Oelamasi, Suara Harapan- Dewan Pimpinan Pusat Komite Nasional Pemuda Indonesia (DPP KNPI) menyerahkan bantuan bagi korban bencana siklon seroja di Kabupaten Kupang. Bantuan ini langsung diserahkan secara simbolis oleh Ketua Umum DPP KNPI Haris Pertama, SH., kepada Bupati Kupang, Korinus Masneno, Kamis (15/4/2021) siang di kantor Bupati Kupang.

Ketua Umum DPP KNPI, Haris Pertama didampingi Ketua DPD KNPI NTT, Ketua DPD KNPI Kabupaten serta puluhan kader KNPI wilayah NTT menyerahkan bantuan berupa sembako. Bantuan ini nantinya akan segera disalurkan oleh Pemkab Kupang kepada masyarakat yang belum tersentuh bantuan.

Ketua Umum DPP KNPI, Haris Pertama dalam pertemuan singkat bersama Bupati Kupang, mengucapkan turut berduka bagi pemerintah dan masyarakat Kabupaten Kupang atas musibah bencana badai siklon seroja yang melanda NTT pada 4 April lalu.

“Bantuan ini merupakan bentuk wujud kepedulian kami dari KNPI. Bagi KNPI, anak muda harus turut serta berempati terhadap daerah, khususnya sosial kemasyarakatan,” ujar Haris Pertama.

Haris Pertama menambahkan, kedatangan KNPI di Kabupaten Kupang untuk sedikit membawa kebahagiaan bagi para korban bencana. KNPI juga berkeyakinan jika semua elemen bersatu padu, maka Kabupaten Kupang akan secepatnya pulih.

“Ini tahap pertama. Saat ini juga ada inisiatif teman-teman KNPI untuk melanjutkan penggalangan dana. KNPI akan terlibat dan partisipasi aktif dalam penanganan bencana di Provinisi NTT,” ujarnya.

Haris Pertama juga meminta Pemkab Kupang dalam hal ini Bupati Kupang agar bisa terus bersinergi bersama KNPI untuk bisa berkarya terutama bagi kelangsungan pembangunan di Kabupaten Kupang.

Sementara Ketua DPD KNPI NTT, Hermanus Boki dalam kesempatannya mengatakan, bahwasanya KNPI juga turut merasakan kesedihan para korban banjir.

“Bantuan ini merupakan bukti empati kami KNPI. Kami ingin menghapus air mata masyarakat dan pemerintah Kabupaten Kupang. Semoga upaya cerdas yang saat ini dilakukan pemerintah daerah bisa secepatnya menyelesaikan problem bencana yang sedang dialami,” ujarnya.

Hermanus Boki menambahkan, KNPI bersama Bupati Kupang ibarat bapak dan anak. Ketika bapak sedih, pasti anak pun ikut sedih. Ketika bapak terluka pasti anak pun ikut terluka. Ketika ada beban yang dirasakan bapak cukup berat, maka biarkanlah anak untuk membantu menanganinya.

“Kedatangan Ketua Umum KNPI ini merupakan upaya dan usaha yang dilakukan Ketua KNPI Kabupaten Kupang, kakanda Yoseph Lede. Terimakasih KNPI Kabupaten Kupang yang sudah melakukan berbagai upaya membantu Pemkab Kupang dalam menangani bencana. Semoga yang dilakukan kader-kader muda Kabupaten Kupang ini, bisa menjadi kebahagiaan tersendiri bagi kita semua,” ungkap Hermanus Boki.

Sedangkan Bupati Kupang, Korinus Masneno dalam kesempatan tersebut menyampaikan terima kasih kepada KNPI yang sudah ikut melihat dan turun membantu masyarakat di lapangan. Hal ini menjadi kekuatan dan semangat tersendiri bagi pemerintah dalam upaya keras membantu masyarakat terdampak bencana.

Bupati Kupang juga berharap agar pemuda membantu pemerintah dan meringankan beban yang saat ini dialami masyarakat. Jangan hadir sebagai bagian dari masalah, karena masyarakat lagi sedih.

“Dalam masalah ini kita harus mendukung pemerintah untuk menyelesaikannya. Terima kasih untuk KNPI Kabupaten Kupang yang dipimpin mantan Ketua DPRD Kabupaten Kupang, Yoseph Lede yang tanpa bicara, tetapi sudah menyalurkan bantuan,” ujar Bupati.

Bupati Kupang di hadapan puluhan kader KNPI dan Ketua Umum Haris Pertama dengan haru menceritakan bagaimana kondisi awal dirinya membantu masyarakat sewaktu badai siklon seroja melanda.

Usai berdiskusi dan berbagai cerita terkait bencana, kegiatan dilanjutkan dengan penyerahan sembako oleh Ketua Umum DPP KNPI kepada Bupati Kupang. Kegiatan berlangsung dengan aman dan lancar serta mematuhi protokol kesehatan covid-19.

Turut hadir dalam pertemuan tersebut, Bupati Kupang, Ketua Umum DPP KNPI, Sekretaris Jenderal DPP KNPI, juru bicara DPP KNPI, Ketua dan jajaran DPD KNPI Provinsi NTT, Ketua dan jajaran DPD KNPI Kabupaten Kupang serta para awak media.*CB

Komentar