• Home
  • About
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi
Sabtu, Juni 13, 2026
  • Login
  • Home
  • NewsHot!
    ​Video Sidak Bupati Kupang, Pegawai Dinas PUPR Kedapatan Miras, Merokok, dan Putar Musik Keras di Kantor, Kadis PUPR Bungkam, Sekda Angkat Bicara​

    ​Video Sidak Bupati Kupang, Pegawai Dinas PUPR Kedapatan Miras, Merokok, dan Putar Musik Keras di Kantor, Kadis PUPR Bungkam, Sekda Angkat Bicara​

    ​DPC PKB Kabupaten Kupang Siap Sukseskan Muscab Serentak 21 April mendatang

    Yakobus Klau Ucapkan Selamat ke Abi Yerusa Sobeukum: Tongkat Estafet DPC PKB Kupang Resmi Berganti

    BGN-Kemenkes Sepakat: MBG Fokus ke Ibu Hamil, Menyusui & Balita, Dapur Baru Dimoratorium

    BGN-Kemenkes Sepakat: MBG Fokus ke Ibu Hamil, Menyusui & Balita, Dapur Baru Dimoratorium

    ​Kasus Puskesmas Oesao: JPU Tuntut Penyedia Jasa 2,5 Tahun dan PPK 2 Tahun Penjara

    ​Kasus Puskesmas Oesao: JPU Tuntut Penyedia Jasa 2,5 Tahun dan PPK 2 Tahun Penjara

    Harga Pertamax Resmi Naik Jadi Rp16.250 per Liter

    Harga Pertamax Resmi Naik Jadi Rp16.250 per Liter

    ​Kerusakan Struktur Puskesmas Oesao Terungkap di Sidang Tuntutan, JPU Beberkan Kelalaian Kontraktor dan PPK

    ​Kerusakan Struktur Puskesmas Oesao Terungkap di Sidang Tuntutan, JPU Beberkan Kelalaian Kontraktor dan PPK

    Trending Tags

    • Sosok
      Kisah Kades Naunu, Romao Soares Menjaga Kepercayaan Masyarakat

      Kisah Kades Naunu, Romao Soares Menjaga Kepercayaan Masyarakat

      Hari Raya Pentakosta bersama Oma Taroci Niab di Desa Fatumetan yang “Terabaikan” oleh Pemerintah

      Hari Raya Pentakosta bersama Oma Taroci Niab di Desa Fatumetan yang “Terabaikan” oleh Pemerintah

      Blusukan Ala Kepala Desa Manusak, Arthur Ximenes

      Desa Manusak, Pantulan, Fatukanutu, Pakubaun, Tunfeu, dan Batuinan Diakui BPKP Perwakilan NTT Sebagai Desa Percontohan Pengelolaan Keuangan dan Pembangunan Desa

      Menghidupkan Asa Kisah Inspiratif Thobias Uly, Wakil Bupati Sabu Raijua

      Menghidupkan Asa Kisah Inspiratif Thobias Uly, Wakil Bupati Sabu Raijua

      Demas Koris Nubatonis Sosok Inspiratif Membangun Desa Oenuntono

      Demas Koris Nubatonis Sosok Inspiratif Membangun Desa Oenuntono

      Mateldius Soleman Jilis Sanam, S.T., Siap Mengambil Tantangan yang Lebih Besar dengan Mencalonkan Diri sebagai Sekretaris Daerah Kabupaten Kupang

      Mateldius Soleman Jilis Sanam, S.T., Siap Mengambil Tantangan yang Lebih Besar dengan Mencalonkan Diri sebagai Sekretaris Daerah Kabupaten Kupang

      Trending Tags

      • Nintendo Switch
      • CES 2017
      • Playstation 4 Pro
      • Mark Zuckerberg
    • Advertorial
      Suzuki Mobil Kupang Manjakan Konsumen Loyal Lewat Showroom Event Spesial

      Suzuki Mobil Kupang Manjakan Konsumen Loyal Lewat Showroom Event Spesial

      Suzuki Mobil Kupang Manjakan Konsumen Loyal Lewat Showroom Event Spesial

      Suzuki Mobil Kupang Manjakan Konsumen Loyal Lewat Showroom Event Spesial

      Ditinjau Langsung Mensos, Gubernur, dan Bupati Kupang, Pembangunan SR Capai 75%, Hadiah Presiden Prabowo

      Ditinjau Langsung Mensos, Gubernur, dan Bupati Kupang, Pembangunan SR Capai 75%, Hadiah Presiden Prabowo

      Mengaca pada Kaca Pecah KUD: Tantangan Pasar dan Uang Beredar di Balik Koperasi Desa Merah Putih, Catatan  Kritis Daniel  Hurek 

      Mengaca pada Kaca Pecah KUD: Tantangan Pasar dan Uang Beredar di Balik Koperasi Desa Merah Putih, Catatan  Kritis Daniel  Hurek 

      Meidelzed Amtiran, Ketua Peppsi NTT Dukung Sensus Sapi di Kabupaten Kupang: Jujur Data, Naik Kuota, Harga Peternak Selamat

      Meidelzed Amtiran, Ketua Peppsi NTT Dukung Sensus Sapi di Kabupaten Kupang: Jujur Data, Naik Kuota, Harga Peternak Selamat

      Kejujuran Data Selamatkan Peternak

      Kejujuran Data Selamatkan Peternak

    • Editorial
    • Opini
    • Rohani
    • E-MagazineBaru
    • Video
    • Foto
    No Result
    View All Result
    Majalah Suara Harapan
    • Home
    • NewsHot!
      ​Video Sidak Bupati Kupang, Pegawai Dinas PUPR Kedapatan Miras, Merokok, dan Putar Musik Keras di Kantor, Kadis PUPR Bungkam, Sekda Angkat Bicara​

      ​Video Sidak Bupati Kupang, Pegawai Dinas PUPR Kedapatan Miras, Merokok, dan Putar Musik Keras di Kantor, Kadis PUPR Bungkam, Sekda Angkat Bicara​

      ​DPC PKB Kabupaten Kupang Siap Sukseskan Muscab Serentak 21 April mendatang

      Yakobus Klau Ucapkan Selamat ke Abi Yerusa Sobeukum: Tongkat Estafet DPC PKB Kupang Resmi Berganti

      BGN-Kemenkes Sepakat: MBG Fokus ke Ibu Hamil, Menyusui & Balita, Dapur Baru Dimoratorium

      BGN-Kemenkes Sepakat: MBG Fokus ke Ibu Hamil, Menyusui & Balita, Dapur Baru Dimoratorium

      ​Kasus Puskesmas Oesao: JPU Tuntut Penyedia Jasa 2,5 Tahun dan PPK 2 Tahun Penjara

      ​Kasus Puskesmas Oesao: JPU Tuntut Penyedia Jasa 2,5 Tahun dan PPK 2 Tahun Penjara

      Harga Pertamax Resmi Naik Jadi Rp16.250 per Liter

      Harga Pertamax Resmi Naik Jadi Rp16.250 per Liter

      ​Kerusakan Struktur Puskesmas Oesao Terungkap di Sidang Tuntutan, JPU Beberkan Kelalaian Kontraktor dan PPK

      ​Kerusakan Struktur Puskesmas Oesao Terungkap di Sidang Tuntutan, JPU Beberkan Kelalaian Kontraktor dan PPK

      Trending Tags

      • Sosok
        Kisah Kades Naunu, Romao Soares Menjaga Kepercayaan Masyarakat

        Kisah Kades Naunu, Romao Soares Menjaga Kepercayaan Masyarakat

        Hari Raya Pentakosta bersama Oma Taroci Niab di Desa Fatumetan yang “Terabaikan” oleh Pemerintah

        Hari Raya Pentakosta bersama Oma Taroci Niab di Desa Fatumetan yang “Terabaikan” oleh Pemerintah

        Blusukan Ala Kepala Desa Manusak, Arthur Ximenes

        Desa Manusak, Pantulan, Fatukanutu, Pakubaun, Tunfeu, dan Batuinan Diakui BPKP Perwakilan NTT Sebagai Desa Percontohan Pengelolaan Keuangan dan Pembangunan Desa

        Menghidupkan Asa Kisah Inspiratif Thobias Uly, Wakil Bupati Sabu Raijua

        Menghidupkan Asa Kisah Inspiratif Thobias Uly, Wakil Bupati Sabu Raijua

        Demas Koris Nubatonis Sosok Inspiratif Membangun Desa Oenuntono

        Demas Koris Nubatonis Sosok Inspiratif Membangun Desa Oenuntono

        Mateldius Soleman Jilis Sanam, S.T., Siap Mengambil Tantangan yang Lebih Besar dengan Mencalonkan Diri sebagai Sekretaris Daerah Kabupaten Kupang

        Mateldius Soleman Jilis Sanam, S.T., Siap Mengambil Tantangan yang Lebih Besar dengan Mencalonkan Diri sebagai Sekretaris Daerah Kabupaten Kupang

        Trending Tags

        • Nintendo Switch
        • CES 2017
        • Playstation 4 Pro
        • Mark Zuckerberg
      • Advertorial
        Suzuki Mobil Kupang Manjakan Konsumen Loyal Lewat Showroom Event Spesial

        Suzuki Mobil Kupang Manjakan Konsumen Loyal Lewat Showroom Event Spesial

        Suzuki Mobil Kupang Manjakan Konsumen Loyal Lewat Showroom Event Spesial

        Suzuki Mobil Kupang Manjakan Konsumen Loyal Lewat Showroom Event Spesial

        Ditinjau Langsung Mensos, Gubernur, dan Bupati Kupang, Pembangunan SR Capai 75%, Hadiah Presiden Prabowo

        Ditinjau Langsung Mensos, Gubernur, dan Bupati Kupang, Pembangunan SR Capai 75%, Hadiah Presiden Prabowo

        Mengaca pada Kaca Pecah KUD: Tantangan Pasar dan Uang Beredar di Balik Koperasi Desa Merah Putih, Catatan  Kritis Daniel  Hurek 

        Mengaca pada Kaca Pecah KUD: Tantangan Pasar dan Uang Beredar di Balik Koperasi Desa Merah Putih, Catatan  Kritis Daniel  Hurek 

        Meidelzed Amtiran, Ketua Peppsi NTT Dukung Sensus Sapi di Kabupaten Kupang: Jujur Data, Naik Kuota, Harga Peternak Selamat

        Meidelzed Amtiran, Ketua Peppsi NTT Dukung Sensus Sapi di Kabupaten Kupang: Jujur Data, Naik Kuota, Harga Peternak Selamat

        Kejujuran Data Selamatkan Peternak

        Kejujuran Data Selamatkan Peternak

      • Editorial
      • Opini
      • Rohani
      • E-MagazineBaru
      • Video
      • Foto
      No Result
      View All Result
      Majalah Suara Harapan
      No Result
      View All Result
      Home Inspiratif

      Intoleransi & Hubungan Antaragama di Indonesia: “Speechless!”

      by Suara Harapan
      8 bulan ago
      in Inspiratif
      A A
      Intoleransi & Hubungan Antaragama di Indonesia: “Speechless!”
      117
      VIEWS
      Bagikan ke FacebookBagikan ke WA

      Intoleransi & Hubungan Antaragama di Indonesia: “Speechless!”

      BacaJuga

      ​Nyong (Ama) Sabu Meminang Nona (Te’o) Rote: Saat Pundak Kakak Tertua Berdiri Paling Tegak

      ​Redam Dinamika, Daniel Taimenas: Rita Saduk dan Okto La’a Sudah Berdamai | Rita Saduk: Beliau Adalah Saudara Saya | ​Okto La’a: Kami sama-sama Berniat Membesarkan Partai Golkar

      Kerinduan Warga Desa Bokong, Stevano Diminta Letak Batu Pertama di SD GMIT Bokong dan Perjuangkan Guru Honorer

      Albertus M. Patty

      Majalah Suara Harapan – Dalam beberapa bulan terakhir ini terjadi lagi dan lagi kasus intoleransi atas nama agama di Indonesia. Praktek intoleransi ini kebanyakan terjadi di daerah Jawa Barat. Pernah terjadi di sebuah kota di Jawa Barat, sekelompok warga menghadang jemaat yang hendak beribadah. Teriakan ancaman serta makian bercampur dorongan dan praktek kekerasan berlangsung secara anarkis dan brutal. Bukannya menenangkan, aparat justru ikut mengompori. Sementara itu, anak-anak kecil memegang tangan orang tua mereka dengan wajah bingung. Di tengah kerumunan itu, seorang ibu muda memeluk anaknya erat, matanya berkaca-kaca, bibirnya bergetar, tetapi tidak keluar satu kata pun. Ia hanya diam.

      Diamnya itu bukan karena ia tidak punya pembelaan. Ia diam karena kata-kata tak akan mampu menahan gelombang massa, dan mungkin tak akan dimengerti. Itulah momen speechless yaitu momen ketika bahasa lumpuh di hadapan kenyataan yang terlalu besar dan terlalu pahit.

      Kesadaran Eksistensial
      Søren Kierkegaard, filsuf dan teolog Denmark abad ke-19, dalam Christian Discourses (1848) menyebut keadaan seperti ini sebagai fear and trembling, rasa takut dan gentar yang membuat kita terdiam. Namun, bagi Kierkegaard, speechless bukan sekadar bisu atau pasrah, tetapi kesadaran eksistensial: bahwa di hadapan realitas yang mengguncang, kita menyadari keterbatasan dan kerapuhan kita, dan dalam diam itu, nurani justru bisa bekerja.

      Hilangnya Momen Speechless
      Sayangnya, di ruang publik Indonesia, momen speechless seperti itu jarang terjadi terutama di tingkat elite, para pengambil keputusan politik dan agama. Saat kasus intoleransi atau kekerasan antaragama terjadi, yang muncul justru arus kata-kata yang deras: pembelaan diri dari aparat, justifikasi dari tokoh politik, framing media yang menyamarkan fakta. Banjir deras kata-kata sering lahir bukan dari keheningan batin, melainkan dari kalkulasi kepentingan dan dari riuhnya kebencian, meski tanpa alasan rasional.

      Kierkegaard mungkin akan berkata: kita kehilangan fear and trembling di hadapan martabat manusia. Kita tidak lagi membiarkan diri terhenti sejenak untuk menyadari bahwa di balik “mereka” dan “kita” ada kemiripan yang tak terhapuskan: sama-sama rapuh, sama-sama ingin hidup dengan damai, dan terutama sama-sama sebangsa dan setanah air.

      Speechless sebagai Tindakan Moral
      Dalam hubungan antaragama, speechless ala Kierkegaard adalah sikap moral. Diam bukan berarti membiarkan ketidakadilan, tetapi memberi ruang pada empati sebelum kata-kata itu keluar dari mulut kita. Diam yang aktif. Diam yang mengakui bahwa saya tidak memegang seluruh kebenaran.

      Bayangkan jika dalam setiap insiden intoleransi, para pemimpin politik dan agama mau menahan diri dari komentar tergesa-gesa, mau duduk sejenak, lalu dalam empati dan sikap compassion mendengarkan langsung cerita korban tanpa kamera dan mikrofon. Diam itu bisa mengubah nada kata-kata yang nantinya keluar: dari pembelaan kelompok menjadi ajakan tulus untuk bersama-sama memperbaiki keadaan demi kebaikan dan keadilan bersama.

      Politik, Agama, dan Kebisingan
      Di Indonesia, politik sering menjadikan agama sebagai bahan bakar. Tokoh agama kadang terjebak dalam retorika defensif demi menjaga pengaruh. Dalam suasana ini, speechless menjadi sulit, karena setiap orang merasa harus segera punya sikap. Bukan sikao yang “menenangkan” suasana, tetapi “memenangkan” kelompoknya di ranah opini publik.

      Kierkegaard mengingatkan, diam di hadapan Allah berarti mengakui keterbatasan diri. Diam di hadapan sesama berarti mengakui bahwa kita bisa salah menilai, bisa keliru memahami. Tanpa kesadaran ini, kata-kata hanya akan menjadi alat untuk mempertajam sekat, memperlebar perbedaan, dan makin memanaskan konflik yang ada.

      Belajar dari Keheningan
      Mungkin kita perlu belajar dari ibu muda yang diam di tengah kerumunan itu. Keheningannya bukan menyerah, melainkan menolak untuk terjebak dalam kebisingan yang tidak membangun. Ia speechless karena memilih mengamankan anaknya daripada memenangkan perdebatan.

      Jika kita mau mengambil jeda seperti itu dalam menanggapi isu antaragama, kita bisa:

      Menghindari reaksi impulsif yang memicu emosi massa.

      Memberi ruang bagi suara korban terdengar apa adanya.

      Memupuk rasa rendah hati untuk mencari jalan damai, bukan kemenangan sepihak.

      Diam yang Bermakna
      Indonesia tidak kekurangan kata-kata tentang toleransi. Yang kurang adalah keheningan yang mempersiapkan kata-kata itu agar lahir dari hati yang jernih dan penuh cinta, serta dari pikiran yang cerdas dan rasional. Kierkegaard mengajarkan bahwa speechless adalah pengakuan: saya terbatas, saya tidak sepenuhnya mengerti, dan justru karena itu saya harus berhati-hati berbicara.

      Dalam hubungan antaragama yang sering dipolitisasi, speechless bisa menjadi jalan menuju kata-kata yang memulihkan. Sebab hanya dari diam yang tulus dan dijiwai kerendahan hati, lahir ucapan yang menguatkan dan membangun damai.

      Tags: Kabupaten KupangYupiter Loinati
      Share47Send
      Previous Post

      RESMIKAN SALURAN IRIGASI SAWAH, BUPATI MINTA MASYARAKAT DESA OESENA GENCAR MENANAM TANAMAN PRODUKTIF

      Next Post

      Terungkap, Kuat Dugaan Perlambatan Pembahasan Kode Etik DPRD Kabupaten Kupang

      BeritaTerkait

      ​Nyong (Ama) Sabu Meminang Nona (Te’o) Rote: Saat Pundak Kakak Tertua Berdiri Paling Tegak
      Inspiratif

      ​Nyong (Ama) Sabu Meminang Nona (Te’o) Rote: Saat Pundak Kakak Tertua Berdiri Paling Tegak

      Juni 10, 2026
      150
      ​Redam Dinamika, Daniel Taimenas: Rita Saduk dan Okto La’a Sudah Berdamai | Rita Saduk: Beliau Adalah Saudara Saya | ​Okto La’a: Kami sama-sama Berniat Membesarkan Partai Golkar
      Inspiratif

      ​Redam Dinamika, Daniel Taimenas: Rita Saduk dan Okto La’a Sudah Berdamai | Rita Saduk: Beliau Adalah Saudara Saya | ​Okto La’a: Kami sama-sama Berniat Membesarkan Partai Golkar

      Juni 3, 2026
      183
      Kerinduan Warga Desa Bokong, Stevano Diminta Letak Batu Pertama di SD GMIT Bokong dan Perjuangkan Guru Honorer
      Inspiratif

      Kerinduan Warga Desa Bokong, Stevano Diminta Letak Batu Pertama di SD GMIT Bokong dan Perjuangkan Guru Honorer

      Juni 1, 2026
      130
      Next Post
      Terungkap, Kuat Dugaan Perlambatan Pembahasan Kode Etik DPRD Kabupaten Kupang

      Terungkap, Kuat Dugaan Perlambatan Pembahasan Kode Etik DPRD Kabupaten Kupang

      Stay Connected test

      • Trending
      • Comments
      • Latest
      Empat Bulan, Honorer di Kabupaten Kupang belum Mendapatkan Upah

      Empat Bulan, Honorer di Kabupaten Kupang belum Mendapatkan Upah

      April 12, 2025
      Beredar Nama Kandidat Bupati dan Wabup Kupang, Siapa Saja Mereka?

      Beredar Nama Kandidat Bupati dan Wabup Kupang, Siapa Saja Mereka?

      Maret 8, 2024
      Ini Dia 14 Nama Bakal Calon Bupati dan Wabup Kupang yang Melamar ke Partai Nasdem

      Ini Dia 14 Nama Bakal Calon Bupati dan Wabup Kupang yang Melamar ke Partai Nasdem

      Mei 10, 2024
      Angelus Nitti, Bintang Matematika Baru dari Amarasi, Kabupaten Kupang

      Angelus Nitti, Bintang Matematika Baru dari Amarasi, Kabupaten Kupang

      Juni 4, 2024
      APP: Umat KUB St. Ignatius Loyola Berbagi Kasih

      APP: Umat KUB St. Ignatius Loyola Berbagi Kasih

      0
      Temui Presiden Jokowi, Tokoh Masyarakat Adat Amfoang Minta Moratorium DOB Dicabut

      Temui Presiden Jokowi, Tokoh Masyarakat Adat Amfoang Minta Moratorium DOB Dicabut

      0
      Yakobus Klau dan Martinus Siki Siap Bawa Aspirasi Masyarakat

      Yakobus Klau dan Martinus Siki Siap Bawa Aspirasi Masyarakat

      0
      Bupati Kupang Beri Pesan dan Motivasi kepada Yupiter Loinati, Caleg Muda Kabupaten Kupang

      Bupati Kupang Beri Pesan dan Motivasi kepada Yupiter Loinati, Caleg Muda Kabupaten Kupang

      0
      ​Video Sidak Bupati Kupang, Pegawai Dinas PUPR Kedapatan Miras, Merokok, dan Putar Musik Keras di Kantor, Kadis PUPR Bungkam, Sekda Angkat Bicara​

      ​Video Sidak Bupati Kupang, Pegawai Dinas PUPR Kedapatan Miras, Merokok, dan Putar Musik Keras di Kantor, Kadis PUPR Bungkam, Sekda Angkat Bicara​

      Juni 13, 2026
      ​DPC PKB Kabupaten Kupang Siap Sukseskan Muscab Serentak 21 April mendatang

      Yakobus Klau Ucapkan Selamat ke Abi Yerusa Sobeukum: Tongkat Estafet DPC PKB Kupang Resmi Berganti

      Juni 11, 2026
      BGN-Kemenkes Sepakat: MBG Fokus ke Ibu Hamil, Menyusui & Balita, Dapur Baru Dimoratorium

      BGN-Kemenkes Sepakat: MBG Fokus ke Ibu Hamil, Menyusui & Balita, Dapur Baru Dimoratorium

      Juni 11, 2026
      ​Kasus Puskesmas Oesao: JPU Tuntut Penyedia Jasa 2,5 Tahun dan PPK 2 Tahun Penjara

      ​Kasus Puskesmas Oesao: JPU Tuntut Penyedia Jasa 2,5 Tahun dan PPK 2 Tahun Penjara

      Juni 10, 2026

      Recent News

      ​Video Sidak Bupati Kupang, Pegawai Dinas PUPR Kedapatan Miras, Merokok, dan Putar Musik Keras di Kantor, Kadis PUPR Bungkam, Sekda Angkat Bicara​

      ​Video Sidak Bupati Kupang, Pegawai Dinas PUPR Kedapatan Miras, Merokok, dan Putar Musik Keras di Kantor, Kadis PUPR Bungkam, Sekda Angkat Bicara​

      Juni 13, 2026
      699
      ​DPC PKB Kabupaten Kupang Siap Sukseskan Muscab Serentak 21 April mendatang

      Yakobus Klau Ucapkan Selamat ke Abi Yerusa Sobeukum: Tongkat Estafet DPC PKB Kupang Resmi Berganti

      Juni 11, 2026
      325
      BGN-Kemenkes Sepakat: MBG Fokus ke Ibu Hamil, Menyusui & Balita, Dapur Baru Dimoratorium

      BGN-Kemenkes Sepakat: MBG Fokus ke Ibu Hamil, Menyusui & Balita, Dapur Baru Dimoratorium

      Juni 11, 2026
      136
      ​Kasus Puskesmas Oesao: JPU Tuntut Penyedia Jasa 2,5 Tahun dan PPK 2 Tahun Penjara

      ​Kasus Puskesmas Oesao: JPU Tuntut Penyedia Jasa 2,5 Tahun dan PPK 2 Tahun Penjara

      Juni 10, 2026
      141
      • Home
      • About
      • Pedoman Media Siber
      • Redaksi

      © 2023 Suara Harapan Group - Diterbitkan oleh PT. Suara Harapan Group Nomor: AHU-031021.AH.01.30. Tahun 2024.

      No Result
      View All Result
      • Home
      • News
      • Sosok
      • Advertorial
      • Editorial
      • Opini
      • Rohani
      • E-Magazine
      • Video
      • Foto

      © 2023 Suara Harapan Group - Diterbitkan oleh PT. Suara Harapan Group Nomor: AHU-031021.AH.01.30. Tahun 2024.

      Welcome Back!

      Login to your account below

      Forgotten Password?

      Retrieve your password

      Please enter your username or email address to reset your password.

      Log In