Kupang – Majalah Suara Harapan – Riuh rendah mesin politik di Nusa Tenggara Timur kembali memanas, namun kali ini bukan dalam aroma persaingan, melainkan dukungan konstruktif antarpartai. Tepat pada Selasa, 21 April 2026, perhatian publik tertuju pada perhelatan Musyawarah Cabang (Muscab) DPC Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Kabupaten dan Kota Kupang.
Di tengah persiapan agenda krusial tersebut, sebuah pesan hangat sekaligus sarat harapan datang dari nakhoda PDI Perjuangan Kabupaten Kupang, Deasy Ballo-Foeh.
Ketua DPC PDI Perjuangan Kabupaten Kupang tersebut menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya atas terselenggaranya Muscab PKB hari ini. Baginya, suksesi kepemimpinan di tubuh PKB bukan sekadar rutinitas organisasi, melainkan momentum untuk memperkuat barisan pejuang aspirasi rakyat di wilayah Kupang dan sekitarnya.
”Saya, selaku Ketua DPC PDI Perjuangan, memberikan apresiasi yang setinggi-tingginya atas digelarnya Muscab PKB Kabupaten dan Kota Kupang yang berlangsung hari ini,” ungkap Deasy saat memberikan keterangan kepada Media Suara Harapan.
Bagi Deasy, siapapun yang nantinya terpilih untuk menakhodai PKB, baik di tingkat Kabupaten maupun Kota Kupang, memikul beban moral yang besar. Ia menekankan bahwa esensi dari kepemimpinan partai politik adalah keberpihakan pada kaum kecil dan pemenuhan hak-hak dasar masyarakat.
”Siapapun yang terpilih nanti, sekiranya dapat terus memperjuangkan hak-hak masyarakat, baik yang ada di Kabupaten Kupang maupun di Kota Kupang,” tegasnya.
Harapan ini bukan tanpa alasan. Tantangan pembangunan di NTT, mulai dari infrastruktur hingga penguatan ekonomi lokal, membutuhkan sinergi dari seluruh elemen politik. Deasy berharap kepemimpinan baru PKB dapat menjadi mitra strategis dalam mengawal kebijakan yang pro-rakyat.
Lebih jauh, tokoh perempuan PDI Perjuangan ini mengaitkan momentum Muscab ini dengan visi besar nasional. Kepemimpinan yang kuat di tingkat daerah adalah fondasi utama untuk mencapai target besar bangsa di masa depan.
”Mari terus bekerja untuk masyarakat, terus memperjuangkan aspirasi mereka, demi menyongsong Indonesia Emas 2045,” tambahnya dengan penuh optimisme.
Menutup pernyataannya, Deasy menyelipkan doa bagi kelancaran acara yang berlangsung hari ini. “Sekali lagi, profesiat untuk Muscab PKB. Tuhan memberkati kita semua,” pungkasnya.


































