• Home
  • About
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi
Sabtu, Juni 13, 2026
  • Login
  • Home
  • NewsHot!
    ​Video Sidak Bupati Kupang, Pegawai Dinas PUPR Kedapatan Miras, Merokok, dan Putar Musik Keras di Kantor, Kadis PUPR Bungkam, Sekda Angkat Bicara​

    ​Video Sidak Bupati Kupang, Pegawai Dinas PUPR Kedapatan Miras, Merokok, dan Putar Musik Keras di Kantor, Kadis PUPR Bungkam, Sekda Angkat Bicara​

    ​DPC PKB Kabupaten Kupang Siap Sukseskan Muscab Serentak 21 April mendatang

    Yakobus Klau Ucapkan Selamat ke Abi Yerusa Sobeukum: Tongkat Estafet DPC PKB Kupang Resmi Berganti

    BGN-Kemenkes Sepakat: MBG Fokus ke Ibu Hamil, Menyusui & Balita, Dapur Baru Dimoratorium

    BGN-Kemenkes Sepakat: MBG Fokus ke Ibu Hamil, Menyusui & Balita, Dapur Baru Dimoratorium

    ​Kasus Puskesmas Oesao: JPU Tuntut Penyedia Jasa 2,5 Tahun dan PPK 2 Tahun Penjara

    ​Kasus Puskesmas Oesao: JPU Tuntut Penyedia Jasa 2,5 Tahun dan PPK 2 Tahun Penjara

    Harga Pertamax Resmi Naik Jadi Rp16.250 per Liter

    Harga Pertamax Resmi Naik Jadi Rp16.250 per Liter

    ​Kerusakan Struktur Puskesmas Oesao Terungkap di Sidang Tuntutan, JPU Beberkan Kelalaian Kontraktor dan PPK

    ​Kerusakan Struktur Puskesmas Oesao Terungkap di Sidang Tuntutan, JPU Beberkan Kelalaian Kontraktor dan PPK

    Trending Tags

    • Sosok
      Kisah Kades Naunu, Romao Soares Menjaga Kepercayaan Masyarakat

      Kisah Kades Naunu, Romao Soares Menjaga Kepercayaan Masyarakat

      Hari Raya Pentakosta bersama Oma Taroci Niab di Desa Fatumetan yang “Terabaikan” oleh Pemerintah

      Hari Raya Pentakosta bersama Oma Taroci Niab di Desa Fatumetan yang “Terabaikan” oleh Pemerintah

      Blusukan Ala Kepala Desa Manusak, Arthur Ximenes

      Desa Manusak, Pantulan, Fatukanutu, Pakubaun, Tunfeu, dan Batuinan Diakui BPKP Perwakilan NTT Sebagai Desa Percontohan Pengelolaan Keuangan dan Pembangunan Desa

      Menghidupkan Asa Kisah Inspiratif Thobias Uly, Wakil Bupati Sabu Raijua

      Menghidupkan Asa Kisah Inspiratif Thobias Uly, Wakil Bupati Sabu Raijua

      Demas Koris Nubatonis Sosok Inspiratif Membangun Desa Oenuntono

      Demas Koris Nubatonis Sosok Inspiratif Membangun Desa Oenuntono

      Mateldius Soleman Jilis Sanam, S.T., Siap Mengambil Tantangan yang Lebih Besar dengan Mencalonkan Diri sebagai Sekretaris Daerah Kabupaten Kupang

      Mateldius Soleman Jilis Sanam, S.T., Siap Mengambil Tantangan yang Lebih Besar dengan Mencalonkan Diri sebagai Sekretaris Daerah Kabupaten Kupang

      Trending Tags

      • Nintendo Switch
      • CES 2017
      • Playstation 4 Pro
      • Mark Zuckerberg
    • Advertorial
      Suzuki Mobil Kupang Manjakan Konsumen Loyal Lewat Showroom Event Spesial

      Suzuki Mobil Kupang Manjakan Konsumen Loyal Lewat Showroom Event Spesial

      Suzuki Mobil Kupang Manjakan Konsumen Loyal Lewat Showroom Event Spesial

      Suzuki Mobil Kupang Manjakan Konsumen Loyal Lewat Showroom Event Spesial

      Ditinjau Langsung Mensos, Gubernur, dan Bupati Kupang, Pembangunan SR Capai 75%, Hadiah Presiden Prabowo

      Ditinjau Langsung Mensos, Gubernur, dan Bupati Kupang, Pembangunan SR Capai 75%, Hadiah Presiden Prabowo

      Mengaca pada Kaca Pecah KUD: Tantangan Pasar dan Uang Beredar di Balik Koperasi Desa Merah Putih, Catatan  Kritis Daniel  Hurek 

      Mengaca pada Kaca Pecah KUD: Tantangan Pasar dan Uang Beredar di Balik Koperasi Desa Merah Putih, Catatan  Kritis Daniel  Hurek 

      Meidelzed Amtiran, Ketua Peppsi NTT Dukung Sensus Sapi di Kabupaten Kupang: Jujur Data, Naik Kuota, Harga Peternak Selamat

      Meidelzed Amtiran, Ketua Peppsi NTT Dukung Sensus Sapi di Kabupaten Kupang: Jujur Data, Naik Kuota, Harga Peternak Selamat

      Kejujuran Data Selamatkan Peternak

      Kejujuran Data Selamatkan Peternak

    • Editorial
    • Opini
    • Rohani
    • E-MagazineBaru
    • Video
    • Foto
    No Result
    View All Result
    Majalah Suara Harapan
    • Home
    • NewsHot!
      ​Video Sidak Bupati Kupang, Pegawai Dinas PUPR Kedapatan Miras, Merokok, dan Putar Musik Keras di Kantor, Kadis PUPR Bungkam, Sekda Angkat Bicara​

      ​Video Sidak Bupati Kupang, Pegawai Dinas PUPR Kedapatan Miras, Merokok, dan Putar Musik Keras di Kantor, Kadis PUPR Bungkam, Sekda Angkat Bicara​

      ​DPC PKB Kabupaten Kupang Siap Sukseskan Muscab Serentak 21 April mendatang

      Yakobus Klau Ucapkan Selamat ke Abi Yerusa Sobeukum: Tongkat Estafet DPC PKB Kupang Resmi Berganti

      BGN-Kemenkes Sepakat: MBG Fokus ke Ibu Hamil, Menyusui & Balita, Dapur Baru Dimoratorium

      BGN-Kemenkes Sepakat: MBG Fokus ke Ibu Hamil, Menyusui & Balita, Dapur Baru Dimoratorium

      ​Kasus Puskesmas Oesao: JPU Tuntut Penyedia Jasa 2,5 Tahun dan PPK 2 Tahun Penjara

      ​Kasus Puskesmas Oesao: JPU Tuntut Penyedia Jasa 2,5 Tahun dan PPK 2 Tahun Penjara

      Harga Pertamax Resmi Naik Jadi Rp16.250 per Liter

      Harga Pertamax Resmi Naik Jadi Rp16.250 per Liter

      ​Kerusakan Struktur Puskesmas Oesao Terungkap di Sidang Tuntutan, JPU Beberkan Kelalaian Kontraktor dan PPK

      ​Kerusakan Struktur Puskesmas Oesao Terungkap di Sidang Tuntutan, JPU Beberkan Kelalaian Kontraktor dan PPK

      Trending Tags

      • Sosok
        Kisah Kades Naunu, Romao Soares Menjaga Kepercayaan Masyarakat

        Kisah Kades Naunu, Romao Soares Menjaga Kepercayaan Masyarakat

        Hari Raya Pentakosta bersama Oma Taroci Niab di Desa Fatumetan yang “Terabaikan” oleh Pemerintah

        Hari Raya Pentakosta bersama Oma Taroci Niab di Desa Fatumetan yang “Terabaikan” oleh Pemerintah

        Blusukan Ala Kepala Desa Manusak, Arthur Ximenes

        Desa Manusak, Pantulan, Fatukanutu, Pakubaun, Tunfeu, dan Batuinan Diakui BPKP Perwakilan NTT Sebagai Desa Percontohan Pengelolaan Keuangan dan Pembangunan Desa

        Menghidupkan Asa Kisah Inspiratif Thobias Uly, Wakil Bupati Sabu Raijua

        Menghidupkan Asa Kisah Inspiratif Thobias Uly, Wakil Bupati Sabu Raijua

        Demas Koris Nubatonis Sosok Inspiratif Membangun Desa Oenuntono

        Demas Koris Nubatonis Sosok Inspiratif Membangun Desa Oenuntono

        Mateldius Soleman Jilis Sanam, S.T., Siap Mengambil Tantangan yang Lebih Besar dengan Mencalonkan Diri sebagai Sekretaris Daerah Kabupaten Kupang

        Mateldius Soleman Jilis Sanam, S.T., Siap Mengambil Tantangan yang Lebih Besar dengan Mencalonkan Diri sebagai Sekretaris Daerah Kabupaten Kupang

        Trending Tags

        • Nintendo Switch
        • CES 2017
        • Playstation 4 Pro
        • Mark Zuckerberg
      • Advertorial
        Suzuki Mobil Kupang Manjakan Konsumen Loyal Lewat Showroom Event Spesial

        Suzuki Mobil Kupang Manjakan Konsumen Loyal Lewat Showroom Event Spesial

        Suzuki Mobil Kupang Manjakan Konsumen Loyal Lewat Showroom Event Spesial

        Suzuki Mobil Kupang Manjakan Konsumen Loyal Lewat Showroom Event Spesial

        Ditinjau Langsung Mensos, Gubernur, dan Bupati Kupang, Pembangunan SR Capai 75%, Hadiah Presiden Prabowo

        Ditinjau Langsung Mensos, Gubernur, dan Bupati Kupang, Pembangunan SR Capai 75%, Hadiah Presiden Prabowo

        Mengaca pada Kaca Pecah KUD: Tantangan Pasar dan Uang Beredar di Balik Koperasi Desa Merah Putih, Catatan  Kritis Daniel  Hurek 

        Mengaca pada Kaca Pecah KUD: Tantangan Pasar dan Uang Beredar di Balik Koperasi Desa Merah Putih, Catatan  Kritis Daniel  Hurek 

        Meidelzed Amtiran, Ketua Peppsi NTT Dukung Sensus Sapi di Kabupaten Kupang: Jujur Data, Naik Kuota, Harga Peternak Selamat

        Meidelzed Amtiran, Ketua Peppsi NTT Dukung Sensus Sapi di Kabupaten Kupang: Jujur Data, Naik Kuota, Harga Peternak Selamat

        Kejujuran Data Selamatkan Peternak

        Kejujuran Data Selamatkan Peternak

      • Editorial
      • Opini
      • Rohani
      • E-MagazineBaru
      • Video
      • Foto
      No Result
      View All Result
      Majalah Suara Harapan
      No Result
      View All Result
      Home Opini

      Gunung Es HIV di NTT: Saat Stigma Lebih Mematikan dari Virus

      by Suara Harapan
      2 bulan ago
      in Opini
      A A
      Gunung Es HIV di NTT: Saat Stigma Lebih Mematikan dari Virus
      126
      VIEWS
      Bagikan ke FacebookBagikan ke WA

      Gunung Es HIV di NTT: Saat Stigma Lebih Mematikan dari Virus

      BacaJuga

      SUARA 24 KECAMATAN: POLITIK ITU MARATON, BUKAN SPRINT MENUJU KARYA KEKARYAAN GOLKAR KABUPATEN KUPANG

      Pandangan Dr. Wara Sabon Dominikus, M.Sc. ​Menakar Asa KDMP,  Antara Kebangkitan Citra, Urgensi Kolaborasi, dan Peringatan Pembukaan Unit Simpan Pinjam oleh KDMP di Wilayah Desa​

      Masyarakat Oenuntono Masih Menanti Air | Antara Palu Hakim dan Sebuah Harapan yang Belum Kering | oleh Yupiter Loinati, S.Pd.K.,M.Pd.

      Oleh: Winston Rondo
      (Ketua DPD GAMKI NTT)

      Nusa Tenggara Timur selama ini dikenal sebagai wajah toleransi dan keindahan di gerbang timur Indonesia.

      Namun di balik narasi itu, sebuah krisis sunyi sedang berlangsung dan terus membesar tanpa cukup kita sadari.

      HIV/AIDS di NTT bukan lagi sekadar angka statistik. Ia telah menjadi ancaman nyata bagi kualitas hidup, ketahanan keluarga, dan masa depan generasi kita.

      Fenomena Gunung Es yang Tak Terbantahkan

      Banyak orang merasa situasi masih terkendali karena melihat angka kasus yang tampak “relatif kecil”.

      Padahal, yang kita hadapi adalah fenomena klasik epidemiologi: gunung es.
      Kasus yang tercatat hanyalah permukaan.

      Di bawahnya, ada jauh lebih banyak orang yang belum terdeteksi, tidak tahu statusnya, atau memilih diam karena takut stigma.

      Di Kota Kupang saja, hingga September 2025, akumulasi kasus telah mencapai 2.539 jiwa, meningkat tajam dari sekitar 1.300 kasus pada tahun sebelumnya.

      Lonjakan ini bukan semata keberhasilan pendataan, melainkan sinyal kuat bahwa penularan masih terus terjadi di tengah masyarakat.

      Lebih mengkhawatirkan, HIV telah menembus ruang-ruang domestik. Kasus pada ibu rumah tangga dan anak-anak menunjukkan bahwa ini bukan lagi isu “kelompok tertentu”, melainkan persoalan keluarga dan komunitas secara luas.

      Namun di titik inilah kita harus jujur: epidemi ini tidak hanya diperparah oleh virus, tetapi oleh stigma yang kita pelihara bersama.

      Stigma: Penghalang Terbesar Penyelamatan Nyawa

      Ketakutan untuk dihakimi membuat banyak orang enggan melakukan tes, menunda pengobatan, bahkan menutup diri dari dukungan sosial.

      Akibatnya fatal: keterlambatan diagnosis, penularan yang tidak terputus, dan kualitas hidup yang terus menurun.

      Di banyak tempat, orang dengan HIV tidak hanya berjuang melawan penyakit, tetapi juga melawan pengucilan bahkan dari lingkungan terdekatnya sendiri.

      Jika kondisi ini terus dibiarkan, maka upaya medis secanggih apa pun tidak akan cukup.

      Karena dalam konteks ini, stigma bekerja lebih mematikan daripada virus itu sendiri.

      Gereja dan Tanggung Jawab Moral

      Sebagai masyarakat yang religius, refleksi kritis menjadi penting. Selama ini, pendekatan terhadap HIV/AIDS kerap dibungkus dalam perspektif moral yang sempit yangbmelihat penyakit sebagai konsekuensi dosa, bukan sebagai realitas kemanusiaan yang membutuhkan empati dan pendampingan.

      Akibatnya, ruang-ruang iman yang seharusnya menjadi tempat pemulihan justru berubah menjadi ruang penghakiman.

      Padahal dalam iman Kristen, setiap manusia adalah Imago Dei, gambar Allah yang bermartabat.

      Status kesehatan tidak pernah menghapus nilai kemanusiaan seseorang.

      Karena itu, gereja dan organisasi pemuda harus berani mengubah pendekatan: dari menghakimi menjadi mendampingi, dari menutup diri menjadi menyediakan safe space atau ruang aman.

      Tanpa ruang aman, orang dengan HIV akan terus bersembunyi—dan itu berarti kita kehilangan kesempatan menyelamatkan mereka.

      Menggugat Maskulinitas, Menegaskan Tanggung Jawab

      Pergeseran tren penularan ke ibu rumah tangga dan pelajar menunjukkan bahwa persoalan ini juga berakar pada konstruksi sosial, khususnya cara kita memaknai maskulinitas.

      Terlalu lama, laki-laki didorong untuk menunjukkan dominasi, tetapi tidak cukup dididik untuk bertanggung jawab atas kesehatan dirinya dan pasangannya.

      Sudah saatnya kita mendefinisikan ulang maskulinitas: bukan soal kuasa, tetapi soal tanggung jawab.

      Kesetiaan bukan sekadar norma moral, melainkan fondasi keselamatan keluarga.

      Tanpa perubahan cara pandang ini, bonus demografi yang kita banggakan berisiko berubah menjadi beban kesehatan publik di masa depan.

      Negara Harus Hadir: Dari Narasi ke Aksi

      Upaya penanggulangan HIV tidak bisa berhenti pada sosialisasi simbolik.

      Kampanye tanpa dukungan sistem dan anggaran hanya akan menjadi retorika.

      Negara harus memastikan:

      1. Akses tes HIV (VCT) yang luas, mudah, dan tanpa stigma hingga tingkat puskesmas.
      2. Ketersediaan dan kesinambungan terapi ARV bagi semua yang membutuhkan.
      3. Perlindungan sosial bagi kelompok rentan, termasuk penghapusan diskriminasi dalam layanan publik.
        Ini bukan soal belas kasihan, tetapi kewajiban konstitusional.

      Kesehatan adalah hak dasar warga negara.

      Di tingkat daerah, DPRD bersama pemerintah harus memastikan alokasi anggaran yang memadai dan pengawasan yang konsisten agar program tidak berhenti di atas kertas.

      Menjahit Imunitas Sosial

      Menghadapi HIV di NTT membutuhkan lebih dari sekadar intervensi medis.

      Kita membutuhkan apa yang bisa disebut sebagai imunitas sosial, kekuatan kolektif yang lahir dari pengetahuan, empati, dan keberanian untuk bertindak.

      Pemerintah, gereja, dan organisasi pemuda harus bergerak dalam satu irama: melawan stigma, memperluas akses, dan membangun kesadaran.

      Kita harus berhenti melihat HIV sebagai masalah “orang lain”. Ini adalah persoalan kita bersama, tentang keluarga kita, anak-anak kita, dan masa depan daerah ini.

      Sejarah pembangunan NTT tidak hanya akan diukur dari pertumbuhan ekonomi, tetapi dari keberanian kita merangkul mereka yang paling rentan.

      Jika kita terus diam, kita sedang membiarkan satu generasi hidup dalam ketakutan dan pengucilan.

      Namun jika kita berani membuka ruang, berani peduli, dan berani mengasihi tanpa syarat, maka kita sedang menyelamatkan masa depan.

      Sebab pada akhirnya, kasih harus selalu lebih menular daripada virusnya sendiri.

      Cinta Tuhan, Cinta Nusa Bangsa,

      Ora et Labora.

      Baca selengkapnya di:

      https://kupang.tribunnews.com/editorial/957563/opini-gunung-es-hiv-di-ntt-saat-stigma-lebih-mematikan-dari-virus

      Banyak makasih Kaka pemred
      Dion Db Putra 🙏

      HIVNTT #WinstonRondo #PosKupang #StopStigma #Kupang #NTT #KesehatanPublik #LawanHIV #Kemanusiaan #OraEtLabora #DPRDNTT #GenerasiEmas2045

      Tags: GAMKIWinston Rondo
      Share50Send
      Previous Post

      Anggota DPD RI Menyoroti Hangusnya Dana Desa Sebesar Rp383 Miliar yang Seharusnya Diterima oleh 2.123 Desa di NTT

      Next Post

      Anggota DPRD Kabupaten Kupang, Mesak Mbura Reses di Naibonat,  Kecamatan Kupang Timur

      BeritaTerkait

      SUARA 24 KECAMATAN: POLITIK ITU MARATON, BUKAN SPRINT MENUJU KARYA KEKARYAAN GOLKAR KABUPATEN KUPANG
      News

      SUARA 24 KECAMATAN: POLITIK ITU MARATON, BUKAN SPRINT MENUJU KARYA KEKARYAAN GOLKAR KABUPATEN KUPANG

      Juni 1, 2026
      218
      Pandangan Dr. Wara Sabon Dominikus, M.Sc. ​Menakar Asa KDMP,  Antara Kebangkitan Citra, Urgensi Kolaborasi, dan Peringatan Pembukaan Unit Simpan Pinjam oleh KDMP di Wilayah Desa​
      Editorial

      Pandangan Dr. Wara Sabon Dominikus, M.Sc. ​Menakar Asa KDMP,  Antara Kebangkitan Citra, Urgensi Kolaborasi, dan Peringatan Pembukaan Unit Simpan Pinjam oleh KDMP di Wilayah Desa​

      Mei 25, 2026
      214
      Masyarakat Oenuntono Masih Menanti Air | Antara Palu Hakim dan Sebuah Harapan yang Belum Kering | oleh Yupiter Loinati, S.Pd.K.,M.Pd.
      Inspiratif

      Masyarakat Oenuntono Masih Menanti Air | Antara Palu Hakim dan Sebuah Harapan yang Belum Kering | oleh Yupiter Loinati, S.Pd.K.,M.Pd.

      Mei 16, 2026
      175
      Next Post
      Anggota DPRD Kabupaten Kupang, Mesak Mbura Reses di Naibonat,  Kecamatan Kupang Timur

      Anggota DPRD Kabupaten Kupang, Mesak Mbura Reses di Naibonat,  Kecamatan Kupang Timur

      Stay Connected test

      • Trending
      • Comments
      • Latest
      Empat Bulan, Honorer di Kabupaten Kupang belum Mendapatkan Upah

      Empat Bulan, Honorer di Kabupaten Kupang belum Mendapatkan Upah

      April 12, 2025
      Beredar Nama Kandidat Bupati dan Wabup Kupang, Siapa Saja Mereka?

      Beredar Nama Kandidat Bupati dan Wabup Kupang, Siapa Saja Mereka?

      Maret 8, 2024
      Ini Dia 14 Nama Bakal Calon Bupati dan Wabup Kupang yang Melamar ke Partai Nasdem

      Ini Dia 14 Nama Bakal Calon Bupati dan Wabup Kupang yang Melamar ke Partai Nasdem

      Mei 10, 2024
      Angelus Nitti, Bintang Matematika Baru dari Amarasi, Kabupaten Kupang

      Angelus Nitti, Bintang Matematika Baru dari Amarasi, Kabupaten Kupang

      Juni 4, 2024
      APP: Umat KUB St. Ignatius Loyola Berbagi Kasih

      APP: Umat KUB St. Ignatius Loyola Berbagi Kasih

      0
      Temui Presiden Jokowi, Tokoh Masyarakat Adat Amfoang Minta Moratorium DOB Dicabut

      Temui Presiden Jokowi, Tokoh Masyarakat Adat Amfoang Minta Moratorium DOB Dicabut

      0
      Yakobus Klau dan Martinus Siki Siap Bawa Aspirasi Masyarakat

      Yakobus Klau dan Martinus Siki Siap Bawa Aspirasi Masyarakat

      0
      Bupati Kupang Beri Pesan dan Motivasi kepada Yupiter Loinati, Caleg Muda Kabupaten Kupang

      Bupati Kupang Beri Pesan dan Motivasi kepada Yupiter Loinati, Caleg Muda Kabupaten Kupang

      0
      ​Video Sidak Bupati Kupang, Pegawai Dinas PUPR Kedapatan Miras, Merokok, dan Putar Musik Keras di Kantor, Kadis PUPR Bungkam, Sekda Angkat Bicara​

      ​Video Sidak Bupati Kupang, Pegawai Dinas PUPR Kedapatan Miras, Merokok, dan Putar Musik Keras di Kantor, Kadis PUPR Bungkam, Sekda Angkat Bicara​

      Juni 13, 2026
      ​DPC PKB Kabupaten Kupang Siap Sukseskan Muscab Serentak 21 April mendatang

      Yakobus Klau Ucapkan Selamat ke Abi Yerusa Sobeukum: Tongkat Estafet DPC PKB Kupang Resmi Berganti

      Juni 11, 2026
      BGN-Kemenkes Sepakat: MBG Fokus ke Ibu Hamil, Menyusui & Balita, Dapur Baru Dimoratorium

      BGN-Kemenkes Sepakat: MBG Fokus ke Ibu Hamil, Menyusui & Balita, Dapur Baru Dimoratorium

      Juni 11, 2026
      ​Kasus Puskesmas Oesao: JPU Tuntut Penyedia Jasa 2,5 Tahun dan PPK 2 Tahun Penjara

      ​Kasus Puskesmas Oesao: JPU Tuntut Penyedia Jasa 2,5 Tahun dan PPK 2 Tahun Penjara

      Juni 10, 2026

      Recent News

      ​Video Sidak Bupati Kupang, Pegawai Dinas PUPR Kedapatan Miras, Merokok, dan Putar Musik Keras di Kantor, Kadis PUPR Bungkam, Sekda Angkat Bicara​

      ​Video Sidak Bupati Kupang, Pegawai Dinas PUPR Kedapatan Miras, Merokok, dan Putar Musik Keras di Kantor, Kadis PUPR Bungkam, Sekda Angkat Bicara​

      Juni 13, 2026
      218
      ​DPC PKB Kabupaten Kupang Siap Sukseskan Muscab Serentak 21 April mendatang

      Yakobus Klau Ucapkan Selamat ke Abi Yerusa Sobeukum: Tongkat Estafet DPC PKB Kupang Resmi Berganti

      Juni 11, 2026
      277
      BGN-Kemenkes Sepakat: MBG Fokus ke Ibu Hamil, Menyusui & Balita, Dapur Baru Dimoratorium

      BGN-Kemenkes Sepakat: MBG Fokus ke Ibu Hamil, Menyusui & Balita, Dapur Baru Dimoratorium

      Juni 11, 2026
      135
      ​Kasus Puskesmas Oesao: JPU Tuntut Penyedia Jasa 2,5 Tahun dan PPK 2 Tahun Penjara

      ​Kasus Puskesmas Oesao: JPU Tuntut Penyedia Jasa 2,5 Tahun dan PPK 2 Tahun Penjara

      Juni 10, 2026
      137
      • Home
      • About
      • Pedoman Media Siber
      • Redaksi

      © 2023 Suara Harapan Group - Diterbitkan oleh PT. Suara Harapan Group Nomor: AHU-031021.AH.01.30. Tahun 2024.

      No Result
      View All Result
      • Home
      • News
      • Sosok
      • Advertorial
      • Editorial
      • Opini
      • Rohani
      • E-Magazine
      • Video
      • Foto

      © 2023 Suara Harapan Group - Diterbitkan oleh PT. Suara Harapan Group Nomor: AHU-031021.AH.01.30. Tahun 2024.

      Welcome Back!

      Login to your account below

      Forgotten Password?

      Retrieve your password

      Please enter your username or email address to reset your password.

      Log In