu perlu dipertanyakan/diperiksa. Katanya, sambil mengakhiri sambutan dan sekaligus menutup kegiatan perkuliahan semester gasal dan membuka kegiatan perkuliahan semester genap dengan resmi.
BULU LENTIK DI UJUNG MATA, WAJAH CANTIK BANYAK YANG MELIRIK, BUKAN CANTIK YANG MEMBUAT CINTA TETAPI CINTALAH YANG MEMBUAT CANTIK”
Artinya Jangan menunggu STAKN Kupang menjadi Perguruan Tinggi tercantik dan terbaik baru kita Cintai STAKN Kupang, tetapi cintailah STAKN Kupang dengan cara belajar, bekerja dengan sungguh, maka suatu saat kita akan melihat STAKN Kupang sebagai Perguruan Tinggi tercantik, terbaik dan ter ter lainnya di NTT, juga di INDONESIA, bahkan Dunia Sekalipun.
Selamat memulai perkuliahan di semester yang baru dengan semangat baru.* Yedice

KOMENTAR ANDA

BACA JUGA:   Masyarakat NTT Jangan Malu Kenakan Tenun Ikat
Tags
Baca Selengkapnya
Back to top button
error: Content is protected !!
Close
Close