Majalah Suara Harapan — Minggu siang (12/7/2026), sebuah mobil Toyota Rush perlahan meniti jalanan menuju Desa Naunu, Kecamatan Fatuleu, Kabupaten Kupang, NTT.
Tepat pukul 15.00 WITA, kendaraan itu berhenti, menurunkan sesosok figur yang sudah tak asing lagi bagi masyarakat setempat: Arnolus Mooy.
Sebagai Ketua Fraksi PKB DPRD Kabupaten Kupang, pria yang mengawali kariernya sebagai guru ini seolah tidak kenal lelah.
Dua periode duduk di gedung kerucut DPRD Kabupaten Kupang tidak membuatnya berjarak dengan akar rumput.
Bagi Arnolus, menyerap aspirasi bukanlah agenda formalitas, melainkan sebuah panggilan untuk turun langsung menatap muka
Arnolus membuka ruang diskusi santai namun bermakna. Tidak ada sekat, tidak ada formalitas yang kaku. Agenda utamanya satu: mendengar langsung keluhan dan harapan para pemuda desa.
Ketua RT 14 Desa Naunu, Bapak Selan, menyampaikan rasa terima kasih yang mendalam atas kesediaan Arnolus menginjakkan kaki di wilayah mereka.
Kehadiran Pak Mooy di sini selalu membawa arti. Baik dalam suasana sukacita maupun dukacita, beliau selalu ada untuk kita yang berada di wilayah Naunu, ungkap Selan.
Diskusi pun mengalir. Menjelang perayaan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia pada Agustus mendatang, energi kepemudaan di Desa Naunu mulai berjalan.
Mewakili suara rekan-rekannya, Dedi Ullu, pemuda setempat, menyampaikan sebuah permohonan. Mereka meminta kontribusi nyata untuk menunjang kegiatan olahraga.
”Kami minta dukungan berupa bola voli, net, dan satu lusin kostum tim, Pak. Ini untuk persiapan pertandingan bulan Agustus nanti dalam rangka menyongsong HUT RI,” ujar Dedi penuh harap.
Mendengar hal itu, Arnolus Mooy tersenyum mencatat dan langsung menjawab kebutuhan pemuda. Bagi Arnolus, Wilayah ini telah ia tetapkan sebagai basis utama perhatian perjuangannya di kursi PDRD.
Ia berkomitmen untuk terus menyuarakan kebutuhan warga Naunu agar mendapatkan porsi perhatian yang layak dari pemerintah daerah Kabupaten Kupang.


































