Majalah Suara Harapan – Anggota DPR RI Komisi IV, Usman Husin, menghadiri kegiatan Penguatan Kapasitas Kelompok Pemberdayaan Ekonomi Binaan Sinode GMIT yang berlangsung di GMIT Galed Oesena, Desa Oesena, Kecamatan Amarasi, Kabupaten Kupang, NTT, pada Jumat (31/7/2026).
Selain dihadiri jemaat dan para petani, agenda tersebut diwarnai dengan penyerahan bantuan kepada kelompok tani lokal serta penanaman pohon secara simbolis di lokasi kegiatan.
Acara dilanjutkan dengan diskusi panel yang dipandu langsung oleh Ketua Klasis Amarasi, menghadirkan tiga narasumber utama yang membahas sinergi antara gereja, pemerintah, dan pemangku kebijakan
Ketua Sinode GMIT, Pdt. Semuel Pandie, Mengusung materi Diakonia Transformatif dari Pinggir ke Tengah. Ia menegaskan bahwa gereja hadir bukan sekadar membawa program fisik, melainkan untuk mendampingi serta menolong jemaat agar dapat bertumbuh secara mandiri.
Asisten III Setda Kabupaten Kupang, Juhardi Selan. Memaparkan peran Pemerintah Kabupaten Kupang dalam mendorong perekonomian jemaat, optimalisasi potensi sumber daya daerah, serta pemetaan isu dan masalah pembangunan.
Pemerintah Kabupaten Kupang juga mengapresiasi dan mendukung penuh kehadiran Usman Husin yang membawa berbagai terobosan langsung bagi masyarakat.
Anggota DPR RI Komisi IV, Usman Husin. Memaparkan peran DPR RI dalam mendukung program pemberdayaan ekonomi di lingkungan GMIT.
Sinergi dan Komitmen Penyerapan Aspirasi Petani
Dalam penyampaiannya, Usman Husin mengaku sangat senang dapat berkolaborasi dengan Sinode GMIT. Sinergi ini dinilai penting agar setiap bantuan yang disalurkan dari pusat tepat sasaran dan benar-benar menjawab kebutuhan jemaat.
Ia menambahkan bahwa kehadirannya di lapangan bertujuan untuk menyerap aspirasi dan bersentuhan langsung dengan para petani. Usman menegaskan bahwa seluruh bantuan yang diberikan kepada masyarakat disalurkan secara gratis tanpa biaya apa pun.
Selain menyerap aspirasi, ia juga mendorong desa-desa di wilayah setempat untuk aktif menangkap peluang usaha, salah satunya dengan menghadirkan kios-kios pupuk guna mempermudah akses sarana produksi pertanian bagi warga.


































