Tidur dalam Lindungan Tuhan

Majalah Suara Harapan –  (Maz: 3:6-7, 4:9)

Tidur dengan tenang merupakan pemberian Tuhan kepada orang-orang yang dikasihinya. Daud mengalami berbagai tekanan dan hidupnya selalu berada dalam ancaman. Namun di tengah-tengah suasana seperti itu Daud dapat tidur dengan nyenyak dan tenang.

Ada dua alasan ia menikmati berkat Tuhan itu: sebab Tuhan menopang aku dan Tuhan yang membiarkan aku diam dengan aman. Keamanan dan ketenangan tidur yang Daud alami tidak bergantung pada keadaan sekitar, atau kekayaan, atau sistem pengamanan siskamling dan satpam. Ia bergantung pada janji-janji dari Allah lewat FirmanNya saja. Tuhan yang menjadi penjagaNya tidak akan terlelap dan tidak tertidur. Tuhan akan menjaga dia dari segala kecelakaan (Maz. 121:4,7).

BACA JUGA:   Tuhan Adalah Harapan Satu-Satunya

Inilah andalan Daud dalam menghadapi malam. Dengan penuh keyakinan kepada Tuhan ia membaringkan diri untuk tidur. Nyenyak tidurnya orang-orang bekerja dan yang hidup dari keringat sendiri. Ia tidak pernah mengalami siksaan yang biasa dirasakan oleh orang yang susah tidur. Sedang mereka yang makan roti kefasikan dan minum anggur kelaliman tidak dapat tidur dengan tenang.

BACA JUGA:   Di Manakah Tuhan?

Di masa kini, banyak orang tidak memiliki rasa aman waktu tidur. Mereka selalu tertekan, bingung dan ketakutan. Semua masalah siang hari terbawa sampai ke jam tidur. Kalau anda juga mengalami soal seperti itu, turutilah teladan Daud. Ceritakan persoalan itu pada Tuhan. Katakan seperti Daud: “Dosaku kuberitahukan kepadaMu dan kesalahanku tidaklah kusembunyikan” (Maz. 32:5). Anda pasti dapat tidur dengan tenang.

BACA JUGA:   Pesan Natal PGI dan KWI Tahun 2019

Doa: Tuhan, aku mau tidur dengan tenang malam ini, ampuni dosaku sepanjang hari ini, amin (ent).