Majalah Suara Harapan — Suasana perayaan Hari Kemerdekaan di Desa Tanah Merah, Kecamatan Kupang Tengah, terasa sedikit berbeda dan jauh lebih hangat tahun ini. Di tengah semarak umbul-umbul merah putih, raut bahagia tak mampu disembunyikan dari wajah-wajah warga setempat saat uluran tangan kepedulian menghampiri mereka.
Yayasan Mitha Peduli Bersama kembali mengambil peran nyata dalam mengisi makna kemerdekaan. Bukan sekadar seremonial, yayasan ini memilih turun langsung membagikan ratusan paket sembako yang disalurkan khusus kepada 155 Kepala Keluarga (KK) Penerima Manfaat di wilayah tersebut.
Bantuan bahan pokok tersebut diharapkan mampu meringankan beban ekonomi warga sekaligus menjadi kado manis di bulan kemerdekaan.
Ketua Umum Yayasan Mitha Peduli Bersama Dewan Pimpinan Pusat (DPP) NTT, I. Richo Sarmento, menegaskan bahwa aksi ini merupakan komitmen berkelanjutan lembaga yang dipimpinnya untuk terus hadir di tengah masyarakat yang membutuhkan.
“Kemerdekaan bukan hanya tentang perayaan keberhasilan masa lalu, tetapi tentang bagaimana kita saling bergandengan tangan memastikan tidak ada saudara kita yang merasa berjalan sendiri di masa kini,” ungkap I. Richo Sarmento kepada Suara Harapan.
Yustus, Warga Desa Tanah Merah kepada Suara Harapan (17/8) menyatakan, hadirnya bantuan ini bukan sekadar tentang beras atau minyak goreng yang diterima. Lebih dari itu, ada pesan kepedulian yang sampai ke hati mereka, bahwa di hari lahirnya bangsa ini, semangat berbagi masih menyala kuat
Melalui aksi sosial ini, Yayasan Mitha Peduli Bersama berharap dapat terus memicu gelombang kebaikan serupa di berbagai penjuru Nusa Tenggara Timur, membawa arti merdeka yang sesungguhnya: merdeka dari rasa cemas dan penuh keberdayaan.































