Majalah Suara Harapan– Anggota Komisi IV DPR RI Fraksi PKB, Usman Husin, kembali turun langsung menyerap aspirasi masyarakat pesisir. Ia mengunjungi Kelompok Nelayan Kalvari Nunhila, RT 9 RW 3, Kelurahan Nunhila, Kota Kupang dan menyerahkan 4 unit mesin katinting merek Honda, Rabu (16/7/2026).
Bagi Usman, kehadirannya bukan sekadar agenda reses, tetapi untuk memastikan aspirasi nelayan didengar dan bantuan pemerintah sampai ke tangan yang membutuhkan.
“Saya ingin bantuan ini tepat sasaran. Jangan lihat nilainya, memang belum semua tersentuh, tetapi saya yakin secara bertahap semua kelompok akan mendapat perhatian. Yang penting kelompoknya lengkap dan mengikuti prosedur” ujar Usman.
Di hadapan penyuluh perikanan, tokoh masyarakat, pengurus RT/RW dan nelayan, Usman menegaskan sektor perikanan adalah fokusnya di Komisi IV DPR RI yang membidangi pertanian, perikanan, kelautan, pupuk dan ketahanan pangan.
Ia meminta kelompok nelayan segera melengkapi administrasi dan legalitas agar mudah diusulkan dalam program bantuan aspirasi tahun anggaran berikutnya.
“Siapkan dokumennya dari sekarang. Kalau kelompoknya sudah memenuhi syarat, saya akan perjuangkan bantuan sesuai kebutuhan. Yang penting tepat sasaran” katanya.
Usman juga mengingatkan agar bantuan tidak diperjualbelikan. Ia memilih menyerahkan langsung agar bantuan benar-benar dimanfaatkan.
“Saya sengaja turun langsung menyerahkan bantuan supaya tidak ada praktik jual beli. Yang saya titipkan, jangan dijual. Gunakan untuk meningkatkan usaha dan kesejahteraan keluarga,” tegasnya.
Selain mesin katinting, Usman menyiapkan program lanjutan berupa bantuan box ikan/cool box dan mesin tempel. Ia menyebut ada 7 kelompok nelayan di Nunhila yang akan diperjuangkan secara bertahap.
“Tahun depan saya ingin semua tujuh kelompok ini bisa mendapatkan bantuan. Kebutuhannya sekitar 70 box ikan dan akan saya perjuangkan,” ujarnya.
Ia juga menyoroti penyaluran kartu Ekosuka yang harus diberikan kepada nelayan aktif.
“Ekosuka harus diterima nelayan yang benar-benar melaut. Jangan sampai orang yang bukan nelayan mendapat akses, sementara nelayan yang bekerja setiap hari justru tidak mendapatkannya” katanya.
Usman turut mendorong lahirnya kelompok nelayan muda sebagai upaya regenerasi. Ia juga siap memperjuangkan bantuan untuk usaha perikanan air tawar dan usaha produktif lainnya melalui jalur aspirasi.
Koordinator Kelompok Nelayan Nunhila, Aten dan Jois, mengapresiasi perhatian Usman Husin.
“Bantuan ini sangat berarti bagi kami dan memberikan semangat agar kelompok nelayan semakin berkembang” ujar Aten.
Ketua LPM Kelurahan Nunhila, Mateus Lasa, menyebut kehadiran Usman adalah bukti nyata kepedulian kepada masyarakat pesisir.
Menutup pertemuan, Usman meminta doa agar diberi kesehatan untuk terus mengabdi dan memperjuangkan kebutuhan nelayan, petani, dan masyarakat kecil di NTT.


































