Majalah Suara Harapan – Rabu, 6 Mei 2026, di bawah langit terbuka serta dikelilingi air , Anggota DPR RI Komisi IV dari Fraksi PKB, Usman Husin, hadir kembali di tengah konstituennya sesuai permintaan para petani yang ingin menunjukkan rasa syukur mereka secara langsung.
Kisah sukses ini bermula pada Desember 2024. Saat itu, dalam masa reses pertamanya, Usman Husin turun langsung meninjau kondisi bendungan yang rusak parah selama 20 tahun.
Politisi PKB melihat sendiri bagaimana ribuan hektar lahan hanya bergantung pada hujan, sementara infrastruktur kunci teronggok tak berdaya.
Usman membawa suara lumpur itu ke Jakarta. Dalam Rapat Kerja bersama Menteri Pertanian pada Januari 2026, ia dengan lantang menyuarakan urgensi perbaikan Bendungan Lekobatu.
Husin mendesak adanya koordinasi lintas sektoral dengan Kementerian Pekerjaan Umum (PU).
Hasilnya nyata. Aspirasi tersebut langsung diakomodir, dan perbaikan dikebut sejak tahun 2025.
Kini, di pertengahan 2026, dampaknya sudah dirasakan langsung. Air dari Bendungan Lekobatu telah mengalir stabil, memungkinkan para petani untuk beralih dari pertanian subsisten menjadi lebih produktif.
Dulu kami hanya bisa berharap pada satu musim tanam, itu pun kalau hujan cukup. Sekarang, air sudah ada di depan mata. Kami sudah bisa merencanakan dua musim tanam setahun, ujar salah satu petani yang hadir dalam pertemuan reses tersebut.


































