Majalah Suara Harapan – SD GMIT Oenuntono, sebuah sekolah yang berlokasi di Desa Oenuntono, Kecamatan Amabi Oefeto Timur, Kabupaten Kupang, Provinsi Nusa Tenggara Timur membutuhkan pertolongan dari kita semua.
Para tukang yang telah bekerja untuk memperbaiki dan membangun fasilitas sekolah masih menunggu pembayaran dari pihak yang bertanggung jawab.
Situasi ini menunjukkan dampak besar bagi kesejahteraan para tukang dan masyarakat sekitar.
Rabu, 1 April 2025, Tim Suara Harapan melakukan Ngobrol Pintar, Mereka (tukang) mengatakan telah melakukan berbagai jenis pekerjaan, seperti perbaikan gedung sekolah sesuai regulasi yang berlaku.
Namun, selama proses bahkan telah menyelesaikan pekerjaan mereka menghadapi tantangan terkait ketidakpastian mengenai upahan bayaran.
Hal ini membuat mereka kesulitan dalam memenuhi kebutuhan sehari-hari dan berdampak langsung pada keluarga mereka.
Perlu diketahui bahwa para tukang adalah penduduk lokal yang mengandalkan penghasilan dari pekerjaan ini untuk membiayai pendidikan anak-anak mereka dan memenuhi kebutuhan dasar.
Pihak yang bertanggung jawab memiliki tanggung jawab untuk memastikan bahwa semua proyek pembangunan dan perbaikan fasilitas pendidikan berjalan dengan baik dan tepat waktu. Dalam hal ini, perhatian khusus harus diberikan kepada para tukang yang berkontribusi dalam proses tersebut.
Tindakan untuk menyelesaikan masalah pembayaran adalah langkah penting untuk mengembalikan kepercayaan di antara para pekerja (tukang) dan masyarakat.
Selain itu, pihak yang bertanggung jawab perlu benahi manajemen pengelolaan dana untuk memastikan tidak ada lagi tukang yang mengalami nasib serupa di masa depan.
Sedangkan Pemerintah ke depan diminta untuk lebih berhati-hati menentukan perusahaan atau pihak ketiga.
*Catatan: Suara Harapan telah menghubungi pihak Dinas Pendidikan dan Kontraktor tapi slow respon.


































