KUPANG, SH – Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Kupang, Eliazer Teuf, terus berupaya mewujudkan rencananya untuk meningkatkan kualitas pendidikan di Kabupaten Kupang.
Sejak dilantik pada Desember 2023, Teuf telah menggarisbawahi pentingnya pendidikan dalam mendorong pembangunan dan menyatakan komitmennya untuk memperbaiki “rapor merah” pendidikan.
Strategi “pemasaran” lima arah yang digagasnya untuk mewujudkan misi di atas meliputi peningkatan manajemen berbasis sekolah, penerapan prinsip-prinsip tata kelola yang baik dan pendidikan inklusif, pembentukan standar baru untuk budaya mutu, mendorong kolaborasi antara pemerintah, industri, dan masyarakat, serta menghindari konflik kepentingan dan ketidaksetaraan dalam administrasi pendidikan.
Teuf menekankan pentingnya kolaborasi antara berbagai pemangku kepentingan, yang ia sebut sebagai “tungku pendidikan” yang mendukung peningkatan kualitas pendidikan.
“Kolaborasi antara pemerintah, industri, dan masyarakat sangat penting. Ketiga elemen ini harus bekerja sama untuk mencapai tujuan bersama dalam meningkatkan mutu pendidikan,” ujarnya beberapa waktu lalu.
Selain itu, Teuf juga menyoroti pentingnya penguatan literasi di kalangan guru dan siswa. Ia menyatakan bahwa literasi merupakan keterampilan dasar yang penting untuk memahami dan menganalisis informasi, memecahkan masalah, dan mengembangkan pemikiran kritis.
Teuf optimis bahwa implementasi strategi-strategi ini, bersama dengan dukungan dari semua pihak, akan membawa perubahan positif yang signifikan dalam sistem pendidikan di Kabupaten Kupang.
“Saya yakin bahwa dengan kerja sama dan komitmen dari semua pihak, kita dapat mencapai tujuan kita untuk meningkatkan mutu pendidikan di Kupang,” pungkasnya. (*)
Versi lengkapnya ada di Majalah Cetak Suara Harapan


































