Majalah Suara Harapan – Perayaan Paskah sering kali menjadi momen yang ditunggu-tunggu dalam kehidupan keluarga Kristen, dan salah satu cara untuk merayakannya adalah melalui perlombaan yang melibatkan berbagai kategori dan peserta.
GMIT Jemaat Elim Naibonat telah melaksanakan perlombaan Paskah dengan semangat yang tinggi, mengundang berbagai jemaat untuk berpartisipasi dalam kegiatan yang menyenangkan dan mendidik.
Perlombaan ini tidak hanya terbatas pada wilayah Jemaat Elim, melainkan melibatkan jemaat lain, sebagai bentuk kolaborasi lintas denominasi yang mendorong rasa kebersamaan.
Kegiatan ini terdiri dari berbagai kategori, termasuk futsal untuk Anak-anak Sekolah Minggu, Remaja, dan Pemuda. Futsal menjadi pilihan yang populer karena dapat menumbuhkan semangat kebersamaan dan kerjasama tim. Dalam perlombaan ini, peserta dapat menunjukkan bakat dan kemampuan mereka di lapangan, serta membangun relasi yang lebih erat.
Selain futsal, ada juga lomba Solo yang merupakan ajang bagi para peserta untuk menampilkan bakat menyanyi mereka, memperkuat ikatan emosional dan menambah keceriaan dalam perayaan.
Tak hanya itu, kegiatan Paskah juga menghadirkan lomba tarian Bonet yang melibatkan kolaborasi antara para peserta untuk menampilkan tarian yang atraktif. Lomba ini menjadi wadah untuk menunjukkan kreativitas dan seni dalam konteks keagamaan.
Selain itu, lomba cerdas cermat diadakan sebagai bentuk pengetahuan dan pemahaman tentang cerita kematian dan kebangkitan Yesus Kristus. Kegiatan ini tidak hanya bersifat kompetitif, tetapi juga edukatif, mendorong peserta untuk lebih memahami makna Paskah.
Perlombaan ini juga diisi dengan kebaktian penyegaran rohani yang dipimpin oleh ketua Sinode GMIT, Bapak Pendeta Samuel Pandi dan Bapak Pendeta Yandi Banobe.
Ketua panitia, Mikjeb Tulle menyatakan kegiatan ini diharapkan dapat menginspirasi dan memperkuat iman para peserta, sekaligus merenungkan arti sejati dari Paskah, yakni kasih dan pengorbanan Tuhan Yesus, setiap orang diingatkan akan pentingnya spiritualitas dan hubungan dengan Tuhan.
Sebagai bagian dari perayaan, diadakan pertandingan eksebisi antara pemerintah daerah dan empat nominasi gereja yang terlibat.
Pertandingan ini merupakan simbol dari kerjasama antara gereja dan pemerintahan dalam membangun masyarakat yang lebih baik. Dukungan dari pemangku kepentingan setempat menunjukkan betapa pentingnya kolaborasi lintas sektor dalam menciptakan lingkungan yang harmonis dan penuh toleransi.
Ketua panitia dan sekretaris bertanggung jawab atas kegiatan ini bersama Tim dan Ketua Hari Raya Gerejawi telah mempersiapkan segalanya dengan matang, memastikan setiap rincian diperhatikan.
Dengan diadakannya perlombaan Paskah ini, diharapkan dapat membangun rasa solidaritas dan kebersamaan antara jemaat serta mempererat hubungan antar denominasi di sekitar. Melalui aktivitas ini, diharapkan setiap orang dapat mengalami Paskah dengan sukacita dan semangat persatuan
Berikut adalah daftar nama kepanitiaan yang bekerja di perayaan Paskah 2025:
Pengurus Panitia:
– Ketua Panitia: Mikjeb Tulle
– Sekretaris: Maya Lubalu
– Bendahara: Ela Oematan dan Jefta Oematan
Anggota Panitia:
– Tommy Ully
– Boy Tuka
– Radja Daud
– Lorida Gia
– Merja Tuka
– Fons Nafi
– Epyn Kase
– Ricardo Oematan
– Ningsih Fangidae
– Kanoba Lubalu
– Apo Kase
– Is Oematan
– Kalvi Nofu
– Nene Pian
– Bryan Manu
– Puti Uly
– Tasha Tulle
– Alda Sodakh
– Mayang Bengkiuk
– Cici Koly
– Dede Fangidae
– Risky Sadukh
– Josua Ballo
– Belfi Fangidae
– Julain Lololau
– Aty Pellu
– Merja Tuka
– Yanti Jasing
– Ellen Ngeolima
– Yety Ngeolima
Ketua MJH:
– Pdt Erens Fangidae
Panitia ini bekerja sama untuk menyukseskan perayaan Paskah 2025 dan membuat acara ini menjadi berkesan bagi seluruh jemaat Elim Naibonat.



































