Majalah Suara Harapan – Sekretaris Daerah Kabupaten Kupang, Mateldius Sanam, menerima langsung kunjungan Menteri Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal RI, Yandri Susanto, Jumat 15 Mei 2025 lalu di Desa Lifuleo, Kecamatan Kupang Barat.
Kunjungan kerja ini difokuskan pada BUMDes Damai milik Pemerintah Desa Lifuleo. BUMDes ini dikenal sukses, berbadan hukum lengkap, dan mampu menghasilkan pendapatan berkelanjutan bagi desa melalui pengelolaan potensi lokal.
Mateldius Sanam menyebut kunjungan menteri sebagai kehormatan dan motivasi besar bagi masyarakat untuk terus membangun desa secara mandiri, produktif, dan berkelanjutan.
BUMDes Damai Lifuleo telah memaksimalkan potensi pariwisata Pantai Oelsina yang indah dan pemberdayaan rumput laut. Dua sektor ini punya nilai ekonomi dan peluang pasar yang sangat baik, jelas Mateldius.
Ia menegaskan, Pemerintah Kabupaten Kupang akan terus mendorong penguatan BUMDes di seluruh wilayah sebagai pilar ekonomi masyarakat. Kami percaya desa yang kuat akan melahirkan kabupaten yang maju. Dukungan penuh dari Pemerintah Pusat akan membuat hal itu makin nyata, katanya.
Menteri Yandri Susanto menekankan bahwa kemajuan daerah tidak bisa berjalan sendiri. Dibutuhkan kerja kolaboratif antara pemerintah desa, kabupaten, provinsi, hingga pusat.
Desa Lifuleo dan Kabupaten Kupang secara umum punya potensi besar untuk berkembang dan masyarakatnya sejahtera. Potensi ini akan didukung penuh Kementerian Desa untuk dikembangkan, ujar Yandri.
Ia mencontohkan Pantai Oelsina di Lifuleo. Jika dikembangkan secara kolaboratif, potensi wisata ini bisa berkembang maksimal dan memberi manfaat luas bagi masyarakat.
Dirjen Pengembangan Ekonomi dan Investasi Desa dan Daerah Tertinggal Tabrani, dua anggota DPRD Kabupaten Kupang Absalom Buy dan Rudi Rildy Amtiran, Kepala Dinas PMD Provinsi NTT dan Kabupaten Kupang, Camat Kupang Barat, Kepala Desa Lifuleo, kepala desa dan lurah tetangga, serta masyarakat setempat.*Sipers Prokopim

































