AMARASI BARAT, SH – Kepala Desa Niukbaun, Kecamatan Amarasi Barat, Frengki Kase, menyatakan komitmennya dalam melanjutkan pembangunan desa hingga akhir masa jabatannya pada 2030.
Kepada Suara Harapan, Rabu (13/11) Frengki menekankan bahwa seluruh program yang dijalankan selama dua tahun kepemimpinannya sejauh ini telah sesuai dengan visi dan misinya yang telah dirancang sejak awal menjabat.
“Selama dua tahun ini, kami telah membuka dua titik jalan baru di desa dan melaksanakan berbagai program pembangunan sesuai arahan dan regulasi,” ungkapnya.
Frengki juga mengapresiasi Kementerian dan Pemerintah Kabupaten Kupang yang telah memberikan dana insentif sebesar Rp138 juta untuk Desa Niukbaun. Dana ini dialokasikan untuk pengadaan air bersih yang menjadi kebutuhan mendesak masyarakat.
Dengan adanya dana tersebut, Frengki menginisiasi pengeboran sumber air baru di tahun 2024. “Ke depan, kami akan membangun jaringan pipa agar air bersih dapat disalurkan dari rumah ke rumah, sehingga kesehatan dan kesejahteraan masyarakat semakin terjamin,” ujar Frengki.
Frengki yang juga merupakan generasi ketiga dari keluarganya yang memimpin Desa Niukbaun mengungkapkan kebanggaannya dalam melanjutkan jejak pendahulunya.
Menurutnya, mayoritas masyarakat di Desa Niukbaun berprofesi sebagai petani, sehingga berbagai upaya peningkatan kesejahteraan berfokus pada sektor tersebut.Terkait masalah kesehatan, Frengki juga menyoroti upaya penanganan stunting di desanya.
“Kami terus berupaya menangani kasus stunting dengan intervensi yang melibatkan pemberian makanan tambahan bagi anak-anak dan ibu hamil,” katanya.
Frengki berharap masyarakat Niukbaun dapat terus mendukung program-program pembangunan hingga akhir masa jabatannya.
“Saya berjanji untuk tidak mengecewakan masyarakat Niukbaun dan berupaya memberikan yang terbaik untuk kesejahteraan mereka,” tutupnya. (*)


































