Majalah Suara Harapan – Anggota DPR RI Komisi IV dari Fraksi PKB, Usman Husin, menggelar dialog langsung sekaligus menyerahkan bantuan alat dan mesin pertanian (alsintan) serta benih jagung hibrida kepada ratusan petani di Desa Holoama, Kecamatan Lobalain, Kabupaten Rote Ndao, Selasa (20/10/2026).
Bantuan yang diserahkan meliputi 30 unit traktor roda dua, 10 unit pompa air, serta alokasi benih jagung hibrida.
Dalam sambutannya yang disambut antusias oleh warga dan para penyuluh pertanian lapangan (PPL), Usman Husin memberikan pertanyaan terbuka kepada para petani yang hadir.
Saya mau tanya satu saja, yang hadir semua, apakah pernah dapat bantuan ini tidak? Jujur katakan, selama jadi petani pernah dapat bantuan sebanyak ini tidak? Mau dapat terus tidak?” ujar Usman Husin.
Ia menjelaskan bahwa dalam dua tahun terakhir, bantuan benih padi dan alsintan yang diperjuangkannya melalui jalur aspirasi di Komisi IV DPR RI terus mengalir ke Rote Ndao. Hasilnya, produktivitas lahan petani meningkat signifikan dari yang sebelumnya 3–4 ton menjadi 5–6 ton per hektar.
Semua bantuan ini tidak dipungut biaya sama sekali, full gratis, tidak ada pungli. Dari pusat sampai ke petani gratis. Kalau bantuan sekian banyak tapi tidak berhasil, saya juga ikut dimarahi di pusat. Jadi kita harus sukses bersama, tegasnya sembari berpesan agar bantuan dipakai bersama oleh kelompok tani dan tidak diperjualbelikan.
Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Rote Ndao, Nixon M. Balukh menyampaikan terima kasih mendalam atas perhatian berkelanjutan dari Usman Husin terhadap kemajuan sektor pertanian di Rote Ndao.
Berikan tepuk tangan untuk Bapak Usman Husin yang sudah sampai di pusat tapi tidak lupa Rote Ndao. Beliau bukan hanya milik Rote Ndao saja, tetapi tidak pernah melupakan Rote Ndao, ujar Kadis Pertanian.
Kadis Pertanian menambahkan, bantuan alsintan ini sangat vital untuk meningkatkan Indeks Pertanaman (IP) dari 1–2 kali tanam menjadi 3 kali setahun. Ia juga mengimbau petani agar menyimpan benih jagung hibrida dengan benar dan baru menanamnya saat perkiraan awal musim hujan di pertengahan Desember mendatang.
Sementara itu, Valen Haning, Anggota DPRD Kabupaten Rote Ndao yang turut hadir memberikan peringatan keras kepada kelompok tani penerima agar memanfaatkan bantuan secara maksimal dan tidak menyalahgunakannya. Nilai total bantuan pertanian yang masuk ke Rote Ndao tahun ini mencapai ratusan miliar rupiah, termasuk alokasi bibit senilai Rp135 miliar.
Ketika terima benih, jangan coba-coba dijual atau diperjualbelikan. Itu tidak boleh. Polisi dan jaksa akan masuk mengawasi. Kita ingin Rote Ndao hasilnya bagus dan jadi contoh terbaik, tegas Anggota DPRD Rote Ndao.


































