Perayaan satu setengah dekade Partai NasDem di Nusa Tenggara Timur tidak sekadar dirayakan dengan kemeriahan seremoni, melainkan lewat denyut nadi kebudayaan, kesehatan, spiritualitas, and aksi kemanusiaan.
Majalah Suara Harapan – Taman Nostalgia, Kota Kupang, terasa berbeda pada peringatan hari ulang tahun (HUT) ke-15 Partai NasDem. Di tengah lanskap kota yang teduh, ribuan kader, simpatisan, dan warga melebur dalam satu gelombang kebersamaan. Perayaan ini menandai sebuah penanda waktu yang penting: lima belas tahun perjalanan Partai NasDem merawat semangat restorasi—sebuah ikhtiar politik yang mengedepankan perubahan cara pandang berbangsa melalui persatuan, kebersamaan, and pengabdian nyata.
Bagi Ketua Dewan Pembina DPP Partai NasDem, Viktor Bungtilu Laiskodat, usia lima belas tahun bukanlah titik henti, melainkan momentum refleksi mendalam. Dalam pandangannya, restorasi Indonesia tidak boleh hanya berhenti sebagai jargon di ruang-ruang sidang parlemen, melainkan harus turun ke akar rumput, menyatu dengan denyut kehidupan masyarakat.
”Lima belas tahun perjalanan NasDem adalah perjalanan merawat semangat restorasi melalui persatuan, kebersamaan, and pengabdian,” Tulis Viktor Laiskodat di akun Facebook.
Berkolaborasi dengan Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Partai NasDem NTT dan Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai NasDem Kota Kupang, perayaan HUT ke-15 ini dirancang keluar dari pakem perayaan politis konvensional. Alih-alih panggung pidato politik yang panjang, acara diterjemahkan ke dalam empat gerakan utama yang menyentuh dimensi kemanusiaan, sosial, dan kultural:
- NasDem Berdoa: Merupakan wujud merawat kebinekaan lewat doa bersama lintas agama. Di ruang publik, perbedaan keyakinan ditenun dalam harmoni doa untuk keselamatan dan kemajuan bangsa.
- NasDem Bugar: Ruang kebersamaan publik melalui kegiatan olahraga bersama, membangun kesadaran kolektif akan pentingnya kesehatan fisik masyarakat sebagai modal sosial pembangunan.
- NasDem Berbudaya: Sebuah parade pakaian adat yang menampilkan kekayaan ragam busana tradisional Nusantara dari berbagai etnis di NTT. Gerakan ini menegaskan komitmen merawat identitas kultural di tengah gempuran modernitas.
- NasDem Peduli: Aksi nyata kemanusiaan berupa donor darah yang melibatkan partisipasi aktif kader dan masyarakat luas, membuktikan bahwa politik hadir untuk memberi solusi atas kebutuhan dasar kemanusiaan.
Pendekatan kultural dan sosial yang dipilih NasDem NTT dan Kota Kupang ini mencerminkan karakter politik yang membumi. Di tengah dinamika politik nasional yang kerap diwarnai pragmatisme, apa yang disuarakan dari Kupang memberikan napas segar: bahwa kehadiran partai politik harus dirasakan manfaatnya secara langsung oleh rakyat.
Viktor Laiskodat menekankan agar semangat restorasi ini tidak pernah padam dan terus dihidupkan dalam setiap langkah keseharian para kader. Menjaga persaudaraan, merawat kebudayaan, serta menghadirkan manfaat nyata adalah harga mati yang tidak bisa ditawar.
“Meneguhkan Restorasi, Menguatkan Bakti. Terus bergerak, terus mengabdi, dan terus memberi arti.”
#NasDem #NasDemNTT #HUTNasDem15 #RestorasiIndonesia #ViktorBungtiluLaiskodat


































