“Menjaga Marwah Koperasi, Puskopdit Bekatigade Timor Dorong Keseimbangan Misi Sosial dan Ekonomi dan Melayani Seutuhnya
Majalah Suara Harapan – Puskopdit Bekatigade Timor terus mencatat pertumbuhan signifikan, namun tantangan menjaga keseimbangan antara misi sosial dan misi ekonomi menjadi perhatian utama.
Ketua Puskopdit Bekatigade Timor, Dr. Wara Sabon Dominikus, M.Sc., (21/5) mengungkapkan bahwa hingga 31 Desember 2025, jaringan 23 Kopdit primer di bawah Bekatigade Timor telah menjangkau lebih dari 425.000 anggota.
Secara global, Puskopdit Bekatigade Timor mengalami pertumbuhan dan peningkatan dari berbagai aspek dari waktu ke waktu, kata Dr. Wara. Peningkatan itu meliputi jumlah anggota, akumulasi aset, serta usaha simpan pinjam mulai dari simpanan, pinjaman, pendapatan biaya, hingga surplus hasil usaha.
Namun evaluasi 50 tahun gerakan koperasi kredit yang dilakukan dua tahun lalu menemukan adanya kesenjangan. Gerakan dinilai lebih berorientasi pada misi ekonomi atau mengejar profit, sementara aspek pemberdayaan anggota sering dikesampingkan.
Koperasi kredit memikul dua misi utama, yaitu misi sosial pemberdayaan dan misi ekonomi, jelas Dr. Wara.
Untuk itu, Puskopdit terus mendorong Kopdit primer agar tidak hanya fokus pada angka, tetapi juga melakukan pendampingan langsung terhadap usaha anggota melalui pelatihan kewirausahaan.
Tujuannya jelas, menciptakan keseimbangan agar profit tetap berjalan sebagai sarana, bukan tujuan utama.
Saat ini, gerakan koperasi kredit nasional juga sedang menjalankan program reideologisasi dan revitalisasi untuk kembali kepada nilai dan falsafah dasar kehadiran koperasi kredit.
Kekuatan koperasi kredit hingga bisa bertahan 56 tahun bukan terletak pada profitnya, melainkan pada kekuatan memegang teguh nilai-nilai koperasi dan mengimplementasikannya dalam pengelolaan sehari-hari, tegas Dr. Wara.
Ketua Puskodit kembali menegaskan filosofi utama gerakan, credit union hadir bukan untuk mencari profit, bukan untuk amal, melainkan untuk memberikan pelayanan seutuhnya bagi pemberdayaan ekonomi dan kesejahteraan anggota.






























