Majalah Suara Harapan – Akses transportasi di wilayah Kabupaten Kupang terganggu setelah oprit Jembatan Naibonat amblas akibat derasnya arus sungai pada Rabu malam (25/3/2026). Jembatan tersebut berada di Jalan Timor Raya Km 31 Naibonat, Kecamatan Kupang Timur.
Saat ini, hanya kendaraan kecil seperti sepeda motor dan mobil pikap yang diizinkan melintas secara bergantian, sementara truk bermuatan besar dilarang keras untuk menghindari risiko keruntuhan total. Pemerintah Provinsi NTT dan Balai Pelaksana Jalan Nasional (BPJN) NTT telah mengerahkan alat berat untuk membuka jalur alternatif di sisi kiri jembatan yang rusak.
Wakil Gubernur NTT, Johni Asadoma, menyatakan bahwa jalur darurat akan dibangun menggunakan sistem crossway agar dapat dilalui kendaraan logistik selama masa perbaikan permanen. Targetnya, jalur darurat ini dapat digunakan dalam 3-5 hari, tergantung cuaca
Kondisi ini berdampak langsung pada stabilitas ekonomi di daratan Timor, karena ruas jalan ini merupakan satu-satunya akses utama bagi distribusi kebutuhan pokok masyarakat dan aktivitas perdagangan lintas kabupaten.


































