KUPANG, SH – Pemerintah Kabupaten Kupang melalui Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan menggelar Gerakan Pasar Murah (GPM) di halaman Kantor Kecamatan Amfoang Tengah, Sabtu (27/7).
Kegiatan ini bertujuan untuk membantu masyarakat mendapatkan bahan pangan pokok yang berkualitas dengan harga terjangkau di tengah kondisi ekonomi yang sulit akibat dampak perubahan iklim.
“Terjadinya anomali iklim El Nino berdampak pada ketersediaan pangan kita, mulai dari pergeseran tanam, panen, hingga gagal panen, sehingga produksi pangan menurun. Akibatnya, masyarakat mengalami kesulitan mendapatkan pangan dengan harga yang terjangkau,” ujar Kepala Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Kabupaten Kupang, Amin Juariah.
GPM tahap kedua ini, yang digelar bekerja sama dengan Perum Bulog dan PT IDFood, diharapkan dapat membantu masyarakat memperoleh bahan pangan dengan harga di bawah harga pasar. Produk yang dijual antara lain beras SPHP, beras lokal, gula pasir, dan telur.
Selain itu, Dinas Pertanian juga memanfaatkan kegiatan ini untuk memperkenalkan pengolahan pangan lokal berbasis jagung melalui program Jasuke Goes To School, guna meningkatkan gizi anak-anak melalui jajanan sehat.

Pj Bupati Kupang, Alexon Lumba, juga menyampaikan dukungannya terhadap kegiatan ini.
“Krisis pangan mempengaruhi semua sektor kehidupan dan menyebabkan kenaikan harga bahan pangan pokok, yang sangat membebani kemampuan keuangan masyarakat. Sebagai pemerintah daerah, kita harus terus melakukan antisipasi, salah satunya melalui Gerakan Pangan Murah ini,” katanya.
Selain Pasar Murah, Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan juga melaksanakan kegiatan Distanpan Peduli, dengan memberikan alat tulis kepada 100 anak SD sebagai bentuk dukungan terhadap pendidikan dan peningkatan gizi anak-anak. (*)


































