Benyamin Kanuk,S.Pd.K 
Kupang,Majalahsuaraharapan.com
Mensinergitas dan Mengkolaborasi untuk membangun Nusa Tenggara Timur (NTT) dalam mewujudkan NTT Bangkit Menuju NTT Sejahtera, Gubernur NTT Viktor Laiskodat mengundang perangkat kerja Camat, Lurah dan KaDes dari seluruh Provinsi Nusa Tenggara Timur hadir untuk mengikuti rapat kerja tahun 2019 di Kota Kupang, Kamis, (24/10/2019)

Pantuan Media, ada 268 Camat, 194 Lurah, dan 1.917 Kepala Desa, dari ribuan Kepala Desa hanya ada Empat Kepala Desa di Nusa Tenggara Timur (NTT) yang dinilai berhasil mengelolah Dana Desa. Kepala Desa tersebut adalah Kepala Desa Mata Air Kabupaten Kupang, Kepala Desa Kufeu Kabupaten Malaka, Kepala Desa Lakamaras Kabupaten Belu, dan Kepala Desa Oenggaut di Kabupaten Rote Ndao.

BACA JUGA:   Di Kupang, Cawapres No 02 Kunjungi Sinode GMIT
Wisata Pantai SUlAMANDA
Kepala Desa Mata Air Benyamin Kanuk, S.Pd.K berdasarkan indiktor dinilai mampu dan sukses menggunakan Dana Desa untuk membangun kawasan wisata Pantai (SULAMANDA) artinya adalah Sudah Lama Menanti Anda, yang beralamat Kabupaten Kupang, Kecamatan Kupang Tengah, Desa Mata Air.
Di hadapan Gubernur NTT Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa Provinsi NTT, Sinun Petrus Manuk  memperkenalkan Empat Kepala Desa terbaik, dan mengatakan, jajaran Kepala Desa siap dan sepakat bekerja bersama Gubernur NTT untuk menurunkan angka kemiskinan di NTT.
“Mendukung target penurunan angka kemiskinan menjadi 12% dalam RPJMD 2018-2023, mulai tahun anggaran 2020 melalui Dana Desa akan dibangun rumah layak huni,” ujar Kadis PMD, Petrus Manuk.
Dijelaskan Manuk, setiap tahun pemerintah desa akan membangun 30.260 unit rumah layak huni. Sehingga pada akhir masa jabatan Gubernur dan Wakil Gubernur NTT, rumah layak huni di NTT berjumlah 121.040 unit.
Pembangunan rumah layak huni oleh pemerintah desa diharapkan mampu menurunkan angka kemiskinan yang selama ini masih melilit Provinsi NTT.

BACA JUGA:   Jadi Gerakan Bersama Turunkan Stunting di TTS

Di pantai SULAMANDA, Jumat, (25 Oktober 2019) KaDes Mata Air ini ucapkan terima kasih kepada pihak Pemerintah Provinsi melalui Dinas PMD atas penilaian yang sangat transparan.
Benyamin menambahkan, di Desa Mata Air melalui Pariwisata telah berhasil menghidupkan puluhan para Usaha Kecil dan Menengah (UKM), pendapatan perhari rata-rata UKM di SULAMANDA Rp200.000 sampai Rp.500.000. Ujar alumni STAKN Kupang.* (Ama Beding/YL/Red)

BACA JUGA:   Kabupaten Kupang, TTS dan TTU Jadi Beban Pemprov NTT

KOMENTAR ANDA