
Majalah Suara Harapan – Di tahun 2025, Desa Pantulan telah menunjukkan potensi luar biasa dalam mengembangkan sektor pertanian untuk meningkatkan perekonomian lokal.
Dengan memaksimalkan penanaman produksi jagung yang mencapai 300 ton, Desa Pantulan berhasil memenuhi kebutuhan lokal dan menjalin kerjasama strategis dengan Bulog.
Kesepakatan dengan Bulog untuk membeli 100 ton jagung dengan harga Rp5.500 per kilogram merupakan langkah penting dalam menghidupkan kembali sektor pertanian desa.
Dalam wawancara dengan Suara Harapan, Rabu, 16 April 2025 disela sela Panen Raya, Ketua Kelompok Tani Desa Pantulan menyatakan bahwa kesuksesan ini didukung oleh kepemimpinan kepala desa yang punya inovatif dan kerja keras dengan bantuan Dana Desa dan pendampingan dari Dinas Pertanian, para petani desa mampu meningkatkan produktivitas jagung melalui inovasi dalam bercocok tanam dan pemilihan bibit unggul. Peningkatan produksi jagung tidak hanya berdampak pada ekonomi petani, tetapi juga pada ketahanan pangan desa.
Menurutnya, Kerja-sama dengan Bulog sebagai pembeli jagung memberikan kepastian pasar bagi petani. Hal ini juga mendorong petani untuk terus melakukan inovasi dalam teknik pertanian dan meningkatkan produktivitasnya. Dengan adanya jaminan pasar, petani merasa lebih aman dalam usaha tani yang pada akhirnya meningkatkan hasil panen dan pendapatan.
Keberhasilan Desa Pantulan dalam sektor pertanian juga membawa dampak sosial yang positif bagi ksejahteraan petani dalam mencapai swasembada ketahanan pangan menuju Kabupaten Kupang Emas.


































