Majalah Suara Harapan – Upacara Peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia di Lapangan Bumi Gora, Senin (17/8), berlangsung khidmat dan sarat akan makna persaudaraan.
Gubernur NTB, H. Lalu Muhamad Iqbal, didampingi Ketua TP PKK NTB, Hj. Sinta Agathia M. Iqbal, memimpin upacara dengan mengenakan pakaian adat Manggarai, Nusa Tenggara Timur (NTT). Pilihan busana ini bukanlah sekadar simbol budaya, melainkan pesan solidaritas dan duka cita mendalam bagi saudara-saudara kita di NTT yang tengah berjuang menghadapi musibah gempa bumi M7,7.
“Pakaian adat Manggarai ini kami kenakan sebagai bentuk solidaritas. Menunjukkan bahwa masyarakat Manggarai tidak sendiri. Kita bersama-sama dengan mereka dalam situasi sulit ini,” ujar Gubernur Miq Iqbal.
Momen haru juga tak terbendung usai upacara, saat Gubernur dan Wakil Gubernur, Hj. Indah Dhamayanti Putri, memeluk serta menenangkan warga NTT yang menggelar aksi teatrikal solidaritas di luar halaman kantor. NTB yang pernah merasakan dahsyatnya gempa pada 2018, sangat memahami rasa kehilangan dan pentingnya sebuah rangkulan dari saudara sebangsa.
Sebagai bentuk aksi nyata, Pemprov NTB juga telah mengerahkan tim misi kemanusiaan gabungan dari BPBD, TNI-Polri, tenaga kesehatan, hingga relawan untuk turun langsung membantu penanganan bencana di NTT.
Satu sakit, yang lain ikut merasakan. Kemerdekaan hari ini kita rayakan dengan mengibarkan Merah Putih, namun kemanusiaan kita wujudkan dengan mengulurkan tangan. Terus kuat, NTT! Kalian tidak sendirian.


































