• Home
  • About
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi
Kamis, Juli 2, 2026
  • Login
  • Home
  • NewsHot!
    Jaga Akurasi Data Pemilih, KPU Kupang Rekap PDPB Triwulan II Tahun 2026

    Jaga Akurasi Data Pemilih, KPU Kupang Rekap PDPB Triwulan II Tahun 2026

    ​Petani Rote Selatan Sampaikan Aspirasi Langsung ke Usman Husin

    ​Petani Rote Selatan Sampaikan Aspirasi Langsung ke Usman Husin

    Orang Rote Pintar Tapi Mudah Diakalin, Usman Husin Tatap Muka dengan Ratusan Petani Daleholu, Rote Selatan

    Orang Rote Pintar Tapi Mudah Diakalin, Usman Husin Tatap Muka dengan Ratusan Petani Daleholu, Rote Selatan

    Hus Kuda Memanggil Kami Kembali, Terminal Tenau Penuh Penumpang ke Rote Ndao

    Hus Kuda Memanggil Kami Kembali, Terminal Tenau Penuh Penumpang ke Rote Ndao

    Hus Kuda Memanggil Kami Kembali, Terminal Tenau Penuh Penumpang ke Rote Ndao

    Hus Kuda Memanggil Kami Kembali, Terminal Tenau Penuh Penumpang ke Rote Ndao

    Breaking News! DPRD Kabupaten Kupang Gelar Sidang Ranperda Pertanggungjawaban APBD TA 2026, Senin 29 Juni 2026

    Breaking News! DPRD Kabupaten Kupang Gelar Sidang Ranperda Pertanggungjawaban APBD TA 2026, Senin 29 Juni 2026

    Trending Tags

    • Sosok
      Kisah Kades Naunu, Romao Soares Menjaga Kepercayaan Masyarakat

      Kisah Kades Naunu, Romao Soares Menjaga Kepercayaan Masyarakat

      Hari Raya Pentakosta bersama Oma Taroci Niab di Desa Fatumetan yang “Terabaikan” oleh Pemerintah

      Hari Raya Pentakosta bersama Oma Taroci Niab di Desa Fatumetan yang “Terabaikan” oleh Pemerintah

      Blusukan Ala Kepala Desa Manusak, Arthur Ximenes

      Desa Manusak, Pantulan, Fatukanutu, Pakubaun, Tunfeu, dan Batuinan Diakui BPKP Perwakilan NTT Sebagai Desa Percontohan Pengelolaan Keuangan dan Pembangunan Desa

      Menghidupkan Asa Kisah Inspiratif Thobias Uly, Wakil Bupati Sabu Raijua

      Menghidupkan Asa Kisah Inspiratif Thobias Uly, Wakil Bupati Sabu Raijua

      Demas Koris Nubatonis Sosok Inspiratif Membangun Desa Oenuntono

      Demas Koris Nubatonis Sosok Inspiratif Membangun Desa Oenuntono

      Mateldius Soleman Jilis Sanam, S.T., Siap Mengambil Tantangan yang Lebih Besar dengan Mencalonkan Diri sebagai Sekretaris Daerah Kabupaten Kupang

      Mateldius Soleman Jilis Sanam, S.T., Siap Mengambil Tantangan yang Lebih Besar dengan Mencalonkan Diri sebagai Sekretaris Daerah Kabupaten Kupang

      Trending Tags

      • Nintendo Switch
      • CES 2017
      • Playstation 4 Pro
      • Mark Zuckerberg
    • Advertorial
      Suzuki Mobil Kupang Manjakan Konsumen Loyal Lewat Showroom Event Spesial

      Suzuki Mobil Kupang Manjakan Konsumen Loyal Lewat Showroom Event Spesial

      Suzuki Mobil Kupang Manjakan Konsumen Loyal Lewat Showroom Event Spesial

      Suzuki Mobil Kupang Manjakan Konsumen Loyal Lewat Showroom Event Spesial

      Ditinjau Langsung Mensos, Gubernur, dan Bupati Kupang, Pembangunan SR Capai 75%, Hadiah Presiden Prabowo

      Ditinjau Langsung Mensos, Gubernur, dan Bupati Kupang, Pembangunan SR Capai 75%, Hadiah Presiden Prabowo

      Mengaca pada Kaca Pecah KUD: Tantangan Pasar dan Uang Beredar di Balik Koperasi Desa Merah Putih, Catatan  Kritis Daniel  Hurek 

      Mengaca pada Kaca Pecah KUD: Tantangan Pasar dan Uang Beredar di Balik Koperasi Desa Merah Putih, Catatan  Kritis Daniel  Hurek 

      Meidelzed Amtiran, Ketua Peppsi NTT Dukung Sensus Sapi di Kabupaten Kupang: Jujur Data, Naik Kuota, Harga Peternak Selamat

      Meidelzed Amtiran, Ketua Peppsi NTT Dukung Sensus Sapi di Kabupaten Kupang: Jujur Data, Naik Kuota, Harga Peternak Selamat

      Kejujuran Data Selamatkan Peternak

      Kejujuran Data Selamatkan Peternak

    • Editorial
    • Opini
    • Rohani
    • E-MagazineBaru
    • Video
    • Foto
    No Result
    View All Result
    Majalah Suara Harapan
    • Home
    • NewsHot!
      Jaga Akurasi Data Pemilih, KPU Kupang Rekap PDPB Triwulan II Tahun 2026

      Jaga Akurasi Data Pemilih, KPU Kupang Rekap PDPB Triwulan II Tahun 2026

      ​Petani Rote Selatan Sampaikan Aspirasi Langsung ke Usman Husin

      ​Petani Rote Selatan Sampaikan Aspirasi Langsung ke Usman Husin

      Orang Rote Pintar Tapi Mudah Diakalin, Usman Husin Tatap Muka dengan Ratusan Petani Daleholu, Rote Selatan

      Orang Rote Pintar Tapi Mudah Diakalin, Usman Husin Tatap Muka dengan Ratusan Petani Daleholu, Rote Selatan

      Hus Kuda Memanggil Kami Kembali, Terminal Tenau Penuh Penumpang ke Rote Ndao

      Hus Kuda Memanggil Kami Kembali, Terminal Tenau Penuh Penumpang ke Rote Ndao

      Hus Kuda Memanggil Kami Kembali, Terminal Tenau Penuh Penumpang ke Rote Ndao

      Hus Kuda Memanggil Kami Kembali, Terminal Tenau Penuh Penumpang ke Rote Ndao

      Breaking News! DPRD Kabupaten Kupang Gelar Sidang Ranperda Pertanggungjawaban APBD TA 2026, Senin 29 Juni 2026

      Breaking News! DPRD Kabupaten Kupang Gelar Sidang Ranperda Pertanggungjawaban APBD TA 2026, Senin 29 Juni 2026

      Trending Tags

      • Sosok
        Kisah Kades Naunu, Romao Soares Menjaga Kepercayaan Masyarakat

        Kisah Kades Naunu, Romao Soares Menjaga Kepercayaan Masyarakat

        Hari Raya Pentakosta bersama Oma Taroci Niab di Desa Fatumetan yang “Terabaikan” oleh Pemerintah

        Hari Raya Pentakosta bersama Oma Taroci Niab di Desa Fatumetan yang “Terabaikan” oleh Pemerintah

        Blusukan Ala Kepala Desa Manusak, Arthur Ximenes

        Desa Manusak, Pantulan, Fatukanutu, Pakubaun, Tunfeu, dan Batuinan Diakui BPKP Perwakilan NTT Sebagai Desa Percontohan Pengelolaan Keuangan dan Pembangunan Desa

        Menghidupkan Asa Kisah Inspiratif Thobias Uly, Wakil Bupati Sabu Raijua

        Menghidupkan Asa Kisah Inspiratif Thobias Uly, Wakil Bupati Sabu Raijua

        Demas Koris Nubatonis Sosok Inspiratif Membangun Desa Oenuntono

        Demas Koris Nubatonis Sosok Inspiratif Membangun Desa Oenuntono

        Mateldius Soleman Jilis Sanam, S.T., Siap Mengambil Tantangan yang Lebih Besar dengan Mencalonkan Diri sebagai Sekretaris Daerah Kabupaten Kupang

        Mateldius Soleman Jilis Sanam, S.T., Siap Mengambil Tantangan yang Lebih Besar dengan Mencalonkan Diri sebagai Sekretaris Daerah Kabupaten Kupang

        Trending Tags

        • Nintendo Switch
        • CES 2017
        • Playstation 4 Pro
        • Mark Zuckerberg
      • Advertorial
        Suzuki Mobil Kupang Manjakan Konsumen Loyal Lewat Showroom Event Spesial

        Suzuki Mobil Kupang Manjakan Konsumen Loyal Lewat Showroom Event Spesial

        Suzuki Mobil Kupang Manjakan Konsumen Loyal Lewat Showroom Event Spesial

        Suzuki Mobil Kupang Manjakan Konsumen Loyal Lewat Showroom Event Spesial

        Ditinjau Langsung Mensos, Gubernur, dan Bupati Kupang, Pembangunan SR Capai 75%, Hadiah Presiden Prabowo

        Ditinjau Langsung Mensos, Gubernur, dan Bupati Kupang, Pembangunan SR Capai 75%, Hadiah Presiden Prabowo

        Mengaca pada Kaca Pecah KUD: Tantangan Pasar dan Uang Beredar di Balik Koperasi Desa Merah Putih, Catatan  Kritis Daniel  Hurek 

        Mengaca pada Kaca Pecah KUD: Tantangan Pasar dan Uang Beredar di Balik Koperasi Desa Merah Putih, Catatan  Kritis Daniel  Hurek 

        Meidelzed Amtiran, Ketua Peppsi NTT Dukung Sensus Sapi di Kabupaten Kupang: Jujur Data, Naik Kuota, Harga Peternak Selamat

        Meidelzed Amtiran, Ketua Peppsi NTT Dukung Sensus Sapi di Kabupaten Kupang: Jujur Data, Naik Kuota, Harga Peternak Selamat

        Kejujuran Data Selamatkan Peternak

        Kejujuran Data Selamatkan Peternak

      • Editorial
      • Opini
      • Rohani
      • E-MagazineBaru
      • Video
      • Foto
      No Result
      View All Result
      Majalah Suara Harapan
      No Result
      View All Result
      Home News

      Refleksi Hari Desa: Kuat di Regulasi, Lemah di Fiskal

      by Suara Harapan
      6 bulan ago
      in News, Opini
      A A
      Refleksi Hari Desa: Kuat di Regulasi, Lemah di Fiskal
      139
      VIEWS
      Bagikan ke FacebookBagikan ke WA

      Majalah Suara Harapan – Sebagai pendamping desa, tahun anggaran 2026 terasa berbeda sejak awal. Bukan semata karena perubahan regulasi atau penajaman fokus penggunaan Dana Desa, melainkan karena ruang fiskal desa yang menyempit secara signifikan. Di banyak desa dampingan, perhitungan awal APBDes menunjukkan angka yang jauh di bawah tahun-tahun sebelumnya. Program yang sudah disepakati dalam musyawarah desa terpaksa ditinjau ulang dan nyaris sebagian besar dicoret.

      BacaJuga

      Jaga Akurasi Data Pemilih, KPU Kupang Rekap PDPB Triwulan II Tahun 2026

      ​Petani Rote Selatan Sampaikan Aspirasi Langsung ke Usman Husin

      Orang Rote Pintar Tapi Mudah Diakalin, Usman Husin Tatap Muka dengan Ratusan Petani Daleholu, Rote Selatan


      Di titik inilah pertanyaan penting muncul, apakah kondisi Dana Desa hari ini masih sejalan dengan amanat Undang-undang Nomor 3 Tahun 2024 tentang Desa? UU Desa yang baru ini selayaknya membawa harapan besar, sebab negara menegaskan kembali desa sebagai subjek pembangunan, bukan sekadar pelaksana proyek. Prinsip rekognisi dan subsidiaritas diperkuat, masa jabatan kepala desa diperpanjang untuk menjamin kesinambungan pembangunan, dan desa diposisikan sebagai fondasi pembangunan nasional jangka panjang. Namun di lapangan, amanat normatif itu sedang diuji oleh realitas anggaran.


      Sepanjang proses pendampingan penyusunan RKPDes dan RAPBDes 2026, keluhan yang sama terus berulang. Dana Desa turun, tetapi kewajiban administratif desa tidak ikut berkurang. Sejumlah media nasional dan daerah mencatat penurunan Dana Desa di banyak kabupaten mencapai 40 hingga lebih dari 60 persen. Desa-desa yang sebelumnya mengelola lebih dari Rp1 miliar kini harus beradaptasi dengan pagu Rp300–400 juta.
      Sebagai pendamping, kami menyaksikan langsung dampaknya. Infrastruktur dasar yang belum tuntas kembali ditunda. Program pemberdayaan ekonomi desa dipersempit skalanya. Kegiatan sosial kemasyarakatan yang sebelumnya menjadi ruang konsolidasi warga mulai dianggap “tidak prioritas” karena keterbatasan anggaran.



      Ironisnya, pada saat yang sama, ekspektasi terhadap desa justru semakin tinggi. Desa tetap diminta menjadi ujung tombak pengentasan kemiskinan, penanganan stunting, penguatan ketahanan pangan, hingga pengembangan ekonomi lokal. Desa dituntut inovatif, mandiri, dan responsif, tetapi dengan sumber daya yang kian terbatas. Dalam perspektif pendamping desa, kondisi ini menimbulkan kelelahan struktural. Desa tidak kekurangan gagasan, tetapi kekurangan ruang fiskal untuk mewujudkannya.

      Prioritas Nasional vs Kemandirian Desa
      UU Nomor 3 Tahun 2024 menegaskan pentingnya partisipasi masyarakat desa dalam perencanaan pembangunan. Musyawarah desa bukan sekadar formalitas, melainkan arena demokrasi lokal untuk menentukan arah pembangunan berdasarkan kebutuhan riil warga.


      Namun, realitas anggaran hari ini membuat hasil musyawarah desa semakin sulit dieksekusi. Banyak keputusan Musdes akhirnya harus “dikoreksi” karena tidak sesuai dengan pagu dan fokus penggunaan Dana Desa yang kian ketat. Sebagai pendamping, kami berada di posisi sulit: di satu sisi mendorong partisipasi warga, di sisi lain harus menjelaskan bahwa sebagian besar usulan tidak bisa dibiayai.

      Jika kondisi ini terus berlangsung, musyawarah desa berisiko kehilangan makna substantif. Ia tetap dilaksanakan, tetapi tidak lagi menentukan. Padahal, berbagai kajian akademik menunjukkan bahwa keberhasilan Dana Desa sejak awal sangat ditopang oleh fleksibilitas lokal dan keterlibatan warga. Ketika ruang diskresi desa menyempit, kualitas pembangunan ikut menurun. Dalam konteks ini, amanat subsidiaritas dalam UU Desa menjadi problematis. Kewenangan desa secara hukum diperluas, tetapi secara fiskal justru dibatasi.


      Pemerintah tentu memiliki alasan kebijakan. Penajaman Dana Desa diarahkan untuk mendukung prioritas nasional seperti pengentasan kemiskinan ekstrem, ketahanan pangan, dan penguatan ekonomi desa melalui skema tertentu. Tujuan ini secara normatif tidak bertentangan dengan UU Desa.

      Masalahnya bukan pada tujuan, melainkan pada cara dan proporsinya. Ketika hampir seluruh Dana Desa terserap oleh program mandatori, desa kehilangan ruang untuk merespons kebutuhan khas wilayahnya. Desa pesisir, desa pegunungan, dan desa pertanian diperlakukan dengan kerangka yang hampir seragam, meskipun tantangannya berbeda.
      Sebagai pendamping desa, kami melihat kecenderungan desa kembali menjadi “perpanjangan tangan” kebijakan pusat.

      Padahal, UU Desa 2024 justru ingin membalik logika lama itu, dari top-down menjadi bottom-up, dari instruktif menjadi partisipatif. Jika prioritas nasional tidak diimbangi dengan fleksibilitas lokal, maka otonomi desa hanya akan berhenti di teks undang-undang.


      Belum Sepenuhnya Sejalan dengan Amanat UU Desa


      UU Desa 2024 memperkuat posisi kepala desa dan pemerintahan desa. Namun, penguatan kelembagaan tanpa dukungan anggaran yang memadai justru berpotensi menimbulkan konflik baru. Kepala desa berada di bawah tekanan warga, sementara pendamping desa berada di tengah-tengah, menjembatani kebijakan dan realitas sosial.

      Kondisi ini menciptakan paradoks, desa diharapkan mandiri tetapi semakin tergantung pada kebijakan pusat. Dalam jangka panjang, hal ini berisiko melemahkan kepercayaan warga terhadap mekanisme pembangunan desa dan menurunkan semangat kolektif yang selama ini menjadi kekuatan desa.

      Sebagai pendamping, kami meyakini bahwa masalah utama Dana Desa hari ini bukan sekadar soal jumlah, tetapi soal konsistensi arah kebijakan. Jika desa benar-benar diposisikan sebagai subjek pembangunan, maka negara harus berani memberi ruang fiskal yang cukup dan fleksibel.


      Dengan segala pertimbangan tersebut, dari sudut pandang pendamping desa, kondisi Dana Desa saat ini belum sepenuhnya sejalan dengan amanat UU Nomor 3 Tahun 2024 tentang Desa. Secara tujuan makro, kebijakan masih berada dalam koridor kesejahteraan. Namun secara praktik, ruang otonomi, partisipasi, dan kemandirian desa justru mengalami tekanan.

      UU Desa memberi harapan besar bagi desa untuk tumbuh dari bawah. Tantangannya kini adalah memastikan bahwa kebijakan fiskal tidak justru menarik kembali desa ke pola lama kuat secara simbolik, lemah secara struktural.
      Ke depan, diperlukan keberanian untuk menata ulang kebijakan Dana Desa.

      Penurunan anggaran jika memang menjadi pilihan negara harus diikuti dengan pengurangan beban kewajiban desa dan peningkatan fleksibilitas penggunaan dana. Musyawarah desa harus kembali ditempatkan sebagai rujukan utama, bukan sekadar formalitas administratif.

      Bagi kami, para pendamping desa, menjaga ruh UU Desa bukan hanya tugas hukum, tetapi tugas moral. Desa bukan sekadar angka dalam APBN. Desa adalah ruang hidup, ruang harapan, dan ruang masa depan jutaan warga negara. Jika negara sungguh ingin menegakkan amanat UU Desa 2024, maka satu hal harus dijaga jangan biarkan desa kuat di atas kertas, tetapi rapuh di lapangan. Selamat Hari Desa 2026!*Sumber Google

      Tags: Refleksi HUT Desa
      Share56Send
      Previous Post

      Breaking News! Partai Gema Bangsa Siap Perjuangkan Aspirasi Masyarakat di Pemilu 2029

      Next Post

      Guru Yang Dikeroyok Tidak Mau Dipanggil Bapak, Maunya Dipanggil ‘PRINCE’.

      BeritaTerkait

      Jaga Akurasi Data Pemilih, KPU Kupang Rekap PDPB Triwulan II Tahun 2026
      News

      Jaga Akurasi Data Pemilih, KPU Kupang Rekap PDPB Triwulan II Tahun 2026

      Juli 1, 2026
      133
      ​Petani Rote Selatan Sampaikan Aspirasi Langsung ke Usman Husin
      News

      ​Petani Rote Selatan Sampaikan Aspirasi Langsung ke Usman Husin

      Juli 1, 2026
      128
      Orang Rote Pintar Tapi Mudah Diakalin, Usman Husin Tatap Muka dengan Ratusan Petani Daleholu, Rote Selatan
      News

      Orang Rote Pintar Tapi Mudah Diakalin, Usman Husin Tatap Muka dengan Ratusan Petani Daleholu, Rote Selatan

      Juli 1, 2026
      158
      Next Post
      Guru Yang Dikeroyok Tidak Mau Dipanggil Bapak, Maunya Dipanggil ‘PRINCE’.

      Guru Yang Dikeroyok Tidak Mau Dipanggil Bapak, Maunya Dipanggil 'PRINCE'.

      Stay Connected test

      • Trending
      • Comments
      • Latest
      Empat Bulan, Honorer di Kabupaten Kupang belum Mendapatkan Upah

      Empat Bulan, Honorer di Kabupaten Kupang belum Mendapatkan Upah

      April 12, 2025
      Beredar Nama Kandidat Bupati dan Wabup Kupang, Siapa Saja Mereka?

      Beredar Nama Kandidat Bupati dan Wabup Kupang, Siapa Saja Mereka?

      Maret 8, 2024
      Ini Dia 14 Nama Bakal Calon Bupati dan Wabup Kupang yang Melamar ke Partai Nasdem

      Ini Dia 14 Nama Bakal Calon Bupati dan Wabup Kupang yang Melamar ke Partai Nasdem

      Mei 10, 2024
      Angelus Nitti, Bintang Matematika Baru dari Amarasi, Kabupaten Kupang

      Angelus Nitti, Bintang Matematika Baru dari Amarasi, Kabupaten Kupang

      Juni 4, 2024
      Hus Kuda Memanggil Kami Kembali, Terminal Tenau Penuh Penumpang ke Rote Ndao

      Hus Kuda Memanggil Kami Kembali, Terminal Tenau Penuh Penumpang ke Rote Ndao

      0
      APP: Umat KUB St. Ignatius Loyola Berbagi Kasih

      APP: Umat KUB St. Ignatius Loyola Berbagi Kasih

      0
      Temui Presiden Jokowi, Tokoh Masyarakat Adat Amfoang Minta Moratorium DOB Dicabut

      Temui Presiden Jokowi, Tokoh Masyarakat Adat Amfoang Minta Moratorium DOB Dicabut

      0
      Yakobus Klau dan Martinus Siki Siap Bawa Aspirasi Masyarakat

      Yakobus Klau dan Martinus Siki Siap Bawa Aspirasi Masyarakat

      0
      Jaga Akurasi Data Pemilih, KPU Kupang Rekap PDPB Triwulan II Tahun 2026

      Jaga Akurasi Data Pemilih, KPU Kupang Rekap PDPB Triwulan II Tahun 2026

      Juli 1, 2026
      ​Petani Rote Selatan Sampaikan Aspirasi Langsung ke Usman Husin

      ​Petani Rote Selatan Sampaikan Aspirasi Langsung ke Usman Husin

      Juli 1, 2026
      Orang Rote Pintar Tapi Mudah Diakalin, Usman Husin Tatap Muka dengan Ratusan Petani Daleholu, Rote Selatan

      Orang Rote Pintar Tapi Mudah Diakalin, Usman Husin Tatap Muka dengan Ratusan Petani Daleholu, Rote Selatan

      Juli 1, 2026
      Hus Kuda Memanggil Kami Kembali, Terminal Tenau Penuh Penumpang ke Rote Ndao

      Hus Kuda Memanggil Kami Kembali, Terminal Tenau Penuh Penumpang ke Rote Ndao

      Juli 1, 2026

      Recent News

      Jaga Akurasi Data Pemilih, KPU Kupang Rekap PDPB Triwulan II Tahun 2026

      Jaga Akurasi Data Pemilih, KPU Kupang Rekap PDPB Triwulan II Tahun 2026

      Juli 1, 2026
      133
      ​Petani Rote Selatan Sampaikan Aspirasi Langsung ke Usman Husin

      ​Petani Rote Selatan Sampaikan Aspirasi Langsung ke Usman Husin

      Juli 1, 2026
      128
      Orang Rote Pintar Tapi Mudah Diakalin, Usman Husin Tatap Muka dengan Ratusan Petani Daleholu, Rote Selatan

      Orang Rote Pintar Tapi Mudah Diakalin, Usman Husin Tatap Muka dengan Ratusan Petani Daleholu, Rote Selatan

      Juli 1, 2026
      158
      Hus Kuda Memanggil Kami Kembali, Terminal Tenau Penuh Penumpang ke Rote Ndao

      Hus Kuda Memanggil Kami Kembali, Terminal Tenau Penuh Penumpang ke Rote Ndao

      Juli 1, 2026
      198
      • Home
      • About
      • Pedoman Media Siber
      • Redaksi

      © 2023 Suara Harapan Group - Diterbitkan oleh PT. Suara Harapan Group Nomor: AHU-031021.AH.01.30. Tahun 2024.

      No Result
      View All Result
      • Home
      • News
      • Sosok
      • Advertorial
      • Editorial
      • Opini
      • Rohani
      • E-Magazine
      • Video
      • Foto

      © 2023 Suara Harapan Group - Diterbitkan oleh PT. Suara Harapan Group Nomor: AHU-031021.AH.01.30. Tahun 2024.

      Welcome Back!

      Login to your account below

      Forgotten Password?

      Retrieve your password

      Please enter your username or email address to reset your password.

      Log In