Majalah Suara Harapan – Dalam upaya mendorong kemandirian sektor pertanian serta pengolahan limbah organik berbasis ramah lingkungan, SMK Bitauni Insana menyelenggarakan kegiatan Pelatihan Pembuatan Eko Enzim, NPK Cair Eko Enzim, dan Kompos Eko Enzim. Kegiatan yang diikuti secara antusias oleh para siswa dan tenaga pendidik ini berlangsung di lingkungan sekolah dengan fokus pada praktik langsung pengolahan bahan organik secara mandiri.
Pelatihan ini bertujuan untuk memberikan pemahaman mendalam serta keterampilan praktis kepada peserta didik dalam memanfaatkan sampah organik sisa dapur dan dedaunan di sekitar lingkungan sekolah menjadi pupuk dan pembenah tanah bernilai guna tinggi.
Melalui pelatihan ini, peserta diajarkan teknik pembuatan:
Eko Enzim: Cairan serbaguna hasil fermentasi sampah organik dapur (seperti kulit buah dan sayuran), molase/gula merah, dan air yang bermanfaat sebagai bioaktivator dan pembersih alami.
NPK Cair Eko Enzim: Formulasi pupuk cair kaya unsur hara Nitrogen (N), Phosphor (P), dan Kalium (K) yang diperkaya dengan bioaktivator eko enzim untuk mempercepat pertumbuhan tanaman budidaya.
Kompos Eko Enzim: Pengolahan sampah daun dan limbah organik padat yang difermentasi dengan campuran eko enzim guna memproduksi pupuk organik padat bermutu tinggi untuk memperbaiki struktur tanah.
Di lokasi praktik, para siswa tampak aktif memperagakan pencampuran bahan baku organik, penyiraman cairan fermentator, hingga teknik penumpukan dan penutupan media komposting secara benar. Selain memanfaatkan bahan organik lokal, pelatihan ini juga mengenalkan penggunaan teknologi dekomposer seperti BIOS 44 untuk mempercepat proses biodegradasi bahan padat dan mengoptimalkan kualitas kandungan hara tanah.
Melalui kegiatan ini, pihak SMK Bitauni Insana berharap para siswa tidak hanya menguasai teori di kelas, tetapi juga memiliki keterampilan vokasional praktis yang dapat diterapkan di lahan pertanian sekolah, lingkungan rumah, maupun dikembangkan menjadi peluang wirausaha berbasis pertanian hijau (green agriculture) di wilayah Insana dan sekitarnya.































