OEKABITI, SH – Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Kabupaten Kupang menyelenggarakan pelatihan pengolahan pangan lokal dan pemberian makanan tambahan (PMT) di Puskesmas Oekabiti, 13-14 Juni 2024.
Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya konsumsi pangan lokal yang beragam, bergizi seimbang, dan aman, serta meningkatkan keterampilan mereka dalam mengolah pangan lokal.
“Sasaran kegiatan ini adalah bayi dan balita stunting di Kecamatan Amarasi yang berjumlah 158 anak,” kata Kadis Pertanian dan Ketahanan Pangan Kabupaten Kupang, Amin Juariah.
Pelatihan ini diikuti oleh 180 kader posyandu dari Kecamatan Amarasi. Sumber pendanaan berasal dari anggaran Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Kabupaten Kupang, serta partisipasi dari orang tua asuh dan pegawai dinas.
Pj Bupati Kupang, melalui Kepala Dinas Kesehatan, Yoel Midel Laitabun, dalam arahannya menekankan bahwa stunting adalah masalah nasional yang membutuhkan penanganan serius dan terpadu.
Pemberian PMT dan pelatihan pengolahan pangan lokal merupakan bagian dari upaya mengatasi masalah tersebut.”Pengentasan stunting harus dilakukan secara terpadu serta butuh komitmen kuat dari semua pihak.
Pj Bupati mengatakan bahwa ketersediaan pangan lokal di masyarakat cukup beragam. Karena itu masyarakat perlu lebih kreatif menciptakan pangan olahan yang sehat, bergizi dan beragam untuk meningkatkan gizi bayi balita dan anak-anak di Kabupaten Kupang. (*)
































