Majalah Suara Harapan – Bagi sebagian besar anak muda di Nusa Tenggara Timur (NTT), impian mengenakan almamater dan merengkuh gelar sarjana sering kali harus membentur tembok tebal bernama keterbatasan ekonomi.
Cita-cita setinggi langit kerap kali terancam layu sebelum berkembang lantaran orang tua tak sanggup memikul beratnya biaya kuliah.
Namun, malam itu suasana di Rumah Aspirasi Usman Husin di Kupang terasa berbeda. Isak tangis haru, pelukan hangat, serta doa menjadi satu. Sebanyak 71 anak dari berbagai sudut NTT berkumpul bersama orang tua mereka.
Mereka tidak lagi meratapi nasib, melainkan bersiap melangkah menggapai masa depan baru melalui beasiswa kuliah penuh di Surabaya yang diperjuangkan oleh Anggota DPR RI Komisi IV Fraksi PKB Dapil NTT II, Usman Husin.
Para penerima beasiswa ini membawa latar belakang yang beragam, namun diikat oleh impian yang sama. Mereka berasal dari beberapa daerah di NTT:
Kabupaten Sumba: 44 orang
Kabupaten Kupang: 13 orang
Kabupaten Rote Ndao: 7 orang
Kabupaten Timor Tengah Selatan (TTS): 7 orang
Elza Manuain, penerima beasiswa mengaku sempat dirundung kecemasan mendalam akan masa depannya.
Sebelumnya memang khawatir tidak bisa melanjutkan kuliah karena orang tua tidak mampu. Saya mau menyampaikan banyak terima kasih kepada Bapak Usman atas bantuan yang diberikan. Semoga kami bisa menyelesaikan kuliah tepat waktu dan membahagiakan orang tua, tutur Elza dengan mata berkaca-kaca.
Rasa syukur mendalam juga dirasakan oleh orang tua. Jeni Rosiana Sapitu, seorang ibu asal Desa Pakubaun, Kabupaten Kupang, tak bisa menyembunyikan rasa harunya saat merelakan sang putri berangkat menempuh pendidikan D3 Kebidanan. Bagi Jeni, beasiswa ini bukan sekadar bantuan finansial, melainkan secercah cahaya di tengah kepasrahan.
Harapan kami semoga beasiswa ini bisa mendampingi anak kami sampai selesai kuliah. Kami berdoa supaya mereka berhasil dan sukses. Terima kasih untuk semua yang sudah mengurus, terutama Bapak Usman Husin, ucap Jeni penuh doa.
Yorim Boimau, menjelaskan bahwa program ini telah berjalan sejak tahun lalu dan terus dilanjutkan karena rekam jejak keberhasilan alumni penerimanya.
Testimoni dari anak-anak yang mendapatkan beasiswa tahun lalu sangat bagus. Mereka bisa melanjutkan pendidikan dan menjalani kuliah dengan baik, jelas Yorim.


































