Majalah Suara Harapan – Bantuan ayam petelur dari Anggota DPR RI Komisi IV Fraksi PKB Dapil NTT II, Usman Husin, terbukti memberikan dampak ekonomi nyata bagi masyarakat di Kabupaten Timor Tengah Selatan (TTS).
Dalam waktu tiga bulan, kelompok peternak berhasil membukukan pendapatan lebih dari Rp34 juta.
Ketua Kelompok Taha Toen, Agustinus Nabunome, yang beralamat di Kelurahan Cendana, Kecamatan Kota Soe, menyampaikan rasa syukur sekaligus laporan perkembangan kelompoknya sejak menerima bantuan tersebut.
“Izin kami melaporkan perkembangan kelompok kami. Selama tiga bulan ayam berada di kandang, hasilnya sangat membantu dan memberi manfaat besar bagi anggota,” ungkapnya, (21/3/2026).
Kelompok Taha Toen menerima 600 ekor ayam petelur pada 23 Desember 2025, disertai bantuan pakan sebanyak 5.400 kilogram dari Anggota DPR RI Komisi IV Fraksi PKB Dapil NTT II, Usman Husin.
Hingga saat ini, sebanyak 561 ekor ayam masih bertahan, sementara 39 ekor lainnya mati.
Dari total tersebut, 485 ekor ayam telah mulai berproduksi dan menghasilkan 17.105 butir telur. Hasil produksi ini dipasarkan kepada masyarakat umum serta dapur MBG, dengan total pendapatan mencapai Rp34.210.000.
Meski demikian, kelompok masih menghadapi kendala cuaca yang tidak menentu, sehingga belum seluruh ayam dapat bertelur secara maksimal.
“Kendala kami, belum semua ayam bertelur karena cuaca sering berubah, kadang panas, kadang sangat dingin,” jelas Agustinus.
Dari pendapatan yang diperoleh, kelompok mengalokasikan Rp15.500.000 untuk pembelian pakan tambahan, Rp105.000 untuk kebutuhan listrik, dan Rp250.000 untuk vitamin ternak.
Sisa keuntungan kemudian dibagikan kepada 15 anggota kelompok sebagai hasil usaha bersama.
Program bantuan ini menjadi bukti nyata komitmen Usman Husin dalam mendorong kemandirian ekonomi masyarakat, khususnya di sektor peternakan.
Bantuan yang diberikan tidak hanya meningkatkan produksi, tetapi juga membuka peluang pendapatan berkelanjutan bagi masyarakat.
“Atas nama kelompok dan masyarakat, kami menyampaikan terima kasih kepada Bapak Usman Husin,” tutup Agustinus.*Referensi


































