Majalah Suara Harapan – Yayasan Bill & Melinda Gates (Gates Foundation) resmi menginvestasikan USD 2,5 miliar atau sekitar Rp 40,9 triliun untuk mendukung kesehatan perempuan di seluruh dunia.
Langkah besar ini diumumkan Bill Gates pada 5 Agustus 2025, sebagai bentuk kelanjutan komitmen yayasan, bahkan setelah ditinggal oleh Melinda Gates.
Menurut Bill, kesehatan perempuan selama ini “terus diabaikan, kurang didanai, dan kerap disingkirkan.”
Ia menyoroti tingginya angka kematian perempuan karena penyebab yang sebenarnya bisa dicegah.
Mulai dari kurangnya akses pada layanan medis dasar hingga ketimpangan gender dalam riset kesehatan.
Fokus Lima Sektor Utama:
Dana triliunan rupiah tersebut akan difokuskan ke lima sektor utama:
Perawatan obstetri dan keselamatan ibu
Kesehatan dan nutrisi ibu hamil
Layanan ginekologi dan menstruasi
Inovasi kontrasepsi
Pencegahan penyakit menular seksual.
Terhambat Minimnya Data
Dr. Anita Zaidi dari Gates Foundation menjelaskan bahwa riset ilmiah saat ini sangat minim data tentang perempuan.
“Jika Anda meneliti seluruh literatur ilmiah, hanya ada 10 persen yang fokus pada kesehatan perempuan,” ujarnya.
Bahkan, riset McKinsey & Co tahun 2021 mengungkapkan hanya 1% dari total belanja riset kesehatan global yang benar-benar difokuskan untuk perempuan.
Khususnya mereka yang mengalami kondisi seperti preeklampsia, perdarahan menstruasi berat, endometriosis, hingga menopause.*Radarlawu.com


































