Majalah Suara Harapan – Arnolus Mooy, anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Kupang, melaksanakan reses II tahun 2025 di Desa Pathau, yang terletak di Kecamatan Amabi Oefeto Timur.
Kunjungan ini sangat penting karena menyoroti permasalahan mendesak yang dihadapi warga Pathau, yang banyak di antaranya masih hidup dalam kondisi memprihatinkan, kurangnya akses terhadap kebutuhan dasar seperti listrik dan infrastruktur yang memadai.
Dalam kunjungan reses pada tanggal 29 Agustus 2025, Mooy mengamati bahwa sebagian besar penduduk desa masih dalam kegelapan akibat ketiadaan listrik.
Kurangnya akses ini tidak hanya memengaruhi kehidupan sehari-hari penduduk tetapi juga menghambat kemampuan mereka untuk terlibat dalam kegiatan pendidikan dan ekonomi.
Listrik merupakan sumber daya untuk meningkatkan kualitas hidup di daerah pedesaan dengan memungkinkan siswa untuk belajar, mendukung usaha lokal, dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat secara keseluruhan.
Selain itu, infrastruktur di Pathau ditemukan masih kurang memadai, dengan kondisi jalan yang buruk dan akses terbatas, sehingga menyulitkan petani untuk menjual hasil panen mereka dan warga untuk mengakses layanan penting ke pasar.
Pengamatan Mooy selama masa reses ini menjadi tantangan untuk diperjuangkan. Pemerintah diminta harus memprioritaskan permasalahan kebutuhan dasar
Arnolus meminta, Program benar bertujuan keberpihakan pada rakyat untuk mendorong pertumbuhan berkelanjutan dan meningkatkan kualitas hidup warga di Pathau


































