• Home
  • About
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi
Jumat, Mei 1, 2026
  • Login
  • Home
  • NewsHot!
    May Day, Legislator PKB, Arnolus Mooy Menyambangi Redaksi Suara Harapan

    May Day, Legislator PKB, Arnolus Mooy Menyambangi Redaksi Suara Harapan

    Tim Kuasa Hukum Maclon Jony Nomseo: Tak Ada Bukti Kerugian Negara di Kasus Sumur Bor Oenuntono

    Jaksa Belum Siap, Sidang Tuntutan Kasus Oenuntono Ditunda Pekan Depan

    Menanti Palu Hakim, Detik-Detik Putusan Kasus Oenuntono

    Menanti Palu Hakim, Detik-Detik Putusan Kasus Oenuntono

    Dinas PUPR di Balik LKPJ Bupati 2025, Pansus Soroti Jalan Tani dan Pokir DPRD tak Berjalan 100%, Longsor Putus Akses RS Pratama Amfoang

    Dinas PUPR di Balik LKPJ Bupati 2025, Pansus Soroti Jalan Tani dan Pokir DPRD tak Berjalan 100%, Longsor Putus Akses RS Pratama Amfoang

    Tim Kuasa Hukum Maclon Jony Nomseo: Tak Ada Bukti Kerugian Negara di Kasus Sumur Bor Oenuntono

    Tim Kuasa Hukum Maclon Jony Nomseo: Tak Ada Bukti Kerugian Negara di Kasus Sumur Bor Oenuntono

    Viktor Bungtilu Laiskodat Membangun Peradaban Bernada Optimisme

    Viktor Bungtilu Laiskodat Membangun Peradaban Bernada Optimisme

    Trending Tags

    • Sosok
      Kisah Kades Naunu, Romao Soares Menjaga Kepercayaan Masyarakat

      Kisah Kades Naunu, Romao Soares Menjaga Kepercayaan Masyarakat

      Hari Raya Pentakosta bersama Oma Taroci Niab di Desa Fatumetan yang “Terabaikan” oleh Pemerintah

      Hari Raya Pentakosta bersama Oma Taroci Niab di Desa Fatumetan yang “Terabaikan” oleh Pemerintah

      Blusukan Ala Kepala Desa Manusak, Arthur Ximenes

      Desa Manusak, Pantulan, Fatukanutu, Pakubaun, Tunfeu, dan Batuinan Diakui BPKP Perwakilan NTT Sebagai Desa Percontohan Pengelolaan Keuangan dan Pembangunan Desa

      Menghidupkan Asa Kisah Inspiratif Thobias Uly, Wakil Bupati Sabu Raijua

      Menghidupkan Asa Kisah Inspiratif Thobias Uly, Wakil Bupati Sabu Raijua

      Demas Koris Nubatonis Sosok Inspiratif Membangun Desa Oenuntono

      Demas Koris Nubatonis Sosok Inspiratif Membangun Desa Oenuntono

      Mateldius Soleman Jilis Sanam, S.T., Siap Mengambil Tantangan yang Lebih Besar dengan Mencalonkan Diri sebagai Sekretaris Daerah Kabupaten Kupang

      Mateldius Soleman Jilis Sanam, S.T., Siap Mengambil Tantangan yang Lebih Besar dengan Mencalonkan Diri sebagai Sekretaris Daerah Kabupaten Kupang

      Trending Tags

      • Nintendo Switch
      • CES 2017
      • Playstation 4 Pro
      • Mark Zuckerberg
    • Advertorial
      ​Momentum Perayaan Nyepi, Idulfitri, dan Paskah 2026 Menjadi Spirit Usman Husin Berbagi

      ​Momentum Perayaan Nyepi, Idulfitri, dan Paskah 2026 Menjadi Spirit Usman Husin Berbagi

      Kontribusi Dr. Viktor Bungtilu Laiskodat, S.H., M.Si. Sepanjang 2025 di Kabupaten Kupang

      Kontribusi Dr. Viktor Bungtilu Laiskodat, S.H., M.Si. Sepanjang 2025 di Kabupaten Kupang

      Menakar Keberhasilan Lazarus M. Dillak dalam Mengatasi Stunting, Dari 75 Anak yang Mengalami Stunting, Saat ini Hanya Tersisa Satu Anak

      Menakar Keberhasilan Lazarus M. Dillak dalam Mengatasi Stunting, Dari 75 Anak yang Mengalami Stunting, Saat ini Hanya Tersisa Satu Anak

      Simpatisan Hadiri MUSPIMCAB Dapil Kupang II DPC PKB Kabupaten Kupang Tahun 2025: Yakobus Klau; Membangun Keterlibatan Pemuda dan Masyarakat

      Simpatisan Hadiri MUSPIMCAB Dapil Kupang II DPC PKB Kabupaten Kupang Tahun 2025: Yakobus Klau; Membangun Keterlibatan Pemuda dan Masyarakat

      Arnolus Mooy, Ketua Fraksi PKB, Menyampaikan Catatan Terhadap  Pemerintah Kabupaten Kupang di bawah Kepemimpinan Bupati Yosef Lede

      Arnolus Mooy, Ketua Fraksi PKB, Menyampaikan Catatan Terhadap Pemerintah Kabupaten Kupang di bawah Kepemimpinan Bupati Yosef Lede

      Flobamora Tak Gentar: Ketika Perempuan Jadi Arsitek Ketangguhan

      Flobamora Tak Gentar: Ketika Perempuan Jadi Arsitek Ketangguhan

    • Editorial
    • Opini
    • Rohani
    • E-MagazineBaru
    • Video
    • Foto
    No Result
    View All Result
    Majalah Suara Harapan
    • Home
    • NewsHot!
      May Day, Legislator PKB, Arnolus Mooy Menyambangi Redaksi Suara Harapan

      May Day, Legislator PKB, Arnolus Mooy Menyambangi Redaksi Suara Harapan

      Tim Kuasa Hukum Maclon Jony Nomseo: Tak Ada Bukti Kerugian Negara di Kasus Sumur Bor Oenuntono

      Jaksa Belum Siap, Sidang Tuntutan Kasus Oenuntono Ditunda Pekan Depan

      Menanti Palu Hakim, Detik-Detik Putusan Kasus Oenuntono

      Menanti Palu Hakim, Detik-Detik Putusan Kasus Oenuntono

      Dinas PUPR di Balik LKPJ Bupati 2025, Pansus Soroti Jalan Tani dan Pokir DPRD tak Berjalan 100%, Longsor Putus Akses RS Pratama Amfoang

      Dinas PUPR di Balik LKPJ Bupati 2025, Pansus Soroti Jalan Tani dan Pokir DPRD tak Berjalan 100%, Longsor Putus Akses RS Pratama Amfoang

      Tim Kuasa Hukum Maclon Jony Nomseo: Tak Ada Bukti Kerugian Negara di Kasus Sumur Bor Oenuntono

      Tim Kuasa Hukum Maclon Jony Nomseo: Tak Ada Bukti Kerugian Negara di Kasus Sumur Bor Oenuntono

      Viktor Bungtilu Laiskodat Membangun Peradaban Bernada Optimisme

      Viktor Bungtilu Laiskodat Membangun Peradaban Bernada Optimisme

      Trending Tags

      • Sosok
        Kisah Kades Naunu, Romao Soares Menjaga Kepercayaan Masyarakat

        Kisah Kades Naunu, Romao Soares Menjaga Kepercayaan Masyarakat

        Hari Raya Pentakosta bersama Oma Taroci Niab di Desa Fatumetan yang “Terabaikan” oleh Pemerintah

        Hari Raya Pentakosta bersama Oma Taroci Niab di Desa Fatumetan yang “Terabaikan” oleh Pemerintah

        Blusukan Ala Kepala Desa Manusak, Arthur Ximenes

        Desa Manusak, Pantulan, Fatukanutu, Pakubaun, Tunfeu, dan Batuinan Diakui BPKP Perwakilan NTT Sebagai Desa Percontohan Pengelolaan Keuangan dan Pembangunan Desa

        Menghidupkan Asa Kisah Inspiratif Thobias Uly, Wakil Bupati Sabu Raijua

        Menghidupkan Asa Kisah Inspiratif Thobias Uly, Wakil Bupati Sabu Raijua

        Demas Koris Nubatonis Sosok Inspiratif Membangun Desa Oenuntono

        Demas Koris Nubatonis Sosok Inspiratif Membangun Desa Oenuntono

        Mateldius Soleman Jilis Sanam, S.T., Siap Mengambil Tantangan yang Lebih Besar dengan Mencalonkan Diri sebagai Sekretaris Daerah Kabupaten Kupang

        Mateldius Soleman Jilis Sanam, S.T., Siap Mengambil Tantangan yang Lebih Besar dengan Mencalonkan Diri sebagai Sekretaris Daerah Kabupaten Kupang

        Trending Tags

        • Nintendo Switch
        • CES 2017
        • Playstation 4 Pro
        • Mark Zuckerberg
      • Advertorial
        ​Momentum Perayaan Nyepi, Idulfitri, dan Paskah 2026 Menjadi Spirit Usman Husin Berbagi

        ​Momentum Perayaan Nyepi, Idulfitri, dan Paskah 2026 Menjadi Spirit Usman Husin Berbagi

        Kontribusi Dr. Viktor Bungtilu Laiskodat, S.H., M.Si. Sepanjang 2025 di Kabupaten Kupang

        Kontribusi Dr. Viktor Bungtilu Laiskodat, S.H., M.Si. Sepanjang 2025 di Kabupaten Kupang

        Menakar Keberhasilan Lazarus M. Dillak dalam Mengatasi Stunting, Dari 75 Anak yang Mengalami Stunting, Saat ini Hanya Tersisa Satu Anak

        Menakar Keberhasilan Lazarus M. Dillak dalam Mengatasi Stunting, Dari 75 Anak yang Mengalami Stunting, Saat ini Hanya Tersisa Satu Anak

        Simpatisan Hadiri MUSPIMCAB Dapil Kupang II DPC PKB Kabupaten Kupang Tahun 2025: Yakobus Klau; Membangun Keterlibatan Pemuda dan Masyarakat

        Simpatisan Hadiri MUSPIMCAB Dapil Kupang II DPC PKB Kabupaten Kupang Tahun 2025: Yakobus Klau; Membangun Keterlibatan Pemuda dan Masyarakat

        Arnolus Mooy, Ketua Fraksi PKB, Menyampaikan Catatan Terhadap  Pemerintah Kabupaten Kupang di bawah Kepemimpinan Bupati Yosef Lede

        Arnolus Mooy, Ketua Fraksi PKB, Menyampaikan Catatan Terhadap Pemerintah Kabupaten Kupang di bawah Kepemimpinan Bupati Yosef Lede

        Flobamora Tak Gentar: Ketika Perempuan Jadi Arsitek Ketangguhan

        Flobamora Tak Gentar: Ketika Perempuan Jadi Arsitek Ketangguhan

      • Editorial
      • Opini
      • Rohani
      • E-MagazineBaru
      • Video
      • Foto
      No Result
      View All Result
      Majalah Suara Harapan
      No Result
      View All Result
      Home News

      Hikmat dan Karakter: Fondasi Pendidikan Kristen yang Berkualitas 

      by Suara Harapan
      10 bulan ago
      in News
      A A
      Hikmat dan Karakter: Fondasi Pendidikan Kristen yang Berkualitas 
      152
      VIEWS
      Bagikan ke FacebookBagikan ke WA

      Hikmat dan Karakter: Fondasi Pendidikan Kristen yang Berkualitas (Pengkhotbah 10:1–20) – Pdt. Yudixon Longgo

      Majalah Suara Harapan – Salam damai sejahtera bagi seluruh warga GMIT, baik yang tinggal di kota maupun di kampung, yang melayani di jemaat-jemaat besar maupun yang setia menggembalakan di pelosok-pelosok Nusa Tenggara Timur. Kita bersyukur bahwa di tengah kemajuan teknologi yang kadang menimbulkan kebingungan, Tuhan juga membuka jalan-jalan baru untuk kita bersekutu dan merenungkan firman-Nya bersama, termasuk lewat media ini. Hari ini, dalam suasana Bulan Pendidikan GMIT, kita bersama menaruh perhatian kepada sesuatu yang sangat mendasar tetapi sering diabaikan: fondasi dari pendidikan Kristen yang sejati. Dan tema yang kita angkat sangatlah relevan, “Hikmat dan Karakter: Fondasi Pendidikan Kristen yang Berkualitas.”

      BacaJuga

      May Day, Legislator PKB, Arnolus Mooy Menyambangi Redaksi Suara Harapan

      Jaksa Belum Siap, Sidang Tuntutan Kasus Oenuntono Ditunda Pekan Depan

      Menanti Palu Hakim, Detik-Detik Putusan Kasus Oenuntono


      Bacaan kita dari Pengkhotbah 10 mengantar kita ke dalam perenungan yang sangat tajam dan jujur tentang realitas hidup. Kitab Pengkhotbah dikenal karena gayanya yang kontemplatif, kadang sinis, tetapi sangat realistis. Penulisnya, yang diyakini banyak ahli sebagai Raja Salomo di masa tuanya, mengajak kita melihat kehidupan dari sudut yang tidak dibungkus retorika manis. Di ayat pertama kita mendapati sebuah pernyataan yang unik dan sangat simbolis: “Lalat yang mati menyebabkan urapan dari pembuat urapan berbau busuk; demikian juga sedikit kebodohan lebih berpengaruh daripada hikmat dan kehormatan.” Sebuah gambaran yang aneh—lalat mati dalam minyak wangi—tetapi maknanya sangat dalam. Sedikit kebodohan, sedikit ketidakbijaksanaan, satu tindakan yang sembrono, bisa merusak seluruh reputasi dan nama baik yang dibangun dengan susah payah. Dalam dunia pendidikan, ini menjadi peringatan bahwa seberapa canggih sistem atau kurikulum yang kita bangun, jika karakter tidak dibentuk dan hikmat tidak ditanamkan, maka pendidikan itu bisa kehilangan nilai dan arah.


      Sebagai Sekretaris Bidang Harta Milik Majelis Sinode GMIT, saya tentu akrab dengan urusan-urusan fisik: status tanah sekolah, bangunan kampus, pengelolaan aset pendidikan. Namun hari ini, saya mau mengajak kita melampaui urusan material itu. Sebab, pendidikan Kristen tidak dibangun di atas beton dan atap seng, melainkan di atas landasan yang jauh lebih kokoh dan dalam: hikmat yang bersumber dari Allah, dan karakter yang diteladankan oleh Kristus. Dua hal ini bukan sekadar nilai tambah, melainkan esensi dari pendidikan Kristen itu sendiri.


      Pendidikan tidak bermula di ruang kelas. Ia bermula di ruang tamu dan dapur rumah kita. Pendidikan dimulai dari pelukan orangtua, dari cara ayah dan ibu menyelesaikan konflik di hadapan anak-anak, dari nada suara ketika menegur, dari doa malam bersama, dari cara kita berkata jujur bahkan dalam hal-hal yang sepele. Itulah pendidikan yang sejati. Dan di sanalah, pendidikan karakter mendapat tempat paling penting.

      James Dobson, seorang psikolog Kristen yang banyak menulis tentang keluarga, pernah berkata: “The values taught in the classroom are only powerful when they are lived in the living room.” Nilai-nilai yang diajarkan di sekolah hanya punya kuasa jika juga dihidupi di rumah. Ini berarti, orang tua adalah pendidik utama. Bahkan lebih penting daripada guru, pendeta, atau kepala sekolah. Pendidikan Kristen yang berkualitas tidak bergantung pada gedung sekolah yang mewah atau fasilitas yang canggih, tetapi pada kejujuran hati seorang ibu, keteladanan hidup seorang ayah, dan integritas yang dibentuk dalam rutinitas keluarga setiap hari.

      Saya sadar betul, banyak orangtua kita di GMIT bukanlah sarjana. Banyak yang berlatar belakang petani, nelayan, atau buruh, dan tidak semuanya mengenyam pendidikan tinggi. Tetapi karakter bukan hasil dari gelar akademik, melainkan dari ketulusan dan konsistensi. Seorang ibu yang hanya tamat SD, tetapi mengajarkan anaknya untuk bersyukur setiap kali makan dan berdoa sebelum tidur, sedang menjalankan pendidikan Kristen yang lebih bermakna daripada siapa pun yang mengajar teori moral tapi tidak menghidupinya.


      Zaman sekarang menghadirkan tantangan besar. Banyak orang tua merasa tidak mampu bersaing dengan teknologi. Mereka menyerahkan urusan pendidikan kepada guru di sekolah, atau bahkan kepada gawai di rumah. Anak-anak lebih banyak belajar dari Tiktok dan Youtube daripada dari ayah dan ibunya sendiri. Padahal, Alkitab mengingatkan bahwa hikmat tidak datang secara otomatis, melainkan melalui proses yang harus diasah setiap hari. Dalam ayat 10 dari bacaan kita, Pengkhotbah menulis: “Jika besi menjadi tumpul dan tidak diasah, maka orang harus memperbesar tenaga, tetapi yang terpenting untuk berhasil adalah hikmat.” Inilah gambaran pendidikan sejati. Ia membutuhkan pengasahan terus-menerus, dengan ketekunan, dengan semangat, dan dengan cinta. Hikmat tidak bisa dibeli, dan karakter tidak bisa diwariskan begitu saja. Semuanya harus dibentuk melalui proses yang panjang dan konsisten.


      Tentu, sekolah-sekolah milik GMIT—dari TK sampai universitas—memiliki peran besar dan strategis. Tetapi marilah kita jujur mengakui bahwa semegah apa pun sekolah kita, sematang apa pun kurikulumnya, jika rumah tangga tidak mendidik dengan nilai-nilai iman, maka upaya sekolah akan berat dan hasilnya akan setengah. Sebaliknya, jika rumah menjadi tempat di mana anak-anak belajar kejujuran, kesabaran, hormat kepada orang tua, kerja keras, dan rasa takut akan Tuhan, maka sekolah akan menjadi tempat di mana nilai-nilai itu diteguhkan dan diperluas. Dengan kata lain, pendidikan Kristen adalah tanggung jawab bersama—antara rumah, sekolah, dan gereja.
      Saya juga ingin mengajak kita semua memandang aset gereja—baik milik sinode, klasis, jemaat, maupun pribadi—sebagai bagian dari misi pendidikan. Jika ada sebidang tanah yang bisa digunakan untuk mendirikan PAUD, mari kita manfaatkan itu. Jika ada rumah tua yang tidak terpakai, kenapa tidak kita jadikan rumah baca? Jika ada aula jemaat yang hanya digunakan seminggu sekali, mungkin bisa difungsikan sebagai tempat belajar atau pelatihan keterampilan. Pendidikan bukan semata-mata tugas guru atau pendeta. Ia adalah tugas seluruh tubuh Kristus. Dan setiap kita, dalam kapasitas kita masing-masing, punya andil dalam misi besar ini.


      Saya juga mendorong para orang tua, opa dan oma, untuk aktif membangun pendidikan di rumah. Bacakanlah Alkitab kepada anak-anak. Ceritakan kisah-kisah iman. Ceritakan juga kisah hidup—bagaimana Anda jatuh dan bangkit, bagaimana Anda pernah gagal tetapi dikuatkan oleh Tuhan. Pendidikan karakter justru tumbuh dari kejujuran seperti itu. Anak-anak tidak butuh orang tua yang sempurna. Mereka butuh orang tua yang jujur, konsisten, dan mau belajar bersama-sama mereka.
      Saya ingin tutup dengan sebuah kisah nyata yang saya alami di salah satu tempat pelayanan saya dulu. Di sebuah desa kecil, ada seorang ibu yang hanya tamat SD. Ia tidak pernah membaca buku filsafat atau teori pendidikan. Tapi setiap malam, ia duduk di pinggir tempat tidur anak-anaknya dan mendoakan mereka satu per satu. Ia tidak hanya berdoa, tetapi juga mendengar cerita mereka, memberi nasehat, dan memeluk mereka dengan hangat. Anak-anak itu tumbuh menjadi pribadi yang bertanggung jawab, jujur, dan takut akan Tuhan. Salah satu dari mereka kini menjadi guru, yang dengan penuh cinta membimbing generasi berikutnya. Ibu itu tidak punya bangunan sekolah, tapi ia memiliki hikmat hidup dan karakter Kristus. Dan dari sanalah pendidikan Kristen sejati dimulai.
      Karena itu, saudara-saudara yang terkasih, saya mengajak seluruh warga GMIT—baik yang bekerja di bidang pendidikan, kantor pemenrinta maupun swasta, di jemaat, di ladang, di pasar, maupun di rumah—mari kita bangun ekosistem pendidikan yang tidak hanya berfokus pada pengetahuan, tetapi juga menanamkan hikmat dan membentuk karakter.

      Mari kita pelihara sekolah-sekolah kita dengan penuh tanggung jawab, dan lebih dari itu, mari kita pulihkan rumah-rumah kita sebagai pusat pendidikan iman dan nilai. Sebab tanpa hikmat, pendidikan bisa menjadi kosong. Tanpa karakter, pendidikan bisa menjadi bahaya. Tetapi dengan hikmat dan karakter, pendidikan menjadi ladang berkat bagi gereja, bagi masyarakat, dan bagi masa depan bangsa.


      Kiranya Roh Kudus menolong kita semua. Tuhan memberkati. Amin.*SinodeGMIT

      Tags: Bulan PendidikanRenungan GMIT
      Share61Send
      Previous Post

      VBL: Gereja Harus Hadir Membebaskan Masyarakat dari Kebodohan, Kemiskinan, dan Ketertinggalan

      Next Post

      BUPATI KUPANG BERENCANA BANGUN PASAR MALAM DI LAPANGAN OEKABITI

      BeritaTerkait

      May Day, Legislator PKB, Arnolus Mooy Menyambangi Redaksi Suara Harapan
      News

      May Day, Legislator PKB, Arnolus Mooy Menyambangi Redaksi Suara Harapan

      Mei 1, 2026
      113
      Tim Kuasa Hukum Maclon Jony Nomseo: Tak Ada Bukti Kerugian Negara di Kasus Sumur Bor Oenuntono
      News

      Jaksa Belum Siap, Sidang Tuntutan Kasus Oenuntono Ditunda Pekan Depan

      April 30, 2026
      137
      Menanti Palu Hakim, Detik-Detik Putusan Kasus Oenuntono
      News

      Menanti Palu Hakim, Detik-Detik Putusan Kasus Oenuntono

      April 30, 2026
      150
      Next Post
      BUPATI KUPANG BERENCANA BANGUN PASAR MALAM DI LAPANGAN OEKABITI

      BUPATI KUPANG BERENCANA BANGUN PASAR MALAM DI LAPANGAN OEKABITI

      Stay Connected test

      • Trending
      • Comments
      • Latest
      Empat Bulan, Honorer di Kabupaten Kupang belum Mendapatkan Upah

      Empat Bulan, Honorer di Kabupaten Kupang belum Mendapatkan Upah

      April 12, 2025
      Beredar Nama Kandidat Bupati dan Wabup Kupang, Siapa Saja Mereka?

      Beredar Nama Kandidat Bupati dan Wabup Kupang, Siapa Saja Mereka?

      Maret 8, 2024
      Ini Dia 14 Nama Bakal Calon Bupati dan Wabup Kupang yang Melamar ke Partai Nasdem

      Ini Dia 14 Nama Bakal Calon Bupati dan Wabup Kupang yang Melamar ke Partai Nasdem

      Mei 10, 2024
      Angelus Nitti, Bintang Matematika Baru dari Amarasi, Kabupaten Kupang

      Angelus Nitti, Bintang Matematika Baru dari Amarasi, Kabupaten Kupang

      Juni 4, 2024
      APP: Umat KUB St. Ignatius Loyola Berbagi Kasih

      APP: Umat KUB St. Ignatius Loyola Berbagi Kasih

      0
      Temui Presiden Jokowi, Tokoh Masyarakat Adat Amfoang Minta Moratorium DOB Dicabut

      Temui Presiden Jokowi, Tokoh Masyarakat Adat Amfoang Minta Moratorium DOB Dicabut

      0
      Yakobus Klau dan Martinus Siki Siap Bawa Aspirasi Masyarakat

      Yakobus Klau dan Martinus Siki Siap Bawa Aspirasi Masyarakat

      0
      Bupati Kupang Beri Pesan dan Motivasi kepada Yupiter Loinati, Caleg Muda Kabupaten Kupang

      Bupati Kupang Beri Pesan dan Motivasi kepada Yupiter Loinati, Caleg Muda Kabupaten Kupang

      0
      May Day, Legislator PKB, Arnolus Mooy Menyambangi Redaksi Suara Harapan

      May Day, Legislator PKB, Arnolus Mooy Menyambangi Redaksi Suara Harapan

      Mei 1, 2026
      Editorial Suara Harapan: Menanti Keadilan pada Kasus Oenuntono

      Editorial Suara Harapan: Menanti Keadilan pada Kasus Oenuntono

      Mei 1, 2026
      Tim Kuasa Hukum Maclon Jony Nomseo: Tak Ada Bukti Kerugian Negara di Kasus Sumur Bor Oenuntono

      Jaksa Belum Siap, Sidang Tuntutan Kasus Oenuntono Ditunda Pekan Depan

      April 30, 2026
      Menanti Palu Hakim, Detik-Detik Putusan Kasus Oenuntono

      Menanti Palu Hakim, Detik-Detik Putusan Kasus Oenuntono

      April 30, 2026

      Recent News

      May Day, Legislator PKB, Arnolus Mooy Menyambangi Redaksi Suara Harapan

      May Day, Legislator PKB, Arnolus Mooy Menyambangi Redaksi Suara Harapan

      Mei 1, 2026
      113
      Editorial Suara Harapan: Menanti Keadilan pada Kasus Oenuntono

      Editorial Suara Harapan: Menanti Keadilan pada Kasus Oenuntono

      Mei 1, 2026
      112
      Tim Kuasa Hukum Maclon Jony Nomseo: Tak Ada Bukti Kerugian Negara di Kasus Sumur Bor Oenuntono

      Jaksa Belum Siap, Sidang Tuntutan Kasus Oenuntono Ditunda Pekan Depan

      April 30, 2026
      137
      Menanti Palu Hakim, Detik-Detik Putusan Kasus Oenuntono

      Menanti Palu Hakim, Detik-Detik Putusan Kasus Oenuntono

      April 30, 2026
      150
      • Home
      • About
      • Pedoman Media Siber
      • Redaksi

      © 2023 Suara Harapan Group - Diterbitkan oleh PT. Suara Harapan Group Nomor: AHU-031021.AH.01.30. Tahun 2024.

      No Result
      View All Result
      • Home
      • News
      • Sosok
      • Advertorial
      • Editorial
      • Opini
      • Rohani
      • E-Magazine
      • Video
      • Foto

      © 2023 Suara Harapan Group - Diterbitkan oleh PT. Suara Harapan Group Nomor: AHU-031021.AH.01.30. Tahun 2024.

      Welcome Back!

      Login to your account below

      Forgotten Password?

      Retrieve your password

      Please enter your username or email address to reset your password.

      Log In