OELAMASI, SH – Sudah sekitar 24 tahun Kabupaten Kupang, Mateldius Soleman Jilis Sanam, S.T., mengabdi sebagai Aparatur Sipil Negara (ASN) di Kabupaten Kupang.
Sebagian besar dari karirnya itu tak lepas dari bidang yang berkaitan dengan jabatan yang sekarang ia emban, yakni sebagai Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR).
Menurutnya infrastruktur yang baik akan meningkatkan derajat kehidupan masyarakat dan mendorong investasi.
Kepada Suara Harapan, Senin (21/10), Sanam membagikan perjalanan karirnya mengabdi sebagai ASN di Kabupaten Kupang.
Sanam lolos sebagai ASN di Kabupaten Kupang di Dinas Pendapatan Daerah. Pada tahun 2002, ia dimutasi ke Dinas PU dan kemudian menjabat berbagai posisi strategis, termasuk Kepala Seksi PU di Kecamatan Kupang Tengah (2007/2008) dan Amarasi Selatan (2011).
“Sungguh luar biasa penyertaan Tuhan dalam perjalanan karier saya,” ungkapnya.
Setelah menjabat berbagai posisi seperti Kepala Seksi Bina Marga, Kepala Bidang Bina Marga (2016), dan Sekretaris PU (2017), Sekretaris Dinas Perumahan pada 2020 ia kemudian dipercaya menjadi kepala Dinas Perumahan dan Pertanahan (2021). Dan pada awal 2023, Sanam dipercaya untuk memimpin Dinas PUPR Kabupaten Kupang.
Dalam menjalankan tugasnya, Sanam mengakui bahwa tantangan terbesar adalah masih banyaknya infrastruktur yang perlu dibenahi, sementara tingkat ketergantungan terhadap anggaran pusat masih sangat tinggi.
“Kita perlu membangun jalur komunikasi yang baik dengan pemerintah pusat, baik melalui jalur birokrasi maupun politik, untuk mendapatkan perhatian dalam bentuk pendanaan,” jelasnya.
Ia menekankan pentingnya infrastruktur, terutama jalan dan jembatan, dalam memfasilitasi mobilitas masyarakat dan menarik investasi ke Kabupaten Kupang.
“Infrastruktur jalan memegang peranan sangat penting untuk kepentingan investasi di Kabupaten Kupang,” tegasnya.
Ke depan, Sanam berkomitmen untuk terus melayani dengan segenap kemampuan dan jaringan yang dimiliki demi memajukan Kabupaten Kupang. Ia juga mengajak masyarakat untuk berpartisipasi aktif dalam pembangunan dan pemeliharaan infrastruktur.
“Mari kita bersama-sama membangun dan menjaga infrastruktur Kabupaten Kupang. Tanpa peran serta masyarakat dalam merawat infrastruktur yang ada, akan menimbulkan biaya tinggi dan menghambat pembangunan di daerah lain,” pungkasnya.
Sanam berharap dengan adanya kolaborasi antara pemerintah dan masyarakat, infrastruktur yang terbangun dapat memberikan manfaat jangka panjang bagi seluruh warga Kabupaten Kupang. (*)


































