Majalah Suara Harapan — Rombongan petani dan penyuluh pertanian dari Kabupaten Pesisir Selatan, Provinsi Sumatera Barat, melakukan kunjungan lapangan dan studi belajar ke Kabupaten Timor Tengah Utara (TTU), Nusa Tenggara Timur (NTT).
Kunjungan ini bertujuan untuk mempelajari penerapan teknologi pertanian berbasis Eko Enzim Model TTU sekaligus melihat secara langsung implementasi program Sawah Pokok Murah yang berhasil dikembangkan di wilayah tersebut.
Kegiatan studi banding tersebut berlangsung pada Rabu, 23 September 2026, bertempat di Jalan Toko Nunapa No. 1, RT 28 / RW 06, Kelurahan Maubeli, Kecamatan Kota Kefamenanu, Kabupaten Timor Tengah Utara.
Dalam pertemuan tersebut, para peserta dari Pesisir Selatan mendapatkan pemaparan materi serta diskusi interaktif terkait formulasi dan efisiensi pemanfaatan Eko Enzim untuk meningkatkan kesuburan tanah, menekan biaya produksi pupuk, serta menjaga keberlanjutan ekosistem pertanian.
Selain materi Eko Enzim, rombongan juga mengamati penerapan model Sawah Pokok Murah, sebuah pendekatan budi daya padi ramah biaya yang memanfaatkan input lokal secara optimal guna meningkatkan profitabilitas dan kemandirian petani.
Acara dilanjutkan dengan sesi pemaparan teknis, diskusi kelompok, serta pameran hasil pertanaman dan pembibitan di lokasi. Tampak para petani dan penyuluh antusias berdiskusi mengenai teknik pengolahan, aplikasi di lapangan, hingga hasil panen yang diperoleh.
Rangkaian kegiatan ditutup dengan sesi foto bersama antara rombongan tamu dari Kabupaten Pesisir Selatan dengan para pengelola, penyuluh, dan masyarakat lokal setempat di depan bangunan berarsitektur khas daerah.
Melalui kunjungan ini, diharapkan inovasi Eko Enzim dan konsep Sawah Pokok Murah khas TTU dapat diadopsi serta diterapkan secara efektif oleh para petani di Kabupaten Pesisir Selatan guna mendukung ketahanan pangan yang berkelanjutan dan berbasis biaya terjangkau.


































