Majalah Suara Harapan – Pembangunan Koperasi Desa Merah Putih atau KDMP di Desa Noelbaki, Kabupaten Kupang, belum bisa terealisasi hingga pertengahan 2026. Kendala utamanya bukan administrasi, tapi ketersediaan lahan yang berada di depan jalan sesuai syarat dari pemerintah pusat.
Hal itu disampaikan Kepala Desa Noelbaki, Oktovianus Logo Buke, dalam wawancara Jumat, 29 Mei 2026.
Oktovianus mengatakan, seluruh administrasi untuk pembangunan KDMP di desanya sudah selesai. Badan pengurus koperasi juga sudah terbentuk.
Semua administrasi tentang pembangunan lagi kami sudah selesai, sudah siap semua. Anggota kelompok koperasi Merah Putih dan badan pengurus sudah terbentuk, ujar Oktovianus.
Namun saat mencari lokasi, Pemdes mentok. Syarat dari pusat mewajibkan bangunan KDMP berada di depan jalan. Sementara di Noelbaki, hampir semua lahan di pinggir jalan sudah jadi milik warga.
Yang menjadi kendala bagi kami di desa ini adalah ketika kita mencari lahan. Tidak ada lahan untuk membangun yang ditawarkan. Saya sudah berupaya bertemu keluarga dan masyarakat untuk mencari lahan, tapi memang sangat sulit kalau harus di depan jalan, jelasnya.
Karena kondisi itu, Oktovianus meminta pemerintah pusat mengevaluasi skema KDMP untuk desa-desa yang tidak punya lahan strategis.
Yang saya minta, dipikirkan kembali desain khususnya untuk desa-desa seperti Noelbaki yang tidak memiliki lahan. Kira-kira solusi apa dari pemerintah pusat untuk kami? katanya.
Ia mencontohkan, Balai Desa sebenarnya bisa difungsikan. Tapi bentuk dan spesifikasinya tidak sama dengan gambar yang diharapkan pusat, sehingga jadi kendala.
Kalau memang kita tidak mempunyai lahan, dibuat skema atau aturan lain sehingga benar-benar koperasi ini ada di desa, tegasnya.
Oktovianus juga menyoroti dampak keterlambatan ini ke anggaran desa. Karena KDMP belum dibangun, alokasi dana yang diterima desa hanya sebagian.
Ia berharap pusat melihat kondisi riil di lapangan. Jangan samakan semua desa. Kalau syarat lahan tidak bisa dipenuhi, harus ada aturan turunan yang fleksibel supaya koperasi tetap bisa berjalan dan manfaatnya dirasakan warga.


































