Kupang, Suara Harapan – Bakal calon Bupati Kupang, Yosef Lede, memiliki visi besar untuk membangun kabupatennya dengan program-program inovatif yang dirancang untuk meningkatkan taraf hidup masyarakat dan mendorong pertumbuhan ekonomi.
Lede menekankan pentingnya kolaborasi dengan pemerintah pusat dan provinsi untuk mencapai tujuan pembangunan yang besar.
“Kita tidak bisa bekerja sendiri. Kita perlu bekerja sama dengan pemerintah pusat dan pemerintah provinsi untuk memastikan bahwa program-program kita selaras dan saling mendukung,” kata Lede kepada Suara Harapan, Jumat (12/4).
Salah satu fokus utama Lede adalah memaksimalkan potensi daerah untuk meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD). Dia ingin Kabupaten Kupang menjadi lebih mandiri secara finansial sehingga dapat membiayai program-program pembangunan yang direncanakan.
Lede mengkritik rendahnya PAD Kabupaten Kupang tahun 2023 yang hanya sekitar Rp 60 miliar. Ia percaya bahwa ini menunjukkan kurangnya inovasi pemerintah dalam memaksimalkan potensi yang tersedia.
“Kalau PAD hanya Rp 60 miliar tidak usah kerja juga bisa dapat karena kita punya dividen bank,” tegas politisi Gerindra itu.
“Mestinya seorang kepala daerah berpikir bagaimana dengan kekayaan yang luar biasa mendatangkan PAD katakanlah Rp 300 miliar setahun. Dan bagi saya itu sangat gampang,” tambahnya.
Salah satu strategi utama Lede adalah membangun perusahaan daerah untuk mengelola sumber daya alam secara profesional dan meningkatkan PAD.
Perusahaan daerah ini akan fokus pada hilirisasi sektor potensial seperti pertambangan, pertanian, peternakan, perikanan, dan kelautan. Hal ini bertujuan untuk memastikan masyarakat mendapatkan harga yang kompetitif dan menjadi sumber PAD yang nantinya akan kembali ke masyarakat melalui program-program inovatif pemerintah.
Lede juga berjanji untuk memberdayakan masyarakat agar menjadi produktif dan mandiri. Program-programnya akan fokus pada pemberdayaan petani, peternak, nelayan, pengusaha mikro, kecil, dan menengah, anak muda melalui karang taruna, penyandang disabilitas, dan lembaga-lembaga agama.
“Dan yang tak kalah penting adalah bagaimana menjamin kesejahteraan para ASN dan tenaga honor sehingga mereka bisa bekerja maksimal dalam melayani masyarakat,” ujarnya.
Untuk memastikan strategi dan program-programnya berjalan baik, Lede akan membangun sistem data yang lengkap dan akurat. Bank data ini akan menjadi basis pemerintah dalam mengoptimalkan potensi yang ada dan memberikan pelayanan yang lebih tepat sasaran kepada masyarakat.
Lede yakin bahwa strategi dan program-programnya dapat mengubah Kabupaten Kupang menjadi tempat yang lebih baik bagi semua orang. (*)


































