Aksi Usman Husin di tahun 2026 ini menjadi langkah kerja yang cerdas. Ia tidak hanya memberi ikan, tetapi juga menjaga keberlangsungan kolamnya dengan mendukung para petani. Ini adalah bukti bahwa nilai-nilai agama jika diterjemahkan dengan tepat dapat menjadi solusi ekonomi yang berkeadilan.
Majalah Suara Harapan – Perayaan hari besar keagamaan Nyepi, Idulfitri, dan Paskah 2026 bukan sekadar ritual tahunan bagi Usman Husin, Anggota DPR RI, Komisi IV, Fraksi PKB.
Menurut Usman, Momentum ini menjadi refleksi spiritual yang ia transformasikan menjadi gerakan amal nyata.
Melalui Advertorial Majalah Suara Harapan, Usman Husin menginisiasi pembagian beras gratis bagi masyarakat yang membutuhkan,
Anggota DPR RI membuktikan bahwa empati sejati melampaui sekat-sekat perbedaan agama.
Satu hal yang membuat aksi ini istimewa adalah mata rantai penyediaannya. Beras yang dibagikan tidak dibeli dari distributor besar, melainkan dibeli langsung dari para petani yang berada di Kabupaten Kupang, Kabupaten Timor Tengah Selatan (TTS)
Menurutnya, langkah ini menciptakan dampak ekonomi ganda masyarakat kecil mendapatkan bantuan pangan berkualitas, sementara petani lokal mendapatkan kepastian harga dan suntikan dana langsung tanpa terpotong rantai distribusi yang panjang.
Bagi Usman Husin, petani adalah pilar utama kehidupan. Ia meyakini bahwa tanpa kerja keras petani, ketahanan pangan nasional akan runtuh.
https://youtu.be/7LVXoSjnnvk?si=Y8JSJVga4VDGFxR-
Politisi PKB ini menyebut petani sebagai “pahlawan” harus dibuktikan dengan tindakan ekonomi yang mendukung kesejahteraan mereka.
Tindakan berbagi ini adalah jembatan antara kebutuhan sosial masyarakat rentan dengan penghargaan terhadap jasa para pahlawan pangan yakni petani, pungkas Usman.



































