Majalah Suara Harapan – Jarum jam menunjukkan pukul 16.00 WITA ketika ratusan warga Dusun 1, Desa Kuimasi, Kecamatan Fatuleu, Kabupaten Kupang, berkumpul.
Sabtu sore itu (11/7/2026), suasana di Dusun 1 Kuimasi menjadi hidup atas kehadiran Arnolus Mooy, Anggota DPRD Kabupaten Kupang dari Fraksi PKB, Daerah Pemilihan (Dapil) 2.
Kepala Desa Kuimasi, Maksen Lifu mencatat, ini adalah kali ketiga Arnolus Mooy datang langsung ke desa mereka. Kedatangannya konsisten untuk mendengar, memastikan kebutuhan warga terpenuhi, dan membawa solusi konkret bagi pergumulan hidup masyarakat petani setempat.
Di tengah kenyataan efisiensi, Mooy tidak datang dengan tangan kosong atau sekadar janji manis. Memahami betul bahwa air adalah urat nadi pertanian di Kuimasi, ia membawa satu unit motor air (mesin pompa) lengkap dengan pipa instalasinya.
Menariknya, bantuan penunjang hajat hidup orang banyak ini tidak bersumber dari APBD, melainkan murni menggunakan uang pribadi Arnolus Mooy.
Saya maksimalkan apa yang ada pada saya untuk membantu kebutuhan petani di tempat ini. Bantuan ini diberikan secara gratis demi kesejahteraan kita bersama, ujar Mooy di hadapan ratusan pasang mata yang memandangnya penuh harap.
Bantuan satu unit motor air ini dihadirkan untuk memangkas beban biaya dan tenaga yang selama ini menghimpit para petani. Namun, Mooy juga menitipkan pesan mendalam. Ia meminta agar fasilitas ini dijaga, dirawat, dan dipelihara dengan baik agar dapat memberikan manfaat dalam jangka panjang.
Bagi Mooy, turun ke masyarakat bukan sekadar membagikan barang. Lebih dari itu, ia ingin membangun arah pikiran dan menyamakan persepsi dengan warga tentang bagaimana memajukan Desa Kuimasi ke depan.
Mooy menegaskan bahwa jika bantuan ini dikelola dan dimanfaatkan dengan baik oleh masyarakat, ia berkomitmen untuk menjadikan Kuimasi sebagai Desa Binaan. Langkah ini disiapkan sebagai strategi jangka panjang untuk menjawab berbagai kebutuhan sektor pertanian secara berkelanjutan di wilayah tersebut.































