Majalah Suara Harapan – Sebagai wujud pelaksanaan Tri Dharma Perguruan Tinggi, Poltekkes Kemenkes Kupang Jurusan Kesehatan Gigi melaksanakan kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat melalui Pelatihan Duta Cilik Kesehatan Gigi dan Mulut di SD Negeri 2 Baumata Timur pada 12 Juni 2026 dan SD GMIT Baumata pada 13 Juni 2026. Kegiatan ini melibatkan dosen, tenaga PLP dan mahasiswa sebagai upaya meningkatkan pengetahuan serta keterampilan siswa sekolah dasar dalam menjaga kesehatan gigi dan mulut sejak dini.
Pelatihan diawali dengan pre-test untuk mengetahui tingkat pengetahuan awal siswa mengenai kesehatan gigi dan mulut. Selanjutnya, tim yang terdiri dari Mery Novaria Pay, S.Kp.G.,M.DSc., Melkisedek O. Nubatonis, SKM.,M.DSc dan Fitri Idayani Ramli, S.Tr.Kes., bersama mahasiswa memberikan materi tentang anatomi dan pertumbuhan gigi, nutrisi yang mendukung kesehatan gigi, plak gigi, karies gigi, gingivitis, cara menyikat gigi yang baik dan benar, serta pemeriksaan sederhana kesehatan gigi dan mulut.
Untuk memperkuat pemahaman peserta, kegiatan dilanjutkan dengan praktik pemeriksaan rongga mulut secara berpasangan. Siswa dibimbing mengamati kondisi rongga mulut teman sebayanya untuk mengenali adanya plak gigi, karang gigi (kalkulus), gingivitis, dan karies gigi. Setelah seluruh materi dan praktik selesai, peserta mengikuti post-test untuk mengukur peningkatan pengetahuan yang diperoleh selama pelatihan.
Anak-anak merupakan aset berharga bangsa dan calon pemimpin masa depan. Senyum sehat yang mereka miliki bukan hanya mencerminkan kesehatan fisik, tetapi juga menjadi simbol kebahagiaan, kepercayaan diri, dan kualitas hidup yang lebih baik. Oleh karena itu, menanamkan kesadaran menjaga kesehatan gigi dan mulut sejak usia dini merupakan investasi penting dalam membentuk generasi yang sehat, cerdas, dan produktif.
Melalui program Duta Cilik Kesehatan Gigi dan Mulut, siswa didorong menjadi agen perubahan yang mampu menerapkan sekaligus menyebarluaskan perilaku hidup sehat di lingkungan sekolah, keluarga, dan masyarakat. Dengan metode pembelajaran yang interaktif dan menyenangkan, peserta tidak hanya memperoleh pengetahuan, tetapi juga keterampilan serta keberanian untuk menyampaikan pesan-pesan kesehatan kepada teman sebaya.
Kegiatan ini bertujuan meningkatkan pengetahuan siswa tentang kesehatan gigi dan mulut, menumbuhkan sikap peduli terhadap kesehatan diri dan lingkungan, serta membentuk siswa sebagai teladan dalam penerapan perilaku hidup sehat. Selain itu, pelatihan juga membantu mengembangkan rasa percaya diri dan kemampuan komunikasi anak sejak usia sekolah dasar.
Suasana pelatihan berlangsung meriah dan penuh antusiasme. Para peserta aktif mengikuti setiap sesi, mengajukan pertanyaan, berdiskusi, serta mempraktikkan cara menyikat gigi yang benar. Tingginya partisipasi siswa menunjukkan bahwa pendidikan kesehatan yang dikemas secara menarik mampu meningkatkan motivasi belajar sekaligus kesadaran akan pentingnya menjaga kesehatan gigi dan mulut.
Lebih dari sekadar kegiatan edukasi, pelatihan ini menanamkan nilai kepedulian dan tanggung jawab kepada anak-anak untuk menjadi pelopor perubahan di lingkungan sekitarnya. Ketika seorang anak memahami pentingnya menjaga kesehatan gigi dan mulut, ia dapat mengajak teman, saudara, dan anggota keluarga untuk menerapkan kebiasaan hidup sehat. Dari langkah-langkah kecil tersebut akan lahir perubahan besar yang berdampak positif bagi masyarakat.
Melalui pelatihan ini, para peserta diharapkan mampu menjadi Duta Cilik Kesehatan Gigi dan Mulut yang berperan sebagai pelopor senyum sehat di lingkungan sekolah, keluarga, dan masyarakat. Kegiatan ini juga menjadi wujud nyata komitmen Poltekkes Kemenkes Kupang Jurusan Kesehatan Gigi dalam mendukung upaya promotif dan preventif untuk meningkatkan derajat kesehatan gigi dan mulut masyarakat, khususnya pada anak usia sekolah dasar.
Setiap senyum sehat yang terukir di wajah anak-anak hari ini adalah harapan bagi masa depan bangsa. Dari sekolah-sekolah di Baumata, lahir duta-duta kecil yang membawa pesan kesehatan, menyebarkan semangat hidup sehat, dan menginspirasi lingkungan sekitarnya untuk terus menjaga senyum yang sehat dan bahagia. Mereka adalah Inspiring Future Generation yang akan turut mewujudkan Indonesia yang lebih sehat dan lebih kuat di masa depan.
“Every healthy smile we nurture today is a bright step toward a healthier, happier, and more inspiring future.”


































