Majalah Suara Harapan — Kementerian Pertanian (Kementan) bergerak cepat menindaklanjuti aspirasi petani di Kabupaten Rote Ndao, Nusa Tenggara Timur, yang disampaikan melalui Anggota DPR RI Komisi IV, Usman Husin, mengenai kerusakan Embung Lifu Hanik di Desa Lentera yang tak pernah diperbaiki sejak dibangun.
Embung yang menjadi sumber kehidupan petani tersebut dilaporkan rusak parah sejak tahun 1983 dan hingga kini belum pernah mendapat perbaikan, sehingga merugikan ratusan hektar lahan pertanian warga.
Setelah menerima aduan warga, pihak Kementerian Pertanian (21/10) langsung menunjukkan respons cepat agar segera ditindaklanjuti secara teknis.
Langkah cepat ini diambil mengingat kerusakan embung sudah dalam kategori darurat dan berdampak langsung pada ketahanan pangan di wilayah Rote Ndao.
Berdasarkan laporan dari lapangan, rusaknya pintu air dan badan embung Lifu Hanik telah memicu kekeringan panjang dan menghentikan total pasokan air untuk 442 hektar lahan pertanian dan kebun hortikultura milik warga.
Akibatnya, petani di sekitar embung tidak bisa melakukan tanam secara optimal dan terancam gagal panen setiap musim kemarau.
Embung yang dibangun pada tahun 1983 tersebut, selama lebih dari 40 tahun tidak pernah tersentuh perbaikan permanen, hanya ditangani secara swadaya oleh warga dengan kemampuan terbatas.
Harapan besar disampaikan oleh Maneleo Todeveo Desa Lentera, Semuel Dami, bersama warga dan tokoh adat setempat.
Mereka sangat memohon perhatian dan aksi nyata dari Menteri Pertanian, Menteri PU, Balai Wilayah Sungai Nusa Tenggara II (BBWS), serta Anggota DPR RI Usman Husin yang selama ini konsisten mengawal aspirasi petani Rote Ndao.
Warga berharap embung tersebut segera diperbaiki total agar 442 hektar lahan yang selama ini menganggur karena kekeringan bisa kembali produktif dan mendukung program tanam 3 kali setahun yang dicanangkan pemerintah.
Kerusakan Embung Lifu Hanik ini menjadi salah satu dari sekian banyak aspirasi yang dibawa Usman Husin di Komisi IV DPR RI yang bermitra dengan Kementerian Pertanian dan Kementerian PU.
Selama ini Usman Husin dikenal aktif membawa keluhan petani dari 12 kabupaten di Dapil NTT 2, termasuk Rote Ndao yang menjadi daerah prioritasnya.


































