AMFOANG, SH – Kepala Desa Bonmuti, Daud Daniel Neno, yang telah memimpin selama dua periode, mengungkapkan berbagai perkembangan penting yang telah dicapainya untuk desa tersebut.
Kepada Suara Harapan, Sabtu (27/7), Daud Neno menjelaskan bahwa salah satu pencapaiannya adalah membuka akses jalan di dua kampung lama, yaitu Bonmuti Lama dan Nuaf yang selama ini terisolasi.
“Tahun ini kami sedang mengusahakan jalan yang menghubungkan antara Desa Bonmuti dan Desa Netemnanu di Kecamatan Amfoang Timur,” ujar Neno.
Selain pembangunan infrastruktur jalan, Neno juga menyoroti keberhasilan dalam sektor pendidikan. Bersama dengan kepala sekolah SDN Bonmuti, pihaknya telah membuka kelas jauh, yaitu Kelas 1B di Bionif Lama dan 1C di Kampung Nuaf.
“Kini kegiatan belajar mengajar (KBM) sudah berjalan lancar,” tambahnya.
Neno juga berkomitmen untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui berbagai program pemberdayaan. Ia mencontohkan bahwa sebelum dirinya menjabat, tidak ada warga yang memelihara sapi. Namun, berkat usahanya, kini setiap keluarga mendapat satu ekor sapi dan jumlah sapi di desa tersebut telah mencapai lebih dari 200 ekor.
“Ada perkembangan yang cukup baik. Air bersih dan pompa hidran juga sudah masuk. Saat ini sekitar 100 lebih kepala keluarga (KK) telah mendapatkan akses air bersih, sementara yang belum mendapatkan hanya tinggal 30-50 KK,” jelasnya. Di Kampung Lama, pompa hidran sudah 100 persen berfungsi.
Dengan populasi 1.427 jiwa yang terbagi dalam 260 KK, Neno bertekad untuk terus memperjuangkan kesejahteraan dan kemajuan Desa Bonmuti. “Ke depan, saya ingin Bonmuti lebih sejahtera dan maju,” pungkasnya. (*)
































