Majalah Suara Harapan – Marthen K. Timate berkisah Masyarakat sebagai Subjek
Marthen Timate menyatakan bahwa pariwisata tidak boleh hanya menjadikan masyarakat sebagai penonton, melainkan pelaku utama:
Menurutnya, Kehadiran objek wisata harus menumbuhkan UMKM (kuliner lokal seperti jagung rebus, kelapa muda) dan industri rumah tangga (tenun ikat).
Masyarakat diharapkan menjadi tuan rumah yang baik (“pengunjung adalah raja”) agar wisatawan merasa nyaman dan ingin kembali Tak hanya itu, tetapi wajib mengintegrasikan pariwisata dengan pertanian (jeruk, tomat, sayur organik) sehingga wisatawan bisa langsung membeli hasil bumi dari kebun warga.
Patung Kristus Semau, Menjadi destinasi wisata rohani sekaligus ikon (pintu gerbang) Kabupaten Kupang. Patung ini akan menghadap ke arah pulau besar, sehingga terlihat jelas oleh wisatawan yang datang melalui jalur laut maupun udara (saat pesawat mendarat).
Pemilihan Semau sebagai lokasi pembangunan didasari oleh karakteristik alamnya yang unik. Berbeda dengan pantai lain, pantai di Semau memiliki pasir putih yang sangat bersih dan tidak terpengaruh oleh endapan lumpur sungai besar, sehingga keasliannya terjaga.
Pembangunan ini bukan hanya tugas Dinas Pariwisata, melainkan hasil kolaborasi seluruh stakholder di Kabupaten Kupang dan direncanakan rampung pada 31 Desember 2026, menyesuaikan dengan kemampuan anggaran daerah, ungkapnya…
Selengkapnya klik link di bawah 👇👇👇👇👇👇👇👇
https://youtu.be/Dv2QKsrnLT4?si=_8ARTMuEuR5L link
Liputan 082247329954 Yupiter Loinati Ownership Media Suara Harapan
*Spesial Ngopi Suara Harapan bersama Kepala Dinas Pariwisata, Marthen K. Timate

































