SO’E, SH – Petrus Guntur Nenometa, S.Sos, berhasil merebut kursi DPRD Kabupaten Timor Tengah Selatan (TTS) periode 2024-2029 berkat dukungan 1.449 suara dari Daerah Pemilihan (Dapil) III yang meliputi 8 kecamatan, termasuk Toianas, Amanatun Utara, dan Amanuban Timur.
Kepercayaan masyarakat itu siap dijawab Guntur dengan perjuangannya di gedung DPRD demi memastikan masyarakat di dapilnya dan masyarakat Soe umumnya mendapatkan hak-hak mereka secara adil dan merata.
Lahir di Besikama pada 7 Maret 1982, Guntur merupakan putra bungsu dari pasangan Romanus Nenometa dan Quinta Kiik-Nenometa. Karir politiknya tak bisa dilepaskan dari jejak ayahnya, Romanus, yang juga pernah menjabat sebagai anggota DPRD TTS selama tiga periode. Inspirasi inilah yang mendorong Guntur untuk mengikuti jejak sang ayah dan memperjuangkan nasib masyarakat di kampung halamannya.
Guntur mengawali pendidikannya di SD Negeri Bongkoa, Kecamatan Toianas, lalu melanjutkan ke SMP Negeri 2 Amanatun Utara, dan menyelesaikan pendidikan SMA di Karya Soe. Ambisinya untuk memberikan yang terbaik bagi masyarakat mendorongnya melanjutkan studi di Universitas Muhammadiyah Kupang, mengambil jurusan Kesejahteraan Masyarakat di Fakultas Ilmu Sosial, hingga lulus pada 2006.
Pengalaman sebagai pendamping Program Keluarga Harapan (PKH) di Kecamatan Toianas membuka matanya akan tantangan besar yang dihadapi para petani musiman di daerah tersebut.
“Saya melihat banyak masyarakat yang hanya bisa menanam saat musim penghujan. Ini masalah yang harus kita atasi bersama,” ungkapnya.
Tantangan inilah yang semakin memantapkan tekadnya untuk menjadi anggota DPRD dan memperjuangkan kebutuhan petani.
Namun, perjalanan politik Guntur tidak selalu mulus. Pada 2019, ia pernah mencalonkan diri dari Partai NasDem di Dapil IV, namun gagal. Kekalahan itu menjadi motivasi baginya untuk lebih mendekatkan diri dengan masyarakat dan memahami lebih dalam kebutuhan mereka.
“Suara rakyat adalah penentu tertinggi, jadi saya harus lebih berbaur dengan masyarakat,” ujarnya.
Kini, dengan duduk di kursi DPRD, Guntur berkomitmen menjadikan sektor pertanian sebagai fokus utama. Ia menyadari bahwa 80 persen masyarakat TTS hidup sebagai petani, dan mereka membutuhkan dukungan yang lebih kuat mulai dari penyediaan air bersih hingga alat pertanian yang memadai. Guntur bertekad memperjuangkan kebutuhan para petani tersebut agar mereka bisa mengelola lahan dengan lebih baik.
Selain pertanian, Guntur juga memberikan perhatian khusus pada sektor pendidikan. Menurutnya, pendidikan adalah kunci untuk meningkatkan kualitas hidup dan SDM di TTS.
“Kita harus memastikan kualitas guru yang baik untuk menciptakan generasi yang mampu bersaing,” tegasnya, seraya berjanji mendorong pemerintah untuk terus memperhatikan kesejahteraan dan pengembangan para guru.
Tak lupa Guntur mengucapkan terima kasih kepada masyarakat Dapil III atas kepercayaan yang diberikan. Ia berharap lima tahun ke depan akan ada perubahan signifikan di TTS, khususnya dalam bidang ekonomi, pendidikan, dan pertanian, yang akan membawa kesejahteraan lebih baik bagi masyarakat. (*)


































