Kupang, Suara Harapan – SMPN 1 Kupang Tengah menunjukkan komitmennya dalam mendukung program Bulan Bakti Gotong Royong yang dicanangkan oleh Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Kupang.
Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Kupang, Eliazer Teuf, mengapresiasi langkah SMPN 1 Kupang Tengah dalam melaksanakan program tersebut. Ia berharap sekolah lain di wilayahnya juga mengikuti contoh tersebut.
“Kami ingin mengucapkan terima kasih kepada Kepala Sekolah SMPN 1 Kupang Tengah, beserta guru dan siswa, yang telah mendukung program ini dengan penuh semangat,” kataTeuf.
“Harapan kami, dalam waktu 3 hari ini, semua halaman sekolah, SD dan SMP, serta taman kanak-kanak di Kabupaten Kupang, dapat dibersihkan. Hal ini penting untuk menciptakan lingkungan belajar yang bersih dan sehat, sehingga siswa dapat mengikuti ujian nasional dengan nyaman,” imbuhnya.
Kepala Sekolah SMPN 1 Kupang Tengah, Fredik Nama, menjelaskan bahwa pihaknya telah melaksanakan program Bulan Bakti Gotong Royong sejak hari Sabtu.
“Kami langsung bergerak setelah mendapat instruksi dari Bapak Kadis. Semua guru, pegawai, dan siswa dilibatkan dalam kegiatan ini,” kata Fredik.
“Selain membersihkan halaman sekolah, kami juga menanam pohon pisang dan pepaya, serta cangkok mangga. Hal ini bertujuan untuk menghijaukan sekolah dan mendukung program Revolusi 5P yang dicanangkan oleh pemerintah,” imbuhnya.

Fredik menambahkan bahwa program Bulan Bakti Gotong Royong ini tidak hanya bermanfaat untuk meningkatkan kebersihan lingkungan sekolah, tetapi juga untuk membangun karakter siswa.
“Melalui kegiatan ini, siswa diajarkan untuk bekerja sama, menjaga kebersihan lingkungan, dan mencintai alam,” ujarnya.
Sementara itu, Ketua OSIS SMPN 1 Kupang Tengah, Chika Jerika, menyampaikan bahwa pihak OSIS selalu mengajak seluruh siswa untuk terlibat dalam kegiatan bakti sosial.
“Kami juga selalu menghimbau teman-teman semua untuk selalu menjaga kebersihan sekolah, antara lain dengan membuang sampah pada tempatnya,” ujar Chika.
Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Kupang berharap program Bulan Bakti Gotong Royong ini dapat menjadi contoh bagi sekolah-sekolah lain di wilayahnya, sehingga tercipta lingkungan belajar yang bersih, sehat, dan nyaman bagi para siswa. (*)


































