Majalah Suara Harapan — Sabtu, 23 Mei 2026, pukul 22:30 Wita atmosfer di ruang aula Sekolah Nekemese dengan agenda Rapat Anggota Tahunan (RAT) Ke-XXVII Puskopdit Bekatigade Timor terasa sedikit berbeda dari biasanya.
Ada riak keseriusan khas para penggerak ekonomi kerakyatan. Hari itu, Tahun Buku 2025 tidak hanya ditutup dengan angka-angka laporan pertanggungjawaban, melainkan menentukan nahkoda baru untuk lima tahun ke depan.
Sebagai forum tertinggi pengambilan keputusan, RAT kali ini mengemban misi besar. Bukan sekadar rutinitas organisasi, melainkan sebuah momentum regenerasi kepemimpinan demi memperkuat tata kelola koperasi kredit yang selama ini menjadi salah satu pilar aktif di Nusa Tenggara Timur (NTT).
Melalui proses pemilihan yang berjalan demokratis, dinamis, namun tetap sarat akan kekeluargaan, sebuah keputusan penting akhirnya lahir. Lugardis Maria Dadi resmi terpilih dan ditetapkan sebagai Ketua Pengurus Puskopdit Bekatigade Timor untuk periode 2026-2030.
Tantangan ekonomi ke depan tentu tidak semakin mudah. Oleh karena itu, di bawah kepemimpinan Lugardis, lini kepengurusan diperkuat oleh figur-figur yang siap berkolaborasi. Nama-nama seperti Lambertus Laba Hurek dan Marthinus Bau Ikun yang mengemban mandat sebagai Wakil Ketua 1 dan 2, diharapkan mampu menjadi penopang kebijakan yang solid.
Berikut adalah formasi lengkap Tim Inti yang akan mengawal arah kebijakan Puskopdit Bekatigade Timor selama setengah dekade ke depan:
Susunan Pengurus Periode 2026-2030:
Ketua: Lugardis Maria Dadi
Wakil Ketua 1: Lambertus Laba Hurek
Wakil Ketua 2: Marthinus Bau Ikun
Sekretaris: Yohanes Made Supadi
Bendahara: Ening Murtiningsih
Sebuah perahu yang kokoh juga membutuhkan sistem navigasi dan pengawasan yang jeli. Di sisi pengawasan, forum RAT memberikan kepercayaan penuh kepada Jimi Salomo Amtiran Mauwilik sebagai Ketua Pengawas, didampingi oleh Marselino Jerahu selaku Sekretaris Pengawas.
Komposisi ini mencerminkan regenerasi juga harapan akan tata kelola yang jauh lebih transparan, akuntabel, dan adaptif terhadap perkembangan zaman, ungkap salah satu peserta rapat di sela-sela penutupan forum kepada Suara Harapan.
Bagi Puskopdit Bekatigade Timor, hasil RAT Ke-XXVII ini adalah masa depan. Tugas besar kini menanti di meja kerja pengurus baru. Mereka tidak hanya dituntut untuk menjaga stabilitas finansial lembaga, tetapi juga memastikan bahwa roh koperasi yaitu kesejahteraan bersama para anggota di daratan Timor tetap menjadi prioritas utama di atas segalanya.


































