• Home
  • About
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi
Rabu, Mei 13, 2026
  • Login
  • Home
  • NewsHot!
    Yang Terjadi di Kabupaten Kupang, Antara Kejujuran Peternak dan Anjloknya Kuota Izin Keluar

    Yang Terjadi di Kabupaten Kupang, Antara Kejujuran Peternak dan Anjloknya Kuota Izin Keluar

    Diduga Keracunan Makanan, Puluhan Siswa SD Inpres Onitua Desa Tesabela Dilarikan ke RS Ben Mboi

    Diduga Keracunan Makanan, Puluhan Siswa SD Inpres Onitua Desa Tesabela Dilarikan ke RS Ben Mboi

    APH Lirik Rekom Sapi  Berdasarkan Temuan Pansus DPRD Kabupaten Kupang 

    APH Lirik Rekom Sapi  Berdasarkan Temuan Pansus DPRD Kabupaten Kupang 

    Tok! Palu Terakhir Kasus Oenuntono: 1 Bebas, 5 Dihukum. Antonius Johanis 3 Tahun, Zakarias Malamau 1 Tahun

    Tok! Palu Terakhir Kasus Oenuntono: 1 Bebas, 5 Dihukum. Antonius Johanis 3 Tahun, Zakarias Malamau 1 Tahun

    Vonis Oenuntono, Maklon Joni Nomseo dan Umbu Tay Lakinggela Divonis 2 Tahun 2 Bulan

    Vonis Oenuntono, Maklon Joni Nomseo dan Umbu Tay Lakinggela Divonis 2 Tahun 2 Bulan

    Palu diketok. Ruang sidang Tipikor PN Kupang Pecah

    Palu diketok. Ruang sidang Tipikor PN Kupang Pecah

    Trending Tags

    • Sosok
      Kisah Kades Naunu, Romao Soares Menjaga Kepercayaan Masyarakat

      Kisah Kades Naunu, Romao Soares Menjaga Kepercayaan Masyarakat

      Hari Raya Pentakosta bersama Oma Taroci Niab di Desa Fatumetan yang “Terabaikan” oleh Pemerintah

      Hari Raya Pentakosta bersama Oma Taroci Niab di Desa Fatumetan yang “Terabaikan” oleh Pemerintah

      Blusukan Ala Kepala Desa Manusak, Arthur Ximenes

      Desa Manusak, Pantulan, Fatukanutu, Pakubaun, Tunfeu, dan Batuinan Diakui BPKP Perwakilan NTT Sebagai Desa Percontohan Pengelolaan Keuangan dan Pembangunan Desa

      Menghidupkan Asa Kisah Inspiratif Thobias Uly, Wakil Bupati Sabu Raijua

      Menghidupkan Asa Kisah Inspiratif Thobias Uly, Wakil Bupati Sabu Raijua

      Demas Koris Nubatonis Sosok Inspiratif Membangun Desa Oenuntono

      Demas Koris Nubatonis Sosok Inspiratif Membangun Desa Oenuntono

      Mateldius Soleman Jilis Sanam, S.T., Siap Mengambil Tantangan yang Lebih Besar dengan Mencalonkan Diri sebagai Sekretaris Daerah Kabupaten Kupang

      Mateldius Soleman Jilis Sanam, S.T., Siap Mengambil Tantangan yang Lebih Besar dengan Mencalonkan Diri sebagai Sekretaris Daerah Kabupaten Kupang

      Trending Tags

      • Nintendo Switch
      • CES 2017
      • Playstation 4 Pro
      • Mark Zuckerberg
    • Advertorial
      ​Momentum Perayaan Nyepi, Idulfitri, dan Paskah 2026 Menjadi Spirit Usman Husin Berbagi

      ​Momentum Perayaan Nyepi, Idulfitri, dan Paskah 2026 Menjadi Spirit Usman Husin Berbagi

      Kontribusi Dr. Viktor Bungtilu Laiskodat, S.H., M.Si. Sepanjang 2025 di Kabupaten Kupang

      Kontribusi Dr. Viktor Bungtilu Laiskodat, S.H., M.Si. Sepanjang 2025 di Kabupaten Kupang

      Menakar Keberhasilan Lazarus M. Dillak dalam Mengatasi Stunting, Dari 75 Anak yang Mengalami Stunting, Saat ini Hanya Tersisa Satu Anak

      Menakar Keberhasilan Lazarus M. Dillak dalam Mengatasi Stunting, Dari 75 Anak yang Mengalami Stunting, Saat ini Hanya Tersisa Satu Anak

      Simpatisan Hadiri MUSPIMCAB Dapil Kupang II DPC PKB Kabupaten Kupang Tahun 2025: Yakobus Klau; Membangun Keterlibatan Pemuda dan Masyarakat

      Simpatisan Hadiri MUSPIMCAB Dapil Kupang II DPC PKB Kabupaten Kupang Tahun 2025: Yakobus Klau; Membangun Keterlibatan Pemuda dan Masyarakat

      Arnolus Mooy, Ketua Fraksi PKB, Menyampaikan Catatan Terhadap  Pemerintah Kabupaten Kupang di bawah Kepemimpinan Bupati Yosef Lede

      Arnolus Mooy, Ketua Fraksi PKB, Menyampaikan Catatan Terhadap Pemerintah Kabupaten Kupang di bawah Kepemimpinan Bupati Yosef Lede

      Flobamora Tak Gentar: Ketika Perempuan Jadi Arsitek Ketangguhan

      Flobamora Tak Gentar: Ketika Perempuan Jadi Arsitek Ketangguhan

    • Editorial
    • Opini
    • Rohani
    • E-MagazineBaru
    • Video
    • Foto
    No Result
    View All Result
    Majalah Suara Harapan
    • Home
    • NewsHot!
      Yang Terjadi di Kabupaten Kupang, Antara Kejujuran Peternak dan Anjloknya Kuota Izin Keluar

      Yang Terjadi di Kabupaten Kupang, Antara Kejujuran Peternak dan Anjloknya Kuota Izin Keluar

      Diduga Keracunan Makanan, Puluhan Siswa SD Inpres Onitua Desa Tesabela Dilarikan ke RS Ben Mboi

      Diduga Keracunan Makanan, Puluhan Siswa SD Inpres Onitua Desa Tesabela Dilarikan ke RS Ben Mboi

      APH Lirik Rekom Sapi  Berdasarkan Temuan Pansus DPRD Kabupaten Kupang 

      APH Lirik Rekom Sapi  Berdasarkan Temuan Pansus DPRD Kabupaten Kupang 

      Tok! Palu Terakhir Kasus Oenuntono: 1 Bebas, 5 Dihukum. Antonius Johanis 3 Tahun, Zakarias Malamau 1 Tahun

      Tok! Palu Terakhir Kasus Oenuntono: 1 Bebas, 5 Dihukum. Antonius Johanis 3 Tahun, Zakarias Malamau 1 Tahun

      Vonis Oenuntono, Maklon Joni Nomseo dan Umbu Tay Lakinggela Divonis 2 Tahun 2 Bulan

      Vonis Oenuntono, Maklon Joni Nomseo dan Umbu Tay Lakinggela Divonis 2 Tahun 2 Bulan

      Palu diketok. Ruang sidang Tipikor PN Kupang Pecah

      Palu diketok. Ruang sidang Tipikor PN Kupang Pecah

      Trending Tags

      • Sosok
        Kisah Kades Naunu, Romao Soares Menjaga Kepercayaan Masyarakat

        Kisah Kades Naunu, Romao Soares Menjaga Kepercayaan Masyarakat

        Hari Raya Pentakosta bersama Oma Taroci Niab di Desa Fatumetan yang “Terabaikan” oleh Pemerintah

        Hari Raya Pentakosta bersama Oma Taroci Niab di Desa Fatumetan yang “Terabaikan” oleh Pemerintah

        Blusukan Ala Kepala Desa Manusak, Arthur Ximenes

        Desa Manusak, Pantulan, Fatukanutu, Pakubaun, Tunfeu, dan Batuinan Diakui BPKP Perwakilan NTT Sebagai Desa Percontohan Pengelolaan Keuangan dan Pembangunan Desa

        Menghidupkan Asa Kisah Inspiratif Thobias Uly, Wakil Bupati Sabu Raijua

        Menghidupkan Asa Kisah Inspiratif Thobias Uly, Wakil Bupati Sabu Raijua

        Demas Koris Nubatonis Sosok Inspiratif Membangun Desa Oenuntono

        Demas Koris Nubatonis Sosok Inspiratif Membangun Desa Oenuntono

        Mateldius Soleman Jilis Sanam, S.T., Siap Mengambil Tantangan yang Lebih Besar dengan Mencalonkan Diri sebagai Sekretaris Daerah Kabupaten Kupang

        Mateldius Soleman Jilis Sanam, S.T., Siap Mengambil Tantangan yang Lebih Besar dengan Mencalonkan Diri sebagai Sekretaris Daerah Kabupaten Kupang

        Trending Tags

        • Nintendo Switch
        • CES 2017
        • Playstation 4 Pro
        • Mark Zuckerberg
      • Advertorial
        ​Momentum Perayaan Nyepi, Idulfitri, dan Paskah 2026 Menjadi Spirit Usman Husin Berbagi

        ​Momentum Perayaan Nyepi, Idulfitri, dan Paskah 2026 Menjadi Spirit Usman Husin Berbagi

        Kontribusi Dr. Viktor Bungtilu Laiskodat, S.H., M.Si. Sepanjang 2025 di Kabupaten Kupang

        Kontribusi Dr. Viktor Bungtilu Laiskodat, S.H., M.Si. Sepanjang 2025 di Kabupaten Kupang

        Menakar Keberhasilan Lazarus M. Dillak dalam Mengatasi Stunting, Dari 75 Anak yang Mengalami Stunting, Saat ini Hanya Tersisa Satu Anak

        Menakar Keberhasilan Lazarus M. Dillak dalam Mengatasi Stunting, Dari 75 Anak yang Mengalami Stunting, Saat ini Hanya Tersisa Satu Anak

        Simpatisan Hadiri MUSPIMCAB Dapil Kupang II DPC PKB Kabupaten Kupang Tahun 2025: Yakobus Klau; Membangun Keterlibatan Pemuda dan Masyarakat

        Simpatisan Hadiri MUSPIMCAB Dapil Kupang II DPC PKB Kabupaten Kupang Tahun 2025: Yakobus Klau; Membangun Keterlibatan Pemuda dan Masyarakat

        Arnolus Mooy, Ketua Fraksi PKB, Menyampaikan Catatan Terhadap  Pemerintah Kabupaten Kupang di bawah Kepemimpinan Bupati Yosef Lede

        Arnolus Mooy, Ketua Fraksi PKB, Menyampaikan Catatan Terhadap Pemerintah Kabupaten Kupang di bawah Kepemimpinan Bupati Yosef Lede

        Flobamora Tak Gentar: Ketika Perempuan Jadi Arsitek Ketangguhan

        Flobamora Tak Gentar: Ketika Perempuan Jadi Arsitek Ketangguhan

      • Editorial
      • Opini
      • Rohani
      • E-MagazineBaru
      • Video
      • Foto
      No Result
      View All Result
      Majalah Suara Harapan
      No Result
      View All Result
      Home News

      Yang Terjadi di Kabupaten Kupang, Antara Kejujuran Peternak dan Anjloknya Kuota Izin Keluar

      by Suara Harapan
      3 menit ago
      in News
      A A
      Yang Terjadi di Kabupaten Kupang, Antara Kejujuran Peternak dan Anjloknya Kuota Izin Keluar
      102
      VIEWS
      Bagikan ke FacebookBagikan ke WA


      ​Oelamasi, Majalah Suara Harapan — Kabupaten Kupang tengah menghadapi dilema besar di sektor peternakan. Di satu sisi, populasi sapi secara de facto diyakini mencapai angka di atas 350.000 ekor.

      Namun di sisi lain, data resmi yang diakui pemerintah pusat hanya memotret sepertiganya.

      BacaJuga

      Diduga Keracunan Makanan, Puluhan Siswa SD Inpres Onitua Desa Tesabela Dilarikan ke RS Ben Mboi

      APH Lirik Rekom Sapi  Berdasarkan Temuan Pansus DPRD Kabupaten Kupang 

      Tok! Palu Terakhir Kasus Oenuntono: 1 Bebas, 5 Dihukum. Antonius Johanis 3 Tahun, Zakarias Malamau 1 Tahun

      Dampaknya fatal, kuota izin pengeluaran sapi (ekspor keluar daerah) anjlok drastis, menyisakan kerugian bagi peternak dan lesunya transaksi di pasar-pasar hewan.

      Plt. Kepala Dinas Peternakan Kabupaten Kupang,​Oktaviana Manulangga, dalam keterangannya kepada Suara Harapan, Rabu (12/5), mengungkapkan bahwa akar masalah ini bermuara pada perbedaan data populasi antara pemerintah daerah dengan Badan Pusat Statistik (BPS) serta aplikasi iSIKHNAS milik Kementerian Pertanian.
      ​

      ​Berdasarkan proyeksi series tahun 2025, populasi ternak besar di Kabupaten Kupang mencapai 352.000 ekor lebih. Namun, BPS Provinsi dan Dinas Peternakan Provinsi tetap mengacu pada Sensus Pertanian 2023 yang hanya mencatat sekitar 103.000 ekor.
      ​
      Data kita tak bisa diterima karena mereka mengacu pada data satu Indonesia di aplikasi iSIKHNAS. Saat sensus dilakukan, banyak masyarakat yang tidak jujur melaporkan jumlah ternaknya, ujar Oktaviana.

      ​Ketidakjujuran ini, menurutnya, dipicu oleh kekhawatiran warga akan adanya penarikan pajak bagi pemilik ternak banyak. Padahal, pajak hanya dikenakan pada saat transaksi jual beli, bukan pada kepemilikan populasi.

      Akibatnya, ketika pemerintah pusat memberikan target penandaan (eartag) sebanyak 300.000 ekor, pencapaian di lapangan hanya menyentuh angka 150.000 ekor hingga Desember 2023.
      ​
      ​Dampak dari susutnya data ini langsung menghantam nadi ekonomi di Pasar Lili. Jika pada periode 2018 lalu lintas ternak bisa mencapai 60.000 ekor per tahun, pada 2024-2025 angka ini merosot tajam menjadi hanya 20.000-an ekor.
      ​

      Penyebabnya jelas kuota izin pengeluaran sapi dari Kabupaten Kupang dipangkas hingga 50 persen lebih. Pada tahun 2026 ini, kuota yang tersisa hanya 12.628 ekor.

      ​Izin yang sedikit membuat sapi menumpuk di peternak. Ketika dibawa ke pasar, harganya justru lebih rendah karena pasokan banyak tapi izin keluar terbatas.

      Peternak merugi karena ongkos angkut sudah mahal, tapi sapi tidak laku, tambahnya. Kondisi ini dikhawatirkan akan menurunkan animo masyarakat untuk memelihara sapi sebagai tumpuan ekonomi.

      ​Menyikapi hal ini, Bupati Kupang telah menginstruksikan langkah koordinasi intensif dengan Pemerintah Provinsi NTT.

      Kabupaten Kupang ditantang untuk menyajikan data by name by address yang akurat guna mengembalikan kuota ke angka 30.000-an ekor seperti semula.

      ​Dinas Peternakan akan melibatkan 200 lebih mahasiswa KKN yang tersebar di 24 kecamatan untuk membantu melakukan sensus ternak ulang secara akurat.
      ​

      Namun, Oktaviana juga memberikan peringatan keras kepada masyarakat mengenai pentingnya kejujuran data saat pendataan pada Mei-Juni mendatang.


      ​Kalau memang data yang diberikan tidak akurat misalnya punya 20 ekor tapi lapor 5, maka hanya 5 ekor itu yang akan kami beri vaksin. Sisanya tidak akan kami layani. Ini adalah bentuk edukasi sekaligus efek jera.
      ​
      ​Tujuan akhir dari perbaikan data ini bukan sekadar angka di atas kertas, melainkan stabilitas harga di tingkat peternak. Dengan data populasi yang mendekati angka riil (sekitar 290.000 hingga 375.000 ekor), kuota izin keluar akan otomatis naik.
      ​Kalau izin banyak, maka harga di tingkat desa akan lebih kompetitif.

      Kami tidak bisa mengintervensi harga secara langsung, tapi cara kita menolong peternak adalah dengan menaikkan data populasi agar izin keluar normal kembali, pungkasnya.

      Tags: Kabupaten Kupang
      Share41Send
      Previous Post

      Diduga Keracunan Makanan, Puluhan Siswa SD Inpres Onitua Desa Tesabela Dilarikan ke RS Ben Mboi

      BeritaTerkait

      Diduga Keracunan Makanan, Puluhan Siswa SD Inpres Onitua Desa Tesabela Dilarikan ke RS Ben Mboi
      News

      Diduga Keracunan Makanan, Puluhan Siswa SD Inpres Onitua Desa Tesabela Dilarikan ke RS Ben Mboi

      Mei 13, 2026
      180
      APH Lirik Rekom Sapi  Berdasarkan Temuan Pansus DPRD Kabupaten Kupang 
      News

      APH Lirik Rekom Sapi  Berdasarkan Temuan Pansus DPRD Kabupaten Kupang 

      Mei 12, 2026
      207
      Tok! Palu Terakhir Kasus Oenuntono: 1 Bebas, 5 Dihukum. Antonius Johanis 3 Tahun, Zakarias Malamau 1 Tahun
      News

      Tok! Palu Terakhir Kasus Oenuntono: 1 Bebas, 5 Dihukum. Antonius Johanis 3 Tahun, Zakarias Malamau 1 Tahun

      Mei 12, 2026
      532

      Stay Connected test

      • Trending
      • Comments
      • Latest
      Empat Bulan, Honorer di Kabupaten Kupang belum Mendapatkan Upah

      Empat Bulan, Honorer di Kabupaten Kupang belum Mendapatkan Upah

      April 12, 2025
      Beredar Nama Kandidat Bupati dan Wabup Kupang, Siapa Saja Mereka?

      Beredar Nama Kandidat Bupati dan Wabup Kupang, Siapa Saja Mereka?

      Maret 8, 2024
      Ini Dia 14 Nama Bakal Calon Bupati dan Wabup Kupang yang Melamar ke Partai Nasdem

      Ini Dia 14 Nama Bakal Calon Bupati dan Wabup Kupang yang Melamar ke Partai Nasdem

      Mei 10, 2024
      Angelus Nitti, Bintang Matematika Baru dari Amarasi, Kabupaten Kupang

      Angelus Nitti, Bintang Matematika Baru dari Amarasi, Kabupaten Kupang

      Juni 4, 2024
      APP: Umat KUB St. Ignatius Loyola Berbagi Kasih

      APP: Umat KUB St. Ignatius Loyola Berbagi Kasih

      0
      Temui Presiden Jokowi, Tokoh Masyarakat Adat Amfoang Minta Moratorium DOB Dicabut

      Temui Presiden Jokowi, Tokoh Masyarakat Adat Amfoang Minta Moratorium DOB Dicabut

      0
      Yakobus Klau dan Martinus Siki Siap Bawa Aspirasi Masyarakat

      Yakobus Klau dan Martinus Siki Siap Bawa Aspirasi Masyarakat

      0
      Bupati Kupang Beri Pesan dan Motivasi kepada Yupiter Loinati, Caleg Muda Kabupaten Kupang

      Bupati Kupang Beri Pesan dan Motivasi kepada Yupiter Loinati, Caleg Muda Kabupaten Kupang

      0
      Yang Terjadi di Kabupaten Kupang, Antara Kejujuran Peternak dan Anjloknya Kuota Izin Keluar

      Yang Terjadi di Kabupaten Kupang, Antara Kejujuran Peternak dan Anjloknya Kuota Izin Keluar

      Mei 13, 2026
      Diduga Keracunan Makanan, Puluhan Siswa SD Inpres Onitua Desa Tesabela Dilarikan ke RS Ben Mboi

      Diduga Keracunan Makanan, Puluhan Siswa SD Inpres Onitua Desa Tesabela Dilarikan ke RS Ben Mboi

      Mei 13, 2026
      APH Lirik Rekom Sapi  Berdasarkan Temuan Pansus DPRD Kabupaten Kupang 

      APH Lirik Rekom Sapi  Berdasarkan Temuan Pansus DPRD Kabupaten Kupang 

      Mei 12, 2026
      Tok! Palu Terakhir Kasus Oenuntono: 1 Bebas, 5 Dihukum. Antonius Johanis 3 Tahun, Zakarias Malamau 1 Tahun

      Tok! Palu Terakhir Kasus Oenuntono: 1 Bebas, 5 Dihukum. Antonius Johanis 3 Tahun, Zakarias Malamau 1 Tahun

      Mei 12, 2026

      Recent News

      Yang Terjadi di Kabupaten Kupang, Antara Kejujuran Peternak dan Anjloknya Kuota Izin Keluar

      Yang Terjadi di Kabupaten Kupang, Antara Kejujuran Peternak dan Anjloknya Kuota Izin Keluar

      Mei 13, 2026
      102
      Diduga Keracunan Makanan, Puluhan Siswa SD Inpres Onitua Desa Tesabela Dilarikan ke RS Ben Mboi

      Diduga Keracunan Makanan, Puluhan Siswa SD Inpres Onitua Desa Tesabela Dilarikan ke RS Ben Mboi

      Mei 13, 2026
      180
      APH Lirik Rekom Sapi  Berdasarkan Temuan Pansus DPRD Kabupaten Kupang 

      APH Lirik Rekom Sapi  Berdasarkan Temuan Pansus DPRD Kabupaten Kupang 

      Mei 12, 2026
      207
      Tok! Palu Terakhir Kasus Oenuntono: 1 Bebas, 5 Dihukum. Antonius Johanis 3 Tahun, Zakarias Malamau 1 Tahun

      Tok! Palu Terakhir Kasus Oenuntono: 1 Bebas, 5 Dihukum. Antonius Johanis 3 Tahun, Zakarias Malamau 1 Tahun

      Mei 12, 2026
      532
      • Home
      • About
      • Pedoman Media Siber
      • Redaksi

      © 2023 Suara Harapan Group - Diterbitkan oleh PT. Suara Harapan Group Nomor: AHU-031021.AH.01.30. Tahun 2024.

      No Result
      View All Result
      • Home
      • News
      • Sosok
      • Advertorial
      • Editorial
      • Opini
      • Rohani
      • E-Magazine
      • Video
      • Foto

      © 2023 Suara Harapan Group - Diterbitkan oleh PT. Suara Harapan Group Nomor: AHU-031021.AH.01.30. Tahun 2024.

      Welcome Back!

      Login to your account below

      Forgotten Password?

      Retrieve your password

      Please enter your username or email address to reset your password.

      Log In