Majalah Suara Harapan – Jumat siang di Kota Seba, 29 Mei 2026. Aula GBI Seba mendadak berubah menjadi lautan merah.
Ratusan kader dengan seragam kebanggaan PDI Perjuangan memadati ruangan. Ada ketegangan yang khidmat, namun juga ada binar optimisme di mata para pengurus Pimpinan Anak Cabang (PAC) se-Kabupaten Sabu Raijua yang bersiap mengambil sumpah janji jabatan.
Bagi partai berlambang Moncong Putih di kabupaten kepulauan ini, momentum Musyawarah Anak Cabang (Musancab) dan pelantikan serentak tersebut adalah babak baru penegasan soliditas garis perjuangan hingga ke akar rumput.
Ketika Ketua DPD PDI Perjuangan NTT, Yunus Takandewa, melangkah maju untuk membuka acara, tepuk tangan riuh membahana.
Kehadirannya seolah menyuntikkan energi segar bagi seluruh kader yang hadir. Pelantikan ini menjadi tonggak sejarah baru; struktur partai di tingkat kecamatan kini resmi berdiri kokoh secara paripurna, siap menghadapi konstelasi dan agenda politik ke depan.
Di deretan kursi kehormatan, tampak hadir Sekretaris DPD NTT Patrianus Laliwolo, Bendahara DPD NTT yang juga Anggota DPR RI Stevano R. Adranacus, serta Nelson Matara. Tak ketinggalan, Wakil Sekretaris DPD Melsy Juliana Bunga dan Wakil Bendahara DPD Megarisa turut mengawal jalannya prosesi. Kehadiran Wakil Ketua DPD NTT, Krisman Riwu Kore yang juga menjabat sebagai Bupati Sabu Raijua semakin menegaskan posisi strategis wilayah ini.
Dari lini daerah, nakhoda DPC PDI Perjuangan Sabu Raijua tampil solid dipimpin sang Ketua Paul Tuka, didampingi Sekretaris Intho Djami beserta Bendahara dan seluruh jajaran pengurus kabupaten.
Dalam orasi politiknya yang membakar semangat, Yunus Takandewa mengingatkan kembali esensi mendasar menjadi seorang kader PDI Perjuangan. Ia menegaskan bahwa atribut merah yang melekat di tubuh bukan sekadar simbol gagah-gagahan, melainkan sebuah tanggung jawab moral.
Soliditas, disiplin, dan pengabdian total kepada rakyat adalah harga mati. DNA partai ini adalah Pancasila dan semangat gotong royong, tegas Yunus di hadapan ratusan pasang mata yang menyimak dengan saksama.*PDI Perjuangan NTT


































