Majalah Suara Harapan – Suasana hangat dan penuh kekeluargaan mewarnai Sekretariat Pimpinan Legiun Veteran Republik Indonesia (LVRI) Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) di Jalan Frans Seda, Kota Baru, Kota Kupang, Selasa, (4/8/2026).
Ratusan warga yang terdiri dari lansia, janda, duda, serta anak yatim piatu memadati lokasi untuk menerima bantuan sosial dari Yayasan Mitra Peduli Bersama.
Kegiatan bakti sosial (baksos) ini diselenggarakan oleh Yayasan Mitha Peduli Bersama berkolaborasi dengan MADA LVRI NTT dalam rangka menyambut Hari Veteran Nasional (10 Agustus 2026) serta Hari Ulang Tahun ke-81 Republik Indonesia.
Ketua Umum Yayasan Mitha Peduli Bersama Dewan Pimpinan Pusat (DPP) NTT, I. Richo Sarmento, menegaskan bahwa aksi sosial ini lahir dari panggilan jiwa dan ikatan biologis para pengurus yayasan yang mayoritas merupakan anak dan keturunan dari para pejuang Veteran.
Hubungan kami dengan para Veteran adalah hubungan biologis dan kekeluargaan yang tidak dapat dihapus oleh keadaan ataupun dinamika organisasi apa pun. Kami mewarisi nilai-nilai perjuangan, cinta tanah air, serta tanggung jawab moral untuk menjaga kehormatan nama Veteran Republik Indonesia, ujar Richo.
Menanggapi berbagai pandangan yang berkembang di masyarakat terkait pelaksanaan kegiatan tersebut, Richo memberikan klarifikasi agar masyarakat dapat memahami perbedaan antara kewenangan administratif organisasi dan ikatan moral sebagai keturunan Veteran:
Status sebagai putra-putri Veteran bersifat melekat secara pertalian darah. Keturunan Veteran memiliki hak moral untuk terus mengabdi dan melestarikan nilai-nilai perjuangan, terlepas dari kepengurusan organisasi formal.
Yayasan menghormati sepenuhnya mekanisme AD/ART serta surat keputusan organisasi kepemudaan Veteran (seperti Pemuda Panca Marga/PPM) dan tidak berniat mengklaim kewenangan kepengurusan formal.
Tujuan aksi ini murni sebagai bentuk penghormatan atas jasa pahlawan, mempererat persaudaraan, dan meringankan beban sesama, bukan untuk mencari pengakuan atau memicu perpecahan.
Aksi kepedulian dari Yayasan Mitha Peduli Bersama ini bukanlah yang pertama kali digelar. Pada tahun-tahun sebelumnya, yayasan ini secara konsisten hadir memberikan perhatian nyata kepada keluarga Veteran dan masyarakat kurang mampu di NTT.
Semoga kegiatan positif ini menjadi amal pengabdian bagi bangsa dan negara, serta menjadi bentuk penghormatan yang layak atas jasa para pejuang kemerdekaan. Sekali pejuang tetap pejuang, Merdeka!, pungkas Richo.


































